Home >  Berita >  Interaksi
Interaksi
gosumutcom_bu76g_72472.jpg
MEDAN-Bakal Calon Walikota Medan Bobby Nasution bersilaturahmi dengan Ketua MUI Medan Prof Muhammad Hatta.
Perayaan Imlek 2571
gosumutcom_7umkd_72452.jpg
Kapolsek Medan Baru Cek Pengamanan Vihara Gunung Timur
Jum'at, 24 Januari 2020 23:02 WIB
MEDAN-Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Hermindo Tobing SIK MH melakukan pengecekan pengamanan Vihara Gunung Timur, Jumat, (24/1/2020).
gosumutcom_mgbfy_72447.jpg
MEDAN- Sekitar 20 orang dokter spesialis penyakit dalam, anestesi, THT, dan PPI yang disiagakan oleh Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik (HAM) Medan menjadi tim khusus untuk antisipasi menangani pasien yang terjangkit Novel Corona Virus (nCoV) atau virus corona.
gosumutcom_deqbu_72441.jpg
Masuk 6 Besar, Lyodra Mohon Dukungan Warga Sumut
Jum'at, 24 Januari 2020 18:18 WIB
MEDAN-Setelah sebulan lebih karantina di Jakarta dalam ajang bergengsi Indonesian Idol X, Lyodra Ginting, Gadis asal Medan, Sumatera Utara (Sumut) mohon dukungan warga Sumut dengan memberikan vote. Karena, setelah lolos dalam 6 besar penampilan yang baik bukan saja syarat menuju juara 1. Namun juga vote sebanyak-banyaknya untuk Lyodra Ginting.
gosumutcom_glneg_72437.jpg
Bobby Nasution Napak Tilas Mesjid Raya Osmani Labuhan
Jum'at, 24 Januari 2020 17:06 WIB
MEDAN-Medan merupakan kota dengan sejarah panjang. Sebagai kota sejarah, Medan memiliki daya tarik dan potensi sangat besar, khususnya dalam hal budaya dan situs sejarah.
gosumutcom_7tumr_72347.jpg
MEDAN-Soal ketepatan waktu makan memang masih sering dilupakan. Padahal, bukan hanya kandungan gizi dan nutrisi saja yang penting. Waktu makan juga harus diperhatikan dan teratur agar bisa memberi manfaat maksimal. Maka, ​sibuk bukan alasan untuk lupa makan!
Sambut Imlek 2571
gosumutcom_rt8cu_72322.jpg
SERDANG BEDAGAI-Menyambut perayaan imlek ke 2571, Keluarga besar Sumalim gelar reuni dan silaturahmi sekaligus memberikan sembako kepada masyarakat.
gosumutcom_9j2cn_72314.jpg
MEDAN-Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia utus 6 Kafilah pada Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 Tingkat Kecamatan.
gosumutcom_bhr2j_72273.jpg
MEDAN-Bakal Calon Walikota Muhammad Bobby Afif Nasution bersilaturahmi bersama warga Jalan Rawa Cangkuk IV, Komplek Griya Bromo I, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Medan Denai, Minggu (19/1/2020).
gosumutcom_qf7ap_72272.jpg
LPPOM MUI Sumut Buka Registrasi Halal Online
Rabu, 22 Januari 2020 12:22 WIB
MEDAN - Untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, Lembaga Pengkajian Pengawasan Obat dan Makanan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Sumatera Utara (Sumut) saat ini sudah membuka pengurusan sertifikasi halal secara online di laman http://reg.e-lppommui.org.
gosumutcom_cxdkq_72266.jpg
MEDAN-Masalah akan kesehatan seksual kian marak diperbincangkan di masyarakat. Seperti tindak pemaksaan dan kekerasan seksual yang tengah booming kasusnya, infeksi menular seksual, kehamilan yang tidak dikehendaki dan juga kasus HIV/ AIDS.
gosumutcom_tejuf_72265.jpg
MEDAN-Virus Corona China baru-baru ini dikabarkan menyebar sampai ke Negara Jepang, Korea Selatan dan Juga Thailand. Namun, virus corona ini dipastikan belum sampai ke wilayah Sumatera Utara (Sumut).
