Home >  Berita >  Interaksi
Interaksi
gosumutcom_w7wag_86098.jpg
TAPANULI SELATAN - Dolly Putra Parlindungan Pasaribu (Dolly) Calon Bupati Tapanuli Selatan mendorong kaum millenial agar memanfaatkan Industri Teknologi (IT) untuk ekonomi kreatif. Menurut Dolly, era industri 4.0 saat ini, teknologi seperti Gadget (Android) sudah merupakan kebutuhan berbagai bidang, terlebih di tengah pandemi COVID-19. "Kita lihat saja mulai dunia pendidikan, transaksi ekonomi (dagang), perbankan, dan lainnya sudah ada pada gengaman kita (Android)," kata Dolly yang maju di Pilkada 2020 berpasangan dengan Calon Wakil Bupati Rasyid Assaf Dongoran (Rasyid). Dolly mengutarakan itu dalam bincang-bincang lepas puluhan muda-mudi Kecamatan Angkola Barat, Caffe D'Borju, tepatnyadi daerah Sitinjak, Minggu (24/10) dengan suasana malam yang mencair. Menurut Dolly ekonomi kreatif harus dibangkitkan sesuai potensi daerah masing-masing. Kedepan kaum millenial diberikan berbagai pelatihan dibidangnya. Baik dibidang pertanian, perkebunan, pariwisata dan lainnya.
gosumutcom_pg6l8_86189.jpg
MEDAN - Cukup banyak bahan-bahan alami (organik) yang bisa dijadikan produk obat dan kesehatan, tak terkecuali serai wangi dan daun sirih. Di tangan Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Universitas Sumatera Utara (USU) Dr. Muhammad Sontang Sihotang S.Si M.Si dan Dra. Dara Aisyah M.Si Ph.D, air rebusan serai wangi yang selama ini terbuang percuma dicampur air daun sirih dan air kalsium organik ternyata bermanfaat sebagai filler spray antiseptic untuk menghambat atau mencegah penyebaran Coronavirus Diseas 2019 (Covid-19) baik dari luar maupun dari dalam tubuh. Hal itu dijelaskan Muhammad Sontang dan Dara Aisyah saat melakukan transfer ilmu pengetahuan (knowledge) pembuatan Filler Adsorbent Chamber Antiseptic Alami (organik) kepada warga Kelurahan di Medan baru-baru ini. Menurut Muhammad Sontang kepada GoSumut.com, Sabtu (24/10/2020), sebelumnya Tim Abdimas USU mentransfer pemanfaatan limbah kulit telur yang selama ini terbuang percuma sebagai bahan air rebusan berkalsium dengan serai wangi menjadi minyak atsiri sebagai sumber antiseptic alami, ternyata bermanfaat sebagai Filler adsorbent antiseptik untuk mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Mitra UMKM Yess, merupakan wirausaha inovasi berbasis kalsium organik dan telah menjadi binaan Tim Abdimas USU selama 2 tahun. Mitra awalnya ditransfer produk berkalsium lalu ditransfer lagi terkait produk antisipasi Covid-19 dengan menggunakan tanaman serai wangi menjadi minyak atsiri berkalsium dari tanaman petani serai wangi di Kelambir lima, yang selama ini tidak laku terjual di pasaran (harga pasar sangat rendah). Selanjutnya Muhammad Sontang dan Dara Aisyah melakukan transfer knowledge (alih teknologi) dalam pembuatan Filler Adsorbent Chamber Antiseptik Alami (organik) kepada warga didampingi mitra Abdimas USU UMKM Yess antara lain di Kelurahan Sukamaju dan Kotamatsum 3. Kemudian mitra ditransfer pembuatan minyak atsiri berkalsium yang menghasilkan limbah air serai berkalsium, keduanya digunakan sebagai filler adsorbent antiseptic chamber dan sabun antiseptik berkalsium (sabun cair dan padat). Hadir saat itu Lurah Kotamatsum III Mirnaloy SH, Camat Medan Kota diwakili Kasi Trantib Nayaruddin SH, para Kepala Lingkungan, ibu-ibu PKK dan undangan lainnya.
gosumutcom_btmee_86029.jpg
JAKARTA — Menggandeng Dewan Pers, PT Pertamina (Persero) memberikan pelayanan tes usap polymerase chain reaction (PCR) gratis kepada 105 insan media. Pelaksanaan tes dilakukan tim medis dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) yang dipusatkan di Hall Gedung Dewan Pers di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jum’at (23/10/2020). Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, pemberian tes Swab PCR gratis ini merupakan komitmen Pertamina untuk menjaga dan melindungi para insan media yang selama ini harus terus bekerja di lapangan untuk menyampaikan informasi yang dibutuhkan publik. “Insan media merupakan garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat baik terkait perkembangan bisnis Pertamina maupun berita terkini tentang COVID-19 itu sendiri, sehingga harus mendapat perlindungan yang maksimal,” terang Fajriyah. Pertamina, lanjut Fajriyah, telah menggelontorkan bantuan untuk penanganan COVID-19, baik untuk tenaga medis, para jurnalis, pelanggan Pertamina serta masyarakat umum. “Berbagai program CSR dan bina lingkungan Pertamina dalam membantu penanganan COVID-19 tersampaikan dengan baik kepada publik berkat bantuan dan kerja sama para insan media, baik cetak, online maupun elektronik,” imbuh Fajriyah. Senada Fajriyah, Direktur RSPP Dr. Syamsul Bahri mengatakan RSPP dan PT. Pertamina ( Persero ) selama ini sangat concern dalam penanganan COVID-19, “Pada masa pandemi COVID- 19 saat ini, hal yang tidak kalah penting adalah upaya pencegahan (preventif) dengan melakukan screening atas orang-orang yang mempunyai risiko tertular COVID-19 seperti pekerja media.” “Sebagai anak usaha Pertamina yang bergerak dalam bidang kesehatan, RSPP telah menyiapkan fasilitas pemeriksaan PCR untuk diagnostik, penyiapan fasilitas Perawatan Khusus pasien COVID- 19 di RSPP Extension Modular di Simprug, Jakarta Selatan, dan Rumah Sakit khusus COVID-19 di Cempaka Putih, Jakarta Pusat” terang Dr. Syamsul Bahri. Sementara itu, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers Agus Sudibyo mengatakan, Dalam kondisi pandemi saat ini, tuntutan bagi profesi wartawan semakin terasa seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang akurat dan bermanfaat. Dengan demikian wartawan, khususnya yang melakukan tugas peliputan di lapangan, pada perkembangannya kini juga menjadi salah satu jenis pekerjaan yang risiko terpapar COVID-19 paling tinggi.
gosumutcom_zwct7_86183.jpg
MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Letjen TNI (Purn) H. Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Drs. H. Musa Rajekshah, M.Hum dalam berbagai kesempatan kerja senantiasa mengampanyekan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Coronavirus Diseas 2019 (Covid-19) di wilayah Provinsi Sumatera Utara. Bahkan imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan itu juga selalu mereka sampaikan kepada wartawan saat diwawancarai di sela kunjungan kerja keduanya ke berbagai tempat. "Jangan lupa, selalu patuhi protokol kesehatan," kata Gubsu usai diwawancarai wartawan di rumah dinas Gubsu Jalan Sudirman 41 Medan usai memimpin rapat koordinasi terkait pembangunan kawasan pesisir Medan Utara menjadi sarana pariwisata, Jumat (23/10/2020).
gosumutcom_npgx4_85984.jpg
MEDAN - Antropolog Sumut Dr. Irfan Simatupang MSi melihat, kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan 2020 perlu dijadikan momentum bagi calon pemimpin Medan ke depan untuk memberi perhatian terhadap potensi multi etnis dalam menggerakkan pembangunan di segala sektor. Hal itu dikemukakan Irfan Simatupang kepada GoSumut.com, Jumat (23/10/2020) menanggapi suasana putaran Pilkada Kota Medan yang sedang berlangsung. Antropolog kelahiran Barus Kabupaten Tapanuli Tengah ini berharap melalui putaran Pilkada Medan 2020 ini, ada tangan baru yang bisa memimpin Medan yang jeli melihat potensi kekayaan etnis di Medan. “Multi etnis ini diharapkan menjadi perhatian. Jangan dihilangkan kearifan lokal itu. Rangkul semua etnis dalam program pembangunan di segala sektor,” tegasnya. Sejak dulu, Kota Medan terkenal dengan kota multi etnis. Beragam etnis atau suku tinggal di Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara ini. Sayangnya, kekayaan etnis yang tinggal di Medan itu, hingga kini belum dijadikan landasan atau paradigma para pemimpin dalam membangun kota metropolitan ini. Dosen pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) itu menilai, meski ada beragam etnis di Medan, tidak ada satu etnis yang mendominasi. Fakta ini sebenarnya bisa menjadi peluang atau bahkan menjadi program bagi pemerintah dalam membangun Kota Medan. “Jika dilihat dari cara berkomunikasi, beragam etnis ini menggunakan simbol atau bahasa nasional. Tidak ada dominant culture di sini,” kata Irfan. Begitu juga dilihat dari sudut pandang demografi. Misalnya di sekitaran Istana Maimun dan Masjid Raya Medan, ada banyak warga etnis Melayu yang bermukim di sana. Mereka bisa dibilang tuan rumah di sini. Kemudian, di daerah Kota Matsum, banyak orang Minang. Bergeser sedikit ke arah Pasar Merah, di sana banyak orang Batak. Kemudian di sekitaran Jalan Padang Bulan, banyak warga etnis Karo dan Pakpak. Kembali ke arah barat dan arah Jalan Gatot Subroto dan Jalan Darussalam banyak warga Aceh. Pusat Kota di sekitaran Kesawan banyak etnis Tionghoa dan India. Selanjutnya di Labuhan Deli juga banyak etnis Melayu. Sementara di daerah Tembung, Sampali dan sekitarnya banyak etnis Jawa. “Sekarang mereka sudah cukup membaur. Tetapi secara umum, demografinya sudah seperti itu sejak dulu,” jelas Irfan. Hanya saja, kata Doktor Antropolog lulusan Universitas Indonesia itu, kekayaan multi etnis di Medan belum dimanfaatkan pemerintah dalam menyusun program pembangunan. Multi etnis hanya sebatas simbol, atau hanya sebatas seremonial perayaan biasa. Padahal, jika ditarik lebih dalam, dengan mempelajari karakteristik perilaku masing-masing etnis, justru menjadi konsep besar dalam perencanaan program pembangunan.
gosumutcom_npudz_85980.jpg
Profesi Wartawan Tidak Akan Pernah Mati
Kamis, 22 Oktober 2020 22:51 WIB
JAKARTA - Kompetensi bagi perusahaan media seumpama urat nadi untuk keberlangsungan hidupnya. Di industri yang serba digital ini, kompetensi sangatlah penting. Tanpa kompetensi, media dapat salah tempat dan salah arah. “Dalam industri media saat ini, dibutuhkan tidak hanya kecepatan tetapi juga yang paling penting adalah keakuratan dalam menyajikan berita,” jelas Presiden Komisaris Kumparan , Budiono Darsono saat menjadi pembicara dalam Safari Jurnalistik PWI kerjasama dengan PT. Astra International, dengan mengambil Topik " Transformasi Media Digital & Kelangsungan Profesi Jurnalis " Kamis (22/10/2020) di Ruang Rapat Sekertariat PWI Pusat Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta. Wartawan senior yang juga salah satu pendiri Detik.com ini melanjutkan, Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sangat penting dan wajib diikuti oleh wartawan hingga perusahaan media. Perusahaan media harus terus mendorong para wartawannya mengasah diri. Serta berlomba dengan kemajuan teknologi agar bisa bertahan tetap independen dan mengikuti kemajuan zaman. "Media memang takkan pernah mati, platformnya saja yang berubah, dulu cetak sekarang online nanti ke depan belum tahu apa lagi," katanya lagi. Ketua Umum PWI, Atal S Depari mengamini hal tersebut, baginya wartawan harus terus diasah kemampuannya demi menjaga kualitas pemberitaan media di Tanah Air. Salah satu wadah melatih kompetensi wartawan ialah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
gosumutcom_6tmk2_85979.jpg
MEDAN - Sebagai ikhtiar menyelamatkan masyarakat dari paparan bahan-bahan kimia pangan yang dapat merusak kesehatan masyarakat, Owner UMKM My USU (Untuk Seluruh Umat) Dr. Muhammad Sontang Sihotang S.Si M.Si pendiri Institut (Pusat Kajian) Sosial Engineering Sontang Sihotang yang juga Dosen FMIPA Universitas Sumatera Utara (USU) bersama inovator kebijakan publik Dra. Dara Aisyah M.Si Ph.D yang juga Dosen FISIP USU menciptakan produk air minum dalam kemasan berbahan ekstrak kalsium organik dari tulang ikan yang dapat langsung dikonsumsi masyarakat untuk kesehatan dan imunitas tubuh. Nama produknya USU Qua.
gosumutcom_mr7uf_75334.jpg
MEDAN -Ahli Inovasi yang juga Dosen FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) Dra. Dara Aisyah MSi, Ph.D melalui GoSumut.com berbagi tips dalam menghadapi virus Corona (Covid-19) yang hingga kini terus merebak di seantero jagat termasuk Indonesia. Kepada GoSumut.com, Selasa malam (20/10/2020), Dara Aisyah didampingi sang penemu Kalsium Organik dari tulang ikan yang juga Dosen Prodi Fisika pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USU Khalifah Dr. Muhammad Sontang Sihotang S.Si, M.Si berbagi ilmu kepada seluruh masyarakat dimana saja berada. Berikut penjelasan Dara Aisyah:
gosumutcom_zbvf9_85842.jpg
MEDAN-Pendemi Covid-19 yang masih belum mereda hingga saat ini, membuat pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan guna memulihkan ekonomi nasional. Setelah sebelumnya memberikan Bantuan Subsidi Upah bagi para pekerja, kini giliran pengusaha atau pemberi kerja yang mendapatkan perhatian dari pemerintah melalui relaksasi iuran jaminan sosial yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2020 tentang penyesuaian iuran program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan selama bencana non alam penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).
gosumutcom_yplnp_85796.jpg
MEDAN-Sudah sekitar 7 bulan pandemi Covid-19 terjadi di Sumut. Banyak sudah masyarakat yang sudah terpapar dan kini kembali hidup normal karena telah dinyatakan sembuh dari paparan virus corona.
gosumutcom_kbtuw_85797.jpg
MEDAN-Sudah sekitar 7 bulan pandemi Covid-19 terjadi di Sumut. Banyak sudah masyarakat yang sudah terpapar dan kini kembali hidup normal karena telah dinyatakan sembuh dari paparan virus corona.
gosumutcom_rjsju_85792.jpg
MEDAN-Kecamatan Kutalimbaru bentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Pembentukan ini berdasarkan hasil rapat dari Muspika Kutalimbaru bersama 14 kepala desa dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Kantor Camat Kutalimbaru, Senin 19 Oktober 2020.
gosumutcom_sncgj_85790.jpg
MEDAN-Di tengah pandemi Covid-19, sektor tidak boleh berhenti adalah sektor pendidikan. Meski, tantangan pembelajaran daring lebih berat, perlu dimodifikasi dan diperkaya konten pembelajaran tujuan pembelajaran tercapai dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan.
gosumutcom_6mcub_85789.jpg
Tekan Angka Covid-19, Jangan Abaikan 3M
Senin, 19 Oktober 2020 20:32 WIB
MEDAN-Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut pada tanggal 7-14 September lalu, menunjukkan masih adanya 17 persen responden yang yakin atau sangat yakin dirinya akan tidak tertular Covid-19. Tentunya bisa berdampak terhadap pengabaian 3M protokol kesehatan.