gosumutcom_fjrek_72250.jpg
Bobby Nasution Serap Aspirasi Warga Medan Helvetia
Selasa, 21 Januari 2020 21:50 WIB
MEDAN-Bakal Calon Walikota Medan Bobby Nasution kembali menyerap aspirasi ke sejumlah titik di Kota Medan.
gosumutcom_ck8t3_72246.jpg
MEDAN-Rumah Zakat bersama MNC Sekuritas luncurkan wakaf saham. Wakaf saham adalah salah satu jenis wakaf produktif dan termasuk ke dalam aset bergerak. Adapalun mekanisme wakaf saham serupa dengan mewakafkan harta lainnya, namun harta yang diwakafkan berbentuk saham. Wakif bisa mewakafkan seluruh harta namun tetap mempertahankan pokoknya sebagai bagian dari wakaf.
Pembentukan dan Pengaktifan Poskamling
gosumutcom_nd94l_72242.jpg
MEDAN-Bhabinkamtibmas Polsek Medan Baru, Aiptu Fajar Simangungsong urun rembuk warga di Lingkungan V Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia.
gosumutcom_ft2fw_72236.jpg
Dukung Bobby Nasution 'Karo Bersatu Medan Bersemi'
Selasa, 21 Januari 2020 16:32 WIB
MEDAN-Bakal calon walikota Medan Bobby Nasution kembali mendapat dukungan di perhelatan politik Pilkada Medan yang dilakukan September 2020 mendatang. Kali ini datang dari masyarakat Karo dan sekitarnya.
gosumutcom_nbq7u_72196.jpg
MEDAN-Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir sampaikan empat prioritas kepada Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Medan.
gosumutcom_kn8hw_72172.jpg
MEDAN-Sekitar 80 persen dari seluruh pasien jantung yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) adalah pasien gagal jantung. Gagal jantung merupakan stage akhir dari semua penyakit jantung, yang mana gagal jantung tidak bisa disembuhkan.
gosumutcom_mkzys_72161.jpg
MEDAN-Tokoh Muda Kota Medan Bobby Nasution bersilaturahmi dengan Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), H M Hafez Lc, MH, Minggu (19/1/2020).
gosumutcom_y3uev_72139.jpg
STABAT - Usai bertemu dengan Sultan Langkat Yang Mulia Tuanku Azwar Aziz di arena pameran hari jadi Kabupaten Langkat ke-270 di Stabat, Jumat (17)1/2020), Ketua Komunitas Go Eco Health Tourism (GEHAT) Dr. Tengku Yohanita Sp.THT(KL) mengatakan, pihaknya bersama Tim GEHAT akan bertemu kembali dengan Sultan Langkat untuk menyinergikan program pengentasan kemiskinan di kawasan pesisir melalui pengolahan tulang ikan dan kulit kerang menjadi produk Kalsium Organik maupun usaha-usaha kuliner Melayu Langkat sebagai pendukung sarana wisata kesehatan berwawasan lingkungan. Tidak hanya itu, kata Tengku Yohanita, GEHAT sebagai Komunitas penggiat wisata kesehatan berwawasan lingkungan juga akan mengupayakan pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata di Sumatera Utara termasuk salah satunya Kabupaten Langkat. Melalui visi dan misinya Komunitas GEHAT berupaya melaksanakan berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat. Dijelaskan Tengku Yohanita, Visi GEHAT adalah kepedulian terhadap wisata alam dan kesehatan menjadi wisata unggulan yang  berwawasan lingkungan berbasis masyarakat. Sedangkan misinya kata Tengku Yohanita. Pertama, meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia (SDM) untuk pengelolaan kawasan ekowisata dan pengolahan sampah menjadi produk inovasi dan kreatif yang berguna untuk kesehatan dan bernilai ekonomi. Salah satunya mengolah tulang ikan dan kulit kerang menjadi kalsium organik yang bisa di subtitusi dengan berbagai produk makanan dan minuman sehat. Misi kedua, lanjut Tengku Yohanita, membangun dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Ketiga, menggalang kemitraan dengan berbagai pihak yang berkompeten dalam urusan  kepariwisataan dan aktivis peduli lingkungan dan kesehatan. Keempat, melindungi lingkungan di kawasan ekowisata, baik kebudayaan, flora, fauna dan juga keunikannya. Misi kelima, kata Tengku Yohanita, melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan perbaikan/evaluasi terhadap kinerja pengelolaan kawasan ekowisata. Keenam, melakukan promosi secara efektif dan intensif, dan ketujuh, meningkatkan lama tinggal wisatawan (length of stay)  di kawasan ekowisata. "Visi dan misi tersebut diupayakan mendapat dukungan penuh dari Sultan Langkat, Bupati Langkat, Gubernur Sumatera Utara, dan berbagai pihak lainnya," pungkas Tengku Yohanita.***