gosumutcom_22v5q_85819.jpg
Wartawan Harus Jaga Jarak dalam Kontestasi Pilkada
Senin, 19 Oktober 2020 19:53 WIB
JAKARTA - Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI Pusat kembali mengingatkan pentingnya media dan wartawan agar menjaga jarak dalam kontestasi politik Pilkada 2020. Seperti diketahui Pilkada serentak akan digelar di 270 daerah baik provinsi, kota dan kabupaten di seluruh Indonesia pada tanggal 9 Desember 2020. Rangkaian kegiatannya seperti kampanye saat ini tengah berlangsung hingga 5 Desember 2020. Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang mengaku banyak menerima pengaduan mengenai keterlibatan wartawan dan bahkan pengurus organisasi wartawan dalam dukung mendukung pasangan calon di daerah. "Khittah profesi wartawan dan pekerjaan jurnalistik sejak dulu adalah tidak memihak dan independen khususnya selama proses Pilkada. Sikap itu untuk menjaga Pilkada berjalan demokratis, mengawasi azas jujur dan adil sehingga menghasilkan kepemimpinan daerah yang terbaik" kata Ilham usai memimpin Rapat Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat Senin (19/10/2020) yang digelar via zoom. Rapat dihadiri Sekreraris DK Sasongko Tedjo, anggota Asro Kamal Rokan, Tri Agung Kristanto, Nasihin Masha dan Rajapane. Harus Mengundurkan Diri Bagi anggota dan pengurus PWI sendiri dari tingkat kabupaten, provinsi, dan pusat, sudah jelas panduannya baik dalam Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga, Kode Etik Jurnalistik dan Kode Perilaku Wartawan. "Namun entah karena kurang sosialisasi atau besarnya godaan, Dewan Kehormatan mencatat masih terjadi pelanggaran yang dilakukan wartawan dan pengurus PWI,” tambahnya. Seperti misalnya kasus yang sekarang sedang ditangani DK PWI Pusat yakni dukungan secara terbuka pengurus PWI di suatu daerah terhadap salah satu pasangan calon dalam pemilihan gubernur. Rapat DK telah merekomendasikan kepada Pengurus PWI Pusat untuk menindak tegas oknum pengurus dimaksud. Ilham mengingatkan, mendukung saja tidak boleh apalagi menjadi tim sukses atau menjadi pasangan calon. Menurut PD PRT terbaru hasil Kongres PWI di Solo tanggal 27-30 September 2018, jika pengurus PWI bertindak partisan seperti itu, mereka harus mengundurkan diri bukan lagi cuti. Keputusan yang lebih tegas itu tidak lain dikeluarkan demi menjaga integritas, martabat dan profesionalitas wartawan. Peran media hendaknya lebih ditekankan untuk mengawal terselenggaranya kontestasi politik yang jujur dan adil dan menyosialisasikan pasangan calon secara terang benderang agar masyarakat tidak salah pilih.
gosumutcom_3kdra_85760.jpg
JAKARTA - Dana desa dapat digunakan untuk mengantisipasi bencana angin kencang, banjir dan longsor. Antisipasi perlu segera dijalankan desa karena bersamaan dengan dimulainya musim hujan sejak September 2020, La Lina yang membawa udara basah juga menuju Indonesia. Hal itu dijelaskan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) H. Abdul Halim Iskandar yang akrab disapa Gus Menteri dalam keterangan virtual via webiner, Senin (19/10/2020). Dijelaskan Gus Menteri, jumlah desa yang siap mitigasi bencana masih lebih rendah dibandingkan jumlah desa rawan bencana. Selama setahun terakhir 3.138 desa mengalami terjangan angin kencang, 9.901 desa dilanda banjir, 4.971 desa mengalami longsor. Namun, sistem peringatan dini bencana alam baru terdapat di 4.547 desa, dan kesiapan peralatan di 1.788 desa. Karena itu, kata Gus Menteri, Kementerian Desa PDTT telah menyurati seluruh kepala desa untuk mendata warga di lokasi rawan bencana, menyediakan ruang pengungsian, menggunakan dana desa melalui padat karya antisipasi bencana, dan melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat.
gosumutcom_znb6n_85689.jpg
MEDAN-Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) kembali mengingatkan seluruh masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
gosumutcom_ztkzm_85677.jpg
TAPANULI SELATAN - Parsadaan marga Sormin boru bere (Pasorbube) Tapanuli Selatan "mengupa-upa" calon kuat Bupati Tapanuli Selatan Dolly Putra Parlindungan Pasaribu (akrab disapa Dolly). Acara "upa-upa" sebagai bentuk apresiasi tinggi secara adat oleh paguyuban "Pasorbube" kepada Dolly ini dilaksanakan di rumah kediaman Ali Musa Sormin, di Desa Tobotan, Kecamatan Angkola Barat, Sabtu (17/10). Disamping "mangupa-upa", Parsorbube juga "mangulosi" Dolly dan ayah kandungnya Panusunan Pasaribu, mantan Bupati Tapanuli Tengah, Parsabube sebagai tanda penghormatan terhadap tamu yang diagungkan. H. Agus Salim Sormin, Penasehat Pasorbube Tapanuli Selatan, mengatakan upa-upa sekaligus pemberian ulos ini merupakan bentuk dukungan penuh dan rasa kegembiraan Pasorbube akan sosok Dolly bersama pasangan wakilnya Rasyid Assaf Dongoran (saapaan akrab Rasyid) untuk melanjutkan pembangunan daerah. "Kami bangga dua periode Tapsel ditangani Syahrul M.Pasaribu yang sudah begitu banyak perubahan pembangunan segala lini. Baik sosial keagamaan, sosial kemasyarakatan, begitu jua infrastruktur yang sangat luar biasa. Justeru itu Pasorbube jatuhkan pilihan ke Dolly-Rasyid. Apalagi Dolly merupakan anak boru kami (ambil isteri boru Siregar), katanya. Pasorbube optimis, ditangan Dolly-Rasyid, Tapanuli Selatan atau pasangan muda dan energik ini akan bertambah maju dalam rangka mewujudkan masyarakat sehat, cerdas, dan sejahtera. Apalagi Dolly merupakan sosok bersih yang berjiwa sosial tinggi dan peka terhadap situasi, dan rendah hati.
Pandemi, Pengajuan Klaim JHT Meningkat
gosumutcom_yc6hw_85665.jpg
MEDAN-Pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia hingga saat ini termasuk di Kota Medan, memicu lonjakan jumlah pekerja yang mengalami PHK. Hal ini secara tidak langsung juga berpengaruh pada meningkatnya klaim Jaminan Hari Tua (JHT) yang dibayarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek).
gosumutcom_yl5pj_85659.jpg
MEDAN-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Medan Kota mengadakan kegiatan program employee volunteering dengan tema Go Green.
gosumutcom_qww9j_85646.jpg
MEDAN-Hingga saat ini warga Kota Medan masih belum disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal ini dikatakan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Medan, dr. Mardohar Tambunan, M.Kes, Jumat (16/10/2020).
gosumutcom_6z6qv_85642.jpg
AXA Mandiri Bayarkan Klaim Covid-19 Rp 13 Miliar
Jum'at, 16 Oktober 2020 18:15 WIB
MEDAN-Selama Pandemi Covid-19, AXA Mandiri telah membayar klaim nasabah yang terkena Covid-19 senilai Rp 13 Miliar. Hal ini dikatakan oleh Head of Corporate Communication & Event Management AXA Mandiri, Luile Sawitri dalam Diskusi Media Forum Jurnalis Peduli Covid-19 di Medan, Dalam Upaya Pencegahan dan Proteksi Kesehatan Menghadapi Pandemi Covid-19, Jumat (16/10/2020). Sedangkan untuk klaim 2019 sebesar Rp 5,3 Triliun
gosumutcom_h9wag_85621.jpg
Mengikuti Pemimpin Adalah Sunnah Nabi
Jum'at, 16 Oktober 2020 16:43 WIB
DELI SERDANG - Hai orang-orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah Rasul-(Nya) dan ulil amri di antara kalian.” (Qur'an Surat An-Nisaa ayat 59). Hal ini dikemukakan Al-Ustadz Imam Ahmad dalam khatib Khutbah Jum'at di Masjid Al- Barokah Kelurahan Delitua Timur Deli Serdang, Jumat (16/10/2020)
gosumutcom_fv8tr_85619.jpg
Dewan Pers: Tidak Ramah Anak Bisa Dipidanakan
Jum'at, 16 Oktober 2020 14:55 WIB
JAKARTA - Anggota Dewan Pers Komisi Pendidikan, Pelatihan & Pengembangan Profesi, Jamalul Insan mengemukakan, Sistem Pidana Peradilan Anak (SPPA) bisa mempidanakan siapapun, termasuk wartawan. ”Bicara anak itu perspektifnya tidak hanya pada pelaku padahal ada anak dan saksi. Makanya dibuatlah pedoman yang mendorong pers untuk menghasilkan berita bernuansa positif dan berempati bertujuan melindungi hak, harkat dan martabat anak,” ungkapnya pada Webiner Pedoman Pemberitaan Ramah Anak diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Jakarta, Jumat (16/10/2020). Dikatakan, peran media dianggap positif saat mengetahui seperti apa perannya yang secara langsung menciptakan iklim terbaik untuk anak sekaligus saat mampu memupuk empati dari para pembacanya.
gosumutcom_wpgee_85658.jpg
DELI SERDANG - Masyarakat sesungguhnya tidak perlu apriori dan bermalas-malasan untuk mengikuti ajakan Pemerintah untuk sadar dan proaktif mengikuti dan melaksanakan Protokol Kesehatan di masa Pandemi Coronavirus Diseas 2019 (Covid-19). "Ternyata dalam kajian Ahli Sunnah wal Jamaah yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadis Nabi Muhammad Saw, mengikuti Protokol Kesehatan sebagaimana maklumat atau Instruksi Presiden (Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, yakni dengan memakai masker, menjaga jarak dan sering cuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, sudah sesuai dan sejalan dengan perintah Allah dan Sunnah Nabi Muhammad Saw," kata Pengamal Ahli Sunnah, Ustadz H. Anwar Hidayat dalam perbincangan khusus dengan GoSumut.com usai Shalat Jum'at (16/10/2020) di Masjid Al-Barokah Kelurahan Delitua Timur Kecamatan Delitua Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Dalilnya, kata Anwar Hidayat, perintah Allah dalam Al-Qur'an Surat An-Nisa' ayat 59 yang artinya, "Hai orang-orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah Rasul-(Nya) dan Ulil Amri (Pemimpin) di antara kamu". Begitu juga dengan bunyi Hadis Nabi Muhammad Saw yang diriwayatkan Imam Muslim menegaskan, "Wajib atas seorang muslim untuk mendengar dan taat (kepada Pemimpin/Penguasa) pada apa-apa yang ia cintai untuk kebaikan." Sebagaimana diketahui, dalam upaya menjamin kepastian hukum, memperkuat upaya dan meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian Covid-19 di seluruh daerah provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tertanggal 4 Agustus 2020 telah mengeluarkan Inpres Nomor 6 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Melalui Inpres tersebut, Presiden menginstruksikan kepada para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Sekretaris Kabinet, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Para Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian, para Gubernur, dan para Bupati/Walikota untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing dalam menjamin kepastian hukum, memperkuat upaya dan meningkatkan efektivitas pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Indonesia, bunyi Diktum Pertama. Pada Diktum Kedua, Presiden Menginstruksikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Polhukam melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian atas pelaksanaan peningkatan disiplin dan penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 serta melaporkan pelaksanaan Inpres kepada Presiden paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan atau sewaktu-waktu apabila diperlukan. Lebih lanjut pada Diktum Kedua itu, Presiden menginstruksikan Mendagri untuk melaksanakan sosialisasi dan diseminasi secara masif tentang penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 kepada pemerintah daerah dan masyarakat, memberikan pedoman teknis kepada pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota dalam menyusun peraturan gubernur/peraturan bupati/wali kota, memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota dalam penyusunan peraturan gubernur peraturan bupati/wali kota, melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi atas pelaksanaan peningkatan disiplin dan penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di daerah provinsi serta kabupaten/kota, serta melaporkan pelaksanaan tugas kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan paling sedikit 1 (satu) kali dalam I (satu) bulan atau sewaktu-waktu apabila diperlukan. Masih pada Diktum Kedua, Presiden menginstruksikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan pengenaan sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di daerah provinsi serta kabupaten/kota, dan melaporkan pelaksanaan monitoring dan evaluasi kepada Ketua Komite Kebijakan pada Komite Penanganan Covid-19, serta Pemulihan Ekonomi Nasional paling sedikit 1 (satu) kali dalam 2 (dua) minggu atau sewaktu-waktu apabila diperlukan. Selanjutnya pada Diktum Kedua lainnya, Presiden menginstruksikan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memberikan dukungan kepada gubernur, bupati/wali kota dengan mengerahkan kekuatan TNI untuk melakukan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat, dan bersama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan instansi lain secara terpadu dengan pemerintah daerah menggiatkan patroli penerapan protokol kesehatan di masyarakat, dan melakukan pembinaan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Pada bagian lanjutan Diktum Kedua, Presiden menginstruksikan Kapolri, untuk memberikan dukungan kepada gubernur, bupati/walikota dengan mengerahkan kekuatan Polri melakukan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat; bersama Panglima TNI dan instansi lain secara terpadu dengan pemerintah daerah menggiatkan patroli penerapan protokol kesehatan di masyarakat, melakukan pembinaan masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, serta mengefektifkan upaya penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan. Di bagian akhir Diktum Kedua, Presiden memberikan instruksi kepada Gubernur, Bupati dan Walikota untuk meningkatkan sosialisasi secara masif penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 dengan melibatkan masyarakat, pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan unsur masyarakat lainnya, menyusun dan menetapkan peraturan gubernur/peraturan bupati/walikota. Dalam penyusunan dan penetapan peraturan gubernur/peraturan bupati/walikota sebagaimana dimaksud pada huruf b, memperhatikan dan disesuaikan dengan kearifan lokal dari masing-masing daerah.
gosumutcom_ryhqb_85564.jpg
Pesantren Saifullah Bangun BLK Komunitas
Kamis, 15 Oktober 2020 21:55 WIB
DELI SERDANG - Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) merupakan program pemerintah untuk mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat. Terkait itu Ponpes Saifullah An-Nahdliyah Namorambe Kabupaten Deli Serdang yang diasuh Kyai Amir Panatagama S.Pd.I, Kamis (15/10/2020) melaksanakan acara peletakan batu pertama pembangunan BLK bantuan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI tahun anggaran 2020. Hadir di acara itu Wakil Bupati Deli Serdang H.M. Yusuf Ali Siregar bersama Kabag Kesra H. Mukti Ali dan jajaran SKPD lainya, Ketua Yayasan Ponpes Saifullah Gus Saiful Anwar, S.Ag.
gosumutcom_ubgeu_85557.jpg
MEDAN-Indosat Ooredoo, perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, dengan bangga mengumumkan penunjukan Natasha Nababan sebagai Chief Legal & Regulatory Officer.
gosumutcom_ppx7d_85558.jpg
Pertamina Perluas Akses Permodalan untuk UMKM
Kamis, 15 Oktober 2020 20:19 WIB
MEDAN-UMKM merupakan salah satu pilar penting dalam menggerakkan sektor perekonomian. Meski sempat tersungkur dipukul pandemi, UMKM mulai bergerak bangkit dari himpitan resesi.