gosumutcom_fue9x_72114.jpg
STABAT - Yang Mulia Tuanku Azwar Aziz dari Kesultanan Langkat mengapresiasi produk Kalsium Organik yang bahan bakunya berasal dari tulang ikan yang selama ini terbuang percuma di kawasan pesisir. Namun ditangan Dosen dan Peneliti Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara (FMIPA USU) Dr. Muhammad Sontang Sihotang S Si M.Si serta Dosen FISIP USU Dr. Dara Aisyah, tulang ikan dan kulit kerang yang terbuang percuma bisa diolah menjadi Kalsium Organik dan kegunaannya menjadi campuran makanan yang menyehatkan. "Inovasi ini dapat menjadi ikhtiar kita bersama untuk mengentaskan kemiskinan di kawasan pesisir termasuk di Kabupaten Langkat," kata Yang Mulia Tuanku Azwar Aziz di sela pembukaan pameran hari jadi ke-270 Kabupaten Langkat di Stabat, Jumat (17/1/2020). Pameran tersebut berlangsung hingga Selasa (21/1/2020). Sultan Langkat juga berkenan meninjau dan menyinggahi stand Go Eco Health Tourism (GEHAT) tempat dipajangnya produk-produk Kalsium Organik dan Karbon Aktif yang bahan bakunya dari kawasan pesisir. Beberapa produk Kalsium Organik (Hidroxyapatite) dari tulang ikan yang dihadirkan di pameran tersebut antara lain air minum sehat, minyak goreng sehat, jus buah sehat, selai sehat, roti sehat, aneka cemilan sehat, Bakso sehat dan Rendang sehat bebas kolesterol. Juga ada Spray pembersih wajah. Sudah Saatnya Berpihak Di kesempatan itu, penggiat pemberdayaan kawasan pesisir yang juga Dosen FISIP USU Dr. Dara Aisyah mengatakan, sudah saatnya Pemerintah Daerah (Pemda) berpihak kepada pembangunan sosial ekonomi masyarakat pesisir. Karena keluarga nelayan dari dulu sampai sekarang berada dalam kemiskinan. Strategi untuk mengatasi hal tersebut, kata Dara Aisyah, adalah dengan melakukan inovasi sumber daya pesisir melalui program pemanfaatan tulang ikan dan kulit kerang menjadi kalsium organik yang bermanfaat untuk kesehatan serta pengolahan sampah menjadi karbon aktif untuk menyaring air kotor menjadi air bersih dan air minum. Ditambahkan Dara Aisyah, strategi pemberdayaan masyarakat pesisir dapat dilakukan melalui program inovasi transfer ilmu pemanfaatan limbah menjadi berbagai produk berbasis Karbon dan Kalsium untuk diaplikasikan kepada produk makanan dan minuman kesehatan yg berbasis organik. Artinya, kata Dara Aisyah, masyarakat pesisir khususnya keluarga nelayan, perlu dicerdaskan, ditingkatkan pengetahuan dan keahliannya, melalui program transfer ilmu inovasi limbah pesisir untuk diterapkan ke produk makanan dan minuman kesehatan. Sebenarnya, lanjut Dara Aisyah, peningkatan ekonomi keluarga nelayan dapat dilakukan dengan cara menepungkan limbah, seterusnya diolah untuk menghasilkan karbon dan kalsium. Manakala produk tersebut diolah lebih lanjut maka akan dapat diperoleh air minum berkalsium, makanan yang tahan lama dan berkalori sehingga dapat menambah stamina tubuh. "Selama ini masyarakat pesisir dan masyarakat awam jarang mengenal produk kalsium, apalagi mengkonsumsi produk berbasis kalsium. Sebab harga pati kalsium organik (murni) dipasaran sangat mahal. Itupun belum dapat dipastikan kehalalannya, karena ada juga kalsium yang terbuat dari tulang babi. Dengan pengolahan sendiri dari tulang ikan yang higienis, kehalalannya lebih terjamin dan toyyiban," papar Dara Aisyah yang juga anggota Pusat Unggulan Inovasi Green Chitosan dan Material Maju Universitas Sumatera Utara (USU).***
Ditjen P2P Kemenkes RI Beri Bimbingan Terpadu Penyakit Difteri di RSUP HAM
gosumutcom_armkq_72052.jpg
MEDAN-Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) memetakan, Sumut berada pada peringkat ke 5 kasus difteri terbanyak di Indonesia. Hal ini lantaran ditemukannya kasus difteri yang cukup banyak pada periode September sampai Desember 2019 dan membuat Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Dinkes Sumut) menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) di Sumut.