PWI Pusat Gelar Safari Jurnalistik 2020
gosumutcom_pwpc5_85510.jpg
Dahlan Iskan: Pers Harus Kreatif dan Inovatif
Rabu, 14 Oktober 2020 18:49 WIB
JAKARTA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bekerjasama dengan PT Astra Intenational menggelar Safari Jurnalistik Perdana 2020 di Lantai 4 Sekertariat PWI Pusat Gedung Dewan Pers dan diikuti lebih dari 300 orang peserta dari penjuru pelosok nusantara melalui webiner, Rabu (13/10/2020). Direktur Safari Jurnalistik PWI Pusat, Ahmed Kurnia Soeria Widjaja mengatakan, Safari Jurnalistik ini merupakan program reguler PWI Pusat bagi anggota dan untuk kali ini pelaksanaanya agak berbeda karena dilakukan dimasa pandemi Covid-19. "Safari Jurnalistik ini merupakan program ireguler yang difokuskan pada pengenalan perkembangan jurnalistik, baik regulasi maupun teknologi dan ini dilakukan disaat Pandemi jadi kita lakukan secara daring dan untuk tahap perdana ini di ikuti oleh 300 peserta " jelas Ahmed . Dalam Safari Jurnalistik yang digelar kali ini PWI Pusat menghadirkan Dahlan Iskan mantan Menteri BUMN sebagai nara sumber membawa topik " Model Bisnis Media dan Masa Depan Profesi Wartawan". Dalam paparanya Dahlan Iskan mengatakan, saat ini jurnalistik berkembang sangat pesat, seiring berkembangnya teknologi dan juga dengan kehadiran platform lain yang semakin banyak. "Mau tidak mau kita harus tampil kreatif dan inovatif," tegas Dahlan Iskan Tentunya, salah satu kunci untuk tetap bertahan adalah dengan mengikuti kemajuan dunia digital. Menurut Dahlan, hal yang terpenting dalam menghadapi revolusi digital saat ini adalah "melakukan yang harus dilakukan, tanpa adanya keraguan atau ketakutan akan kegagalan". Dahlan menambahkan keberanian dalam melakukan apa yang harus dilakukan tentunya adalah kunci utama dalam melakukan suatu perubahan demi menghadapi revolusi digital yang kapan saja bisa membuat industri media hancur. Saat ini pelaku industri media massa harus melakukan digitalisasi yang berani, namun tidak melanggar kode etik dan kaidah-kaidah jurnalistik yang sudah ditetapkan. Namun hal ini tetap tidak menjamin akan masa depan media karena sangat sulit untuk diramalkan apalagi saat ini ditengah Pandemi yang melanda bangsa kita. Sebekumnya, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari menyampaikan, kegiatan Safari Jurnalistik perdana 2020 ini, merupakan agenda rutin PWI untuk menambah wawasan wartawan mengenai jurnalistik, juga mengenai kode etik pers di era konvergensi media. Dia berpesan, para jurnalis untuk terus menjaga profesionalisme dalam bekerja, apalagi tahun ini diperhadapkan dengan tahun politik. Apa yang di dapatkan di kuliah Safari Jurnalistik ini, penting untuk menjadi pegangan bagi kita sebagai jurnalis dalam menyajikan berita ke masyarakat itu harus berpijak pada ada kesadaran, baik hukum, undang-undang pers dan kode etik.
gosumutcom_srbwy_85471.jpg
JAKARTA - Perusahaan yang mengimplementasikan keputusan berdasarkan data, mengalami pertumbuhan rata-rata lebih dari 30% per tahun. Keputusan strategis akan berbuah manis dengan menghemat biaya dan meningkatkan pendapatan. Penggunaan sistem komputer di berbagai bidang menghasilkan data yang melimpah. Pengambilan berbagai keputusan penting dalam sebuah perusahaan atau organisasi, bergantung pada data yang terkumpul ini. Namun masalahnya, data berukuran besar yang dihasilkan tersebut tersebar di mana-mana sehingga menyulitkan ketika akan mengolah maupun menganalisisnya. Untuk mengatasinya, diperlukan data warehouse alias gudang data, dimana data disini mengacu pada data transaksi. Seperti namanya, data warehouse ibarat gudang tempat penyimpanan informasi dan data umumnya transaksi yang dikumpulkan dari berbagai sumber dan disimpan dalam skema terstruktur. Dengan demikian, keberadaan data warehouse sangat strategis membantu dalam mengambil keputusan manajemen sebuah perusahaan atau organisasi. Menurut Julyanto Sutandang, CEO PT Equnix Business Solutions, penyedia jasa solusi teknologi informasi (TI) berbasis Open Source, data warehouse memungkinkan organisasi atau perusahaan bisa dengan mudah dan cepat mengambil keputusan strategis, dari analisis menyeluruh dengan set data yang besar, semakin besar set-data yang digunakan akan semakin akurat dukungannya untuk pengambilan keputusan baik strategis maupun taktis. "Keputusan penting yang diambil sebuah organisasi atau perusahaan harus berdasarkan data dan fakta. Hal ini tidak bisa dilakukan jika datanya terpencar sehingga sulit dikonsolidasi untuk membangun hubungan data dan fakta yang insightful. Data warehouse yang memiliki kemampuan Massive Parallel Processing (MPP) dan skalabilitas yang lebih fleksibel memungkinkan tercapainya hal tersebut. "Sebagai aset, data warehouse MPP bermanfaat dalam menyediakan data dan pelaporan yang lengkap, cepat dan akurat. Memudahkan perusahaan atau organisasi memiliki pandangan secara menyeluruh terhadap bisnis mereka, serta memberi dasar justifikasi yang lengkap bagi pengambil keputusan dengan menyediakan informasi yang komprehensif sehingga keputusan lebih akurat," tambahnya. Dengan berbasis data terstruktur yang besar dan kemampuan pemrosesan data yang paralel, memanfaatkan seluruh kemampuan komputing secara efisien menghasilkan keuntungan keputusan bisnis yang strategis dan model prediksi yang akurat. Secara nyata, manfaat penggunaan data warehouse di antaranya adalah: 1. Memahami pelanggan dengan lebih baik, semakin besar data yang diolah maka hasilnya akan semakin akurat. 2. Meningkatkan pelayanan pelanggan, dengan memahami kebutuhan pelanggan, maka fokus pelayanan akan lebih sesuai. 3. Memperbaiki kampanye iklan atau pemasaran. Sasaran kampanye lebih berfokus pada kebutuhan yang paling utama. 4. Membuat perencanaan bisnis yang lebih baik.
gosumutcom_jpnnb_85416.jpg
Petani optimis Tapsel Makin Maju Dipimpin Dolly-Rasyid
Selasa, 13 Oktober 2020 14:06 WIB
TAPANULI SELATAN - Sejumlah kalangan petani mengunggulkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Dolly-Rasyid di Pilkada Tapanuli Selatan 09 Desember 2020 mendatang. "Kami optimis Tapanuli Selatan (Tapsel) semakin lebih maju kedepan ditangan Dolly-Rasyid," kata Zainuddin Lubis, Penyuluh Pertanian Swadaya Kecamatan Batang Angkola, Selasa (12/10). Menurut dia, pasangan nomor urut dua "2" ini adalah pasangan yang serasi, muda, energik, memiliki latar pendidikan yang jelas, visioner, serta memiliki jiwa membangun. "Bibit, bebet, dan bobot (3B) Dolly (Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, S.PT. MM sudah tidak diragukan. Dia lahir dari keluarga pemimpin. Ayahnya mantan Bupati Tapanuli Tengah," ungkapnya. Selain 3B, diusianya ke 40 tahun terpilih menjadi anggota DPRD Tapsel dengan raihan suara terbanyak di Pileg baru lalu. Sosok Dolly dikenal agamis, amanah, dan rendah diri serta memiliki semangat jiwa mandiri," jelasnya. "Demikian halnya Rasyid (Rasyid Assaf Dongoran) yang cukup pas mendampingi Dolly. Dia (Rasyid) seorang politikus asal Kecamatan Aek Bilah. Memiliki pengalaman yang mumpuni di bidang NGO nasional bidang lingkungan/pertanian, " sebutnya.
gosumutcom_hkp8m_85397.jpg
TAPANULI SELATAN - Yusuf Siregar bersama puluhan tokoh masyarakat peduli keberlanjutan pembangunan Tapanuli Selatan (Tapsel), mendeklarasikan diri mendukung dan memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2 Dolly P Pasaribu-Rasyid Assaf Dongoran. Pernyataan tersebut dibacakan langsung oleh Yusuf Siregar pada acara deklarasi pembentukan relawan pemenangan pasangan calon Bupati/Wakil Bupati, Dolly Parlindungan Putra Pasaribu-Rasyid Assaf Dongoran di Tapsel. Berbagai Alasan Yusuf Siregar dan puluhan tokoh masyarakat peduli keberlanjutan pembangunan di Tapsel mendukung pasangan yang diusung oleh tujuh partai itu seperti, pembangunan di Tapsel yang telah dirintis dan dimulai oleh Syahrul M Pasaribu sejak tahun 2010 sudah tidak dapat dipungkiri bahwa secara umum pembangunan yang dilaksanakan sampai dengan tahun 2020 telah dinikmati oleh masyarakat Tapsel dan oleh karenya harus dilanjutkan.
gosumutcom_debbu_85259.jpg
MEDAN - Menaati Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dalam melaksanakan tugas di lapangan merupakan jurus selamat bagi wartawan agar terhindar dari gugatan masyarakat. Hal ini disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) H. Hermansjah, SE diwakili Bendahara PWI Sumut Zul Anwar Ali Marbun pada Rapat Kerja Keluarga Besar PT Media Cahaya Pembaharuan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-11 Surat Kabar Cahaya Pembaharuan dan Cahaya News.com di Hotel Madani Medan, Sabtu (10/10/2020). Kepala Biro dan wartawan Group Cahaya Pembaharuan yang hadir antara lain dari Provinsi Riau, Sumut, Aceh, dan Sumatera Barat. Menurut H. Hermansjah, taat kode etik ini tidak saja menjadi jurus selamat di dunia tapi juga jurus selamat di Akhirat kelak. Pasal 1 KEJ menyebutkan, wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang dan tidak beritikad buruk. Pasal ini, kata Hermansjah sangat krusial dan menjadi tolak ukur baik tidaknya pekerjaan seorang wartawan. "Independen artinya memberitakan suatu peristiwa atau fakta sesuai hati nurani tanpa campur tangan dan intervensi pihak lain," tegas Herman. Kemudian Akurat berarti dipercaya benar sesuai keadaan sebenarnya, dan Berimbang berarti semua pihak mendapat kesempatan yang setara dalam isi pemberitaan. Selanjutnya hal penting juga diperhatikan, berita yang dibuat wartawan Tidak Beritikad Buruk artinya tidak ada niat secara sengaja untuk menimbulkan kerugian bagi pihak lain. Pasal KEJ yang juga wajib dan harus senantiasa dipatuhi wartawan adalah Pasal 3 yang berbunyi wartawan Indonesia selalu menguji informasi, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi serta menerapkan asas praduga tak bersalah. "Menguji informasi artinya melakukan check dan rechek atau dalam bahasa Al-Qur'an disebut tabayyun tentang kebenaran suatu informasi," urai Ketua PWI Sumut dalam presentasi yang disampaikan Zul Marbun. Sementara Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumut Erris JN yang juga tampil sebagai narasumber mengingatkan agar wartawan menjalankan tugas secara profesional sesuai KEJ dan UU Pers No.40 Tahun 1999.***
gosumutcom_xaupv_85244.jpg
Di Tengah Pandemi, Ekspor Sumut Perlu Kembali Digenjot
Jum'at, 09 Oktober 2020 22:34 WIB
MEDAN - Meski Pandemi Coronavirus Diseas 2019 (Covid-19) belum usai, segenap komponen masyarakat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tetap dituntut untuk selalu siaga dan produktif dalam beraktivitas ekonomi termasuk di bidang ekspor. Hal ini diperlukan agar keterpurukan ekonomi tidak terjatuh ke jurang yang lebih dalam. Hal tersebut menjadi fokus perhatian Penulis mencermati kondisi ekonomi Sumut di tengah Pandemi Covid-19. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, nilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumatera Utara pada bulan Agustus 2020 mengalami penurunan dibanding bulan Juli 2020, yaitu dari US$715,98 juta menjadi US$683,15 juta atau turun sebesar 4,59 persen. Bila dibandingkan dengan bulan Agustus 2019, ekspor Sumatera Utara mengalami kenaikan sebesar 1,40 persen Masih menurut catatan BPS yang Penulis kutip dari laman Website sumut.bps.go.id, golongan barang yang mengalami kenaikan nilai ekspor terbesar Sumatera Utara pada Agustus 2020 terhadap Juli 2020 adalah golongan karet dan barang dari karet sebesar US$9,55 juta (10,46%). Sementara ekspor ke Tiongkok pada Agustus 2020 merupakan yang terbesar yakni US$116,69 juta diikuti Amerika Serikat sebesar US$89,44 juta dan India sebesar US$55,45 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 38,29 persen. Adapun kelompok negara utama tujuan ekspor pada Agustus 2020 tersebut, menurut BPS Sumut, adalah tujuan kawasan Asia (di luar ASEAN) dan merupakan yang terbesar dengan nilai US$231,84 (33,94%) Melihat kondisi tersebut sudah selayaknyalah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama segenap komponen masyarakat kembali menggencarkan atau menggenjot aktivitas ekspor sebagaimana yang dimotori oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut Khairul Mahalli melalui program Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Naik Kelas. Baru-baru ini, Kadin Sumut secara khusus mengajak pelaku UMKM Sumut mendaftar via What's App (WA) untuk mendaftarkan produknya kepada petugas maskapai penerbangan Garuda Indonesia, Sriwijaya Airlines dan Nam Air untuk dipasarkan. Bunyi WA ajakannya sebagai berikut: Bapak/Ibu pelaku usaha UMKM binaan Kadin Sumut dan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia, yang punya produk untuk dapat dipasarkan di pesawat Garuda Indonesia, Sriwijaya Airlines dan NAM Air dapat memberikan data produk lengkap kepada Pak Kabir 0815-3064-640 dan Pak Tonny 0852-6105-9619. Begitu juga dengan yang dilakukan FTA Centre Medan yang berposko di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut. FTA Centre Medan senantiasa aktif menginformasikan peluang dan potensi ekspor ke berbagai negara bekerjasama dengan Konsul dan Kedutaan Besar Indonesia di Luar Negeri. Ajakan tersebut langsung direspon UMKM yang bertebaran di Group WA diantaranya oleh Group WA Peduli Kesehatan dan Wisata atau Go Eco Health Tourism (GEHT) yang diketuai Dr. Tengku Yohanita Sp.THT-KL maupun oleh Group WA Usaha Tani Mandiri yang dikomando Edi Syofian Sinaga dari Kabupaten Karo.
gosumutcom_4vbtx_85246.jpg
Di Tengah Pandemi, Ekspor Sumut Perlu Kembali Digenjot
Jum'at, 09 Oktober 2020 22:34 WIB
MEDAN - Meski Pandemi Coronavirus Diseas 2019 (Covid-19) belum usai, segenap komponen masyarakat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tetap dituntut untuk selalu siaga dan produktif dalam beraktivitas ekonomi termasuk di bidang ekspor. Hal ini diperlukan agar keterpurukan ekonomi tidak terjatuh ke jurang yang lebih dalam. Hal tersebut menjadi fokus perhatian Penulis mencermati kondisi ekonomi Sumut di tengah Pandemi Covid-19. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, nilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumatera Utara pada bulan Agustus 2020 mengalami penurunan dibanding bulan Juli 2020, yaitu dari US$715,98 juta menjadi US$683,15 juta atau turun sebesar 4,59 persen. Bila dibandingkan dengan bulan Agustus 2019, ekspor Sumatera Utara mengalami kenaikan sebesar 1,40 persen Masih menurut catatan BPS yang Penulis kutip dari laman Website sumut.bps.go.id, golongan barang yang mengalami kenaikan nilai ekspor terbesar Sumatera Utara pada Agustus 2020 terhadap Juli 2020 adalah golongan karet dan barang dari karet sebesar US$9,55 juta (10,46%). Sementara ekspor ke Tiongkok pada Agustus 2020 merupakan yang terbesar yakni US$116,69 juta diikuti Amerika Serikat sebesar US$89,44 juta dan India sebesar US$55,45 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 38,29 persen. Adapun kelompok negara utama tujuan ekspor pada Agustus 2020 tersebut, menurut BPS Sumut, adalah tujuan kawasan Asia (di luar ASEAN) dan merupakan yang terbesar dengan nilai US$231,84 (33,94%) Melihat kondisi tersebut sudah selayaknyalah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama segenap komponen masyarakat kembali menggencarkan atau menggenjot aktivitas ekspor sebagaimana yang dimotori oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut Khairul Mahalli melalui program Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Naik Kelas. Baru-baru ini, Kadin Sumut secara khusus mengajak pelaku UMKM Sumut mendaftar via What's App (WA) untuk