gosumutcom_rrbgb_72048.jpg
Sultan Langkat Apresiasi Produk Kalsium Organik
Jum'at, 17 Januari 2020 17:50 WIB
STABAT - Yang Mulia Tuanku Azwar Aziz dari Kesultanan Langkat mengapresiasi produk Kalsium Organik yang bahan bakunya berasal dari tulang ikan yang selama ini terbuang percuma di kawasan pesisir. Namun ditangan Dosen dan Peneliti Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara (FMIPA USU) Dr. Muhammad Sontang Sihotang S Si M.Si, tulang ikan dan kulit kerang yang terbuang percuma itu bisa diolah menjadi Kalsium Organik dan kegunaannya menjadi campuran makanan yang menyehatkan. Rasa kagum itu diutarakan Yang Mulia Tuanku Azwar Aziz di sela pembukaan pameran hari jadi ke-270 Kabupaten Langkat di Stabat usai Sholat Jumat (17/1/2020). Pameran tersebut akan berlangsung hingga Selasa (21/1/2020). Beberapa produk Kalsium Organik (Hidroxyapatite) dari tulang ikan yang dihadirkan di pameran tersebut antara lain air minum sehat, minyak goreng sehat, jus buah sehat, selai sehat, roti sehat, aneka cemilan sehat, Bakso sehat dan Rendang sehat bebas kolesterol. Juga ada Spray pembersih wajah.***
gosumutcom_anzgp_72027.jpg
STABAT - Aneka produk dari Komunitas Go Eco Health Tourism (GEHAT) sebuah komunitas wisata kesehatan berwawasan lingkungan meramaikan kegiatan pameran hari jadi ke-270 Kabupaten Langkat yang digelar Jumat (17/1/2020) hingga Selasa (21/1/2020) di lapangan depan Kantor Bupati Langkat di Stabat. Produk-produk komunitas GEHAT yang dihadirkan yakni Kalsium Organik (Hidroxyapatite) dari tulang ikan yang dikombinasi menjadi air minum sehat, minyak goreng sehat, jus buah sehat, selai sehat, roti sehat, aneka cemilan sehat, Bakso sehat dan Rendang sehat bebas kolesterol. Keikutsertaan Komunitas GEHAT meramaikan kegiatan pameran Hari jadi ke-270 Kabupaten Langkat sebagai tindak lanjut pertemuan pengurus GEHAT dengan Wakil Bupati Langkat Syah Afandin 6 Januari 2020 lalu di rumah dinas Wakil Bupati di Stabat. Ketika itu Ketua Komunitas GEHAT Dr. Tengku Yohanita Sp.THT(KL) menjelaskan visi, misi dan tujuan Go Eco Health Tourism (GEHAT). Dijelaskan Tengku Yohanita, Visi GEHAT adalah kepedulian terhadap wisata alam dan kesehatan menjadi wisata unggulan yang  berwawasan lingkungan berbasis masyarakat. Sedangkan misinya kata Tengku Yohanita. Pertama, meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia (SDM) untuk pengelolaan kawasan ekowisata dan pengolahan sampah menjadi produk