mendaftarkan produknya kepada petugas maskapai penerbangan Garuda Indonesia, Sriwijaya Airlines dan Nam Air untuk dipasarkan. Bunyi WA ajakannya sebagai berikut: Bapak/Ibu pelaku usaha UMKM binaan Kadin Sumut dan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia, yang punya produk untuk dapat dipasarkan di pesawat Garuda Indonesia, Sriwijaya Airlines dan NAM Air dapat memberikan data produk lengkap kepada Pak Kabir 0815-3064-640 dan Pak Tonny 0852-6105-9619. Salam Sehat dan Sukses. Begitu juga dengan yang dilakukan FTA Centre Medan yang berposko di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut. FTA Centre Medan senantiasa aktif menginformasikan peluang dan potensi ekspor ke berbagai negara bekerjasama dengan Konsul dan Kedutaan Besar Indonesia di Luar Negeri. Ajakan tersebut langsung direspon UMKM yang bertebaran di Group WA diantaranya oleh Group WA Peduli Kesehatan dan Wisata atau Go Eco Health Tourism (GEHT) yang diketuai Dr. Tengku Yohanita Sp.THT-KL maupun oleh Group WA Usaha Tani Mandiri yang dikomando Edi Syofian Sinaga dari Kabupaten Karo. Semoga langkah-langkah kecil seperti ini terus digencarkan berbagai pihak terutama oleh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang dipimpin Gubsu H. Edy Rahmayadi dan Wagubsu H. Musa Rajekshah. Sehingga kekuatiran resesi ekonomi sebagai bias Pandemi Covid-19 dapat diatasi secara bersama-sama dan bergotong-royong sebagai kearifan lokal dan budaya masyarakat Indonesia. Semoga....***
gosumutcom_vzqny_85181.jpg
MEDAN - Perfect Health Indonesia bersama SOGO departemen store menggelar promo diskon untuk alat-alat kesehatan Perfect Health. Promo ini hanya digelar satu hari yakni Sabtu (10/10/2020) esok, khusus di SOGO Delipark, Medan. District Manager Perfect Health Indonesia, Pius Tarung mengatakan, Perfect Health Indonesia sudah ada sejak 1996. Signature product Perfect Health Indonesia sendiri adalah kursi pijat, seperti Perfection II yaitu intelligent massage chair yang dilengkapi 3D massage. Selain itu ada juga Grand Modish yang dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti music bluetooth dan power charger. "Harga paket khusus 3 produk dari harga Rp19.5 juta menjadi Rp10 juta berupa produk Perfect Alkaline, Perfect Twin, dan pilih salah satu Perfect One atau Perfect Sleek. Sementara promo discount 35% plus 10% untuk pembelian kursi pijat Perfection II, Zensure, Grand Modish, Dan Modish Sofa," ujar Pius, Kamis (8/10/20). Lanjut Pius, promo ini hanya berlaku di SOGO Delipark, Medan. Kehadiran alat-alat kesehatan ini dapat menunjang peningkatan daya imun tubuh serta terhindar dari virus dan penyakit, terutama dalam kondisi Pandemi Covid-19 seperti akhir-akhir ini. "Saat ini tentu gerak terbatas karena tidak bisa aktif di luar, apalagi untuk berolahraga. Makanya untuk memenuhi kebutuhan itu, Perfect Health Indonesia menghadirkan alat-alat kesehatan berteknologi Jepang dan berkualitas tinggi," ucapnya. "Salah satunya Perfect Fit V, alat portable home exercise machine yang memungkinkan pengguna dapat berolahraga di rumah secara rutin untuk membakar kalori. Selain itu ada Perfect Twin yang merupakan alat refleksi kaki portable, serta Perfect Alkaline untuk mengubah air biasa menjadi air alkaline yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh," ucapnya lagi. Pius berharap, hadirnya Perfect Health Indonesia di Medan bisa menjadi motor dalam gaya hidup sehat ditengah pandemi ini.
gosumutcom_e28vp_85036.jpg
MEDAN-Salah satu dari lima program andalan Pertamina Foundation, PFpreneur hadir untuk membantu pengembangan minat dan potensi usaha kecil dan menengah serta mendorong pemberdayaan perempuan di bidang kewirausahaan.
Triwulan III, Perekonomian Sumut Mulai Tumbuh Positif
Selasa, 06 Oktober 2020 14:03 WIB
MEDAN-Triwulan II 2020 pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara (Sumut) tercatat -2,37% (yoy) atau terkontraksi karena dipengaruhi oleh penurunan permintaan domestik seiring dengan pembatasan sosial untuk mengurangi penyebaran Covid-19.
gosumutcom_jkvqq_84937.jpg
TAPANULI SELATAN - Berbagai prestasi Pesantren Modern Terpadu Darul Mursyid (PDM) Simanosor Julu, Kecamatan Saipar Dolok (SD) Hole mendapat apresiasi dari pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan Dolly-Rasyid. "PDM merupakan aset pendidikan Tapanuli Selatan yang cukup membanggakan. Kita pantas berterimakasih kepada pihak YASPENHIR selaku pihak pengelola," kata Rasyid Assaf Dongoran, Ahad (4/10) malam. Ungkapan itu dia utarakan usai melihat dari dekat perkembangan dunia pendidikan termasuk PDM sebagai bahan referensi bilamana dirinya nanti diamanahkan masyarakat untuk bersama Calon Bupati Dolly Putra Parlindungn Pasaribu melanjutkan pembangunan Tapanuli Selatan di Pilkada 9 Desember 2020. "Pendidikan merupakan bagian penting dalam visi misi kami pasangan nomor urut dua "2" Dolly-Rasyid (DOA) untuk melanjutkan pembangunan Tapanuli Selatan yang cerdas disamping sehat dan sejahtera," tegasnya. Karena dengan sumber daya manusia yang mumpuni, diyakini akan dapat mendorong peningkatan sumber daya pembangunan lainnya baik infrastruktrur, sosial, keagamaan, maupun kemasyarakatan lainnya sekaligus mendorong perekonomian. "Oleh karenanya kami menganggap keberadaan dunia pendidikan itu cukup penting dalam mendongkrak indeks pembangunan manusia di era persaingan globalisasi dan revolusi industri 4.0 saat ini," kata Rasyid. PDM sendiri dari tahun ke tahun telah mengukir berbagai prestasi hingga ke tingkat nasional. Bahkan siswa/siswinya sudah banyak yang diterima di berbagai Perguruan Tinggi ternama di Indonesia seperti UI, ITP, UGM, UNAND, USU, dan sebagainya. Bahkan sampai luar negeri. "Tidak itu saja para alumninya juga sudah banyak mengisi berbagai jabatan penting di negara ini mulai dari lembaga seperti Kepolisian, TNI, Lembaga Hukum, Legislatif, Eksekutif, hingga Entepreneurship berbagai bidang dan keahlian," kata putera terbaik Aek Bilah ini.
78 Insiden Terjadi di SPBU Selama 2020
gosumutcom_drgjp_84882.jpg
Pertamina Berikan Pelatihan Safetyman
Sabtu, 03 Oktober 2020 19:42 WIB
MEDAN-Pelayanan BBM di SPBU yang aman dan nyaman menjadi prioritas Pertamina. Edukasi kepada konsumen dan peningkatan pengetahuan serta kemampuan petugas operator dalam menjaga keselamatan di SPBU terus digalakkan. Meski begitu, disayangkan insiden di SPBU masih terjadi.
gosumutcom_9zmcq_84820.jpg
JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) selama 1 bulan (swadesi) mengajak masyarakat dan berbagai pihak di tanah air untuk memakai baju Batik hingga 25 Oktober 2020. Ajakan tersebut disampaikan Menteri Desa PDTT H. Abdul Halim Iskandar (Gus Menteri) melalui Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kemendesa Ivanovich Agusta kepada GoSumut.com, Jumat (2/10/2020). Menurut Agusta, khusus kepada pejabat dan staff di Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, gerakan memakai baju batik tersebut sudah dimulai sejak 25 September 2020 lalu sebagai langkah memaknai peringatan Hari Batik Nasional. Kemudian menyelenggarakan Gowes (bersepeda) dengan berbaju batik pada setiap hari Jum'at di lingkungan Kemendes PDTT. Selain itu kata Agusta, Kemendes PDTT juga menyelenggarakan Grand Launching Hari batik Nasional berupa Pencanangan Belanja Batik Online, "Batik” Fashion Virtual Runway, model para ibu-ibu ibu & bapak-bapak eselon 1 & istri, Viral “Batik” movement, Penandatanganan MOU / PKB antara Kemendesa dan Kemen BUMN.
gosumutcom_f6xg6_84816.jpg
JAKARTA - Berbagai masa telah dilewati dan berbagai pengalaman telah dialami bangsa Indonesia. Sejak masa pergerakan kemerdekaan sampai sekarang, tak lepas dari pemikiran dan perbuatan para wartawan. Para wartawan berjuang melalui tulisan, mendukung berbagai kelompok lain di tengah masyarakat – buruh, tani, karyawan, budayawan, politisi, ulama. Adinegoro berada di tengah suasana itu. Adik Muhammad Yamin ini, yang bernama asli Djamaludin gelar Datuk Madjo Sutan, tak bisa menahan diri untuk menulis, mengkritik situasi masa itu. Namun, karena ia belajar di Stovia (sekolah pendidikan dokter Batavia) yang kemudian menjadi pusat pergerakan pemuda, Djamaludin tak boleh menulis. Itu sebabnya Djamaludin menggunakan nama samaran Adinegoro. Sampai sekarang wartawan Indonesia selalu mendukung dan menyemangati. Termasuk pada masa pandemi Covid-19, para wartawan Indonesia banyak menulis, membuat karya yang bersifat menyemangati, membangkitkan semangat untuk tidak begitu saja menyerah pada pandemi Covid-19, juga dalam menghadapi situasi-situasi yang silih berganti di negeri ini. Menjelang Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2021, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kembali menyelenggarakan ANUGERAH JURNALISTIK ADINEGORO yang merupakan penghargaan tertinggi untuk karya jurnalistik Indonesia. ANUGERAH JURNALISTIK ADINEGORO diberikan kepada wartawan yang telah terseleksi melalui karya-karya jurnalistik yang sudah dimuat, ditayangkan, atau disiarkan sepanjang tahun 2020. Kirimkan karya Anda yang bersifat membangkitkan semangat (melawan Pandemi Covid-19 adalah salah satunya, tetapi tentu banyak situasi lain). Karya tersebut yang dimuat/ditayangkan/disiarkan sekitar tanggal 1 Desember 2019 – 30 November 2020. KATEGORI ANUGERAH JURNALISTIK ADINEGORO 1. Indepth reporting untuk media cetak (AA1) 2. Indepth reporting untuk media siber (AA2) 3. Indepth reporting untuk media televisi (AA3) 4. Indepth reporting untuk media radio (AA4) 5. Foto berita untuk media cetak dan media siber (AA5) 6. Karikatur opini untuk media cetak dan media siber (AA6). PESERTA Lomba ini terbuka bagi semua wartawan yang bekerja secara aktif pada satu perusahaan media massa cetak, televisi, radio, atau media siber. HADIAH Hanya ada satu (1) pemenang pada tiap kategori yang akan mendapatkan hadiah Rp20 juta, trofi, serta piagam penghargaan dari PWI/Panitia HPN 2021. Panitia juga akan mengumumkan dan memberikan piagam penghargaan kepada 30 nominasi terbaik. KRITERIA KARYA Para peserta akan dinilai berdasarkan karya-karya yang sudah dipublikasikan, ditayangkan, atau disiarkan pada media cetak, media siber, media televisi, atau media radio periode 1 Desember 2019 hingga 30 November 2020. Karya berupa indepth reporting atau liputan berkedalaman, baik media cetak, media siber, media televisi, maupun media radio. Karya tidak bersambung/tidak berseri.
Bantu UMKM Sumut #TerusUsaha
gosumutcom_syd4s_84793.jpg
MEDAN-Grab, aplikasi serba bisa terkemuka di Asia Tenggara, memperkuat komitmennya untuk mendukung UMKM agar dapat bertahan dan terus tumbuh di tengah pandemi COVID-19 dengan menggelar pelatihan bertemakan “Peningkatan Ekonomi UMKM Sumatera Utara”.
gosumutcom_swsdl_84779.jpg
TAPANULI SELATAN - Yusri Siregar (32) menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, Dewan Pakar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tapanuli Selatan yang telah mendoakan suaminya Khadapi Rambe (32) yang juga Bendahara DMI, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan. "Terimakasih Pak Dolly semoga doa-nya dikabulkan Allah SWT, dan suami saya dapat berkumpul kembali bersama dalam keadaan sehat walafiat," kata ibu tiga anak hasil perkawinannya dengan Khadapi kepada wartawan, Kamis (1/10/2020).
gosumutcom_vgvmd_84763.jpg
TAPANULI SELATAN - Dolly Putra Parlindungan Pasaribu mendoakan Khadapi Rambe (32) seorang petugas Sensus Penduduk Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan yang menghilang pada Selasa (22/9/2020) dapat segera ditemukan. "Selaku Dewan Pakar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tapanuli Selatan mari kita doakan Khadapi yang juga Bendahara DMI Angkola Barat tetap dalam lindungan-NYA. Aamiin...," kata Dolly Pasaribu dalam sebuah rekaman video yang diposting dalam sejumlah group Medsos, Kamis (1/9/2020).
gosumutcom_pkddc_84783.jpg
MEDAN - Dewan Harian Daerah (DHD) 45 bersama Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) Propinsi Sumut menggaungkan gerakan moral mengembalikan fungsi Lapangan Merdeka Medan. Gerakan yang sesungguhnya sudah lama menggema namun belum benar-benar konkrit ini kembali digagasi kedua lembaga strategis ini, diawali poros kegiatan Forum Group Discussion (FGD) di Kantor Kwardasu di Medan, Kamis (1/10/20). Ketua Kwardasu H Nurdin Lubis di hadapan fungsionaris DHD 45 yang membaur dengan praktisi dan aktifis pramuka Sumut optimis gerakan moral ini efektif mengedukasi semua pihak khususnya generasi muda tentang fungsi Lapangan Merdeka. "Intinya mari bersama kita bangkitkan gerakan moral strategis memfungsikan kembali Lapangan Merdeka Medan sebagai sidik jari Proklamasi RI, cagar budaya dan ruang terbuka hijau," ujar Nurdin yang juga mantan Ketua DHD 45 Sumut saat membuka FGD tersebut. Kondisi eksisting Lapangan Merdeka saat ini, ujarnya didampingi Sekretaris DHD 45 Sumut Drs H Eddy Syofian MAP mewakili Ketua DHD 45 Sumut Mayjen TNI (Purn) M Hasyim sudah semakin jauh dari nilai-nilai sidik jari sejarah bangsa sehingga perlu gerakan moral agar generasi muda ke depan tidak sampai lupa terhadap fungsi asli lapangan tersebut. Pada forum ini secara garis besar mengemuka pada sejarahnya Lapangan Merdeka Medan merupakan bagian dari sejarah perjuangan proklamasi kemerdekaan rakyat dan bangsa Indonesia di Sumatera Utara. Setelah Jepang menyerah, di lapangan yang saat itu masih bernama Fukuraido itu berlangsung rapat raksasa pada 6 Oktober 1945 dan di sana secara resmi berita proklamasi Indonesia dibacakan Gubernur Sumatera Mr Muhammad Hasan. Tiga hari kemudian, lapangan itu dinamakan menjadi Lapangan Merdeka Mesan. Setiap tanggal 17 Agustus dilaksanakan upacara Detik-detik Proklamasi RI yang dihadiri Gubernur Sumut sebagai inspektur upacara.
gosumutcom_ddfsc_84754.jpg
MEDAN-Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) atas nama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) menyerahkan mandat Ketua DPC PBB Kota Binjai, DPC Kab.Serdang Bedagai, DPC Karo. DPC Pematang Siantar, Rabu (30/9/2020) di Markas DPW PBB Sumut, Jalan Denai No 94 Kota Medan.
gosumutcom_fyawx_84725.jpg
MEDAN- Puluhan Ibu Rumah Tangga (IRT) yang ada di Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan, terlihat serius mengikuti arahan dari mentor untuk mengelola sampah rumah tangga menjadi bahan yang bermanfaat. Meski di masa pandemi tak menyurutkan semangat mereka dan tetap menerapkan protokol kesehatan.
gosumutcom_89zdy_84719.jpg
Transaksi di Mitra Bukalapak Meningkat Tiga Kali Lipat
Rabu, 30 September 2020 17:20 WIB
MEDAN- Bukalapak terus melakukan upaya menciptakan inovasi terbaru, salah satunya dengan meluncurkan berbagai produk virtual, termasuk di aplikasi Mitra Bukalapak. Bahkan 5,5 juta lebih Mitra Bukalapak, warung tradisional dan agen individu mencatat kenaikan transaksi di bulan Juli tahun ini hingga sekitar 3 kali lipat dari bulan yang sama pada tahun lalu.
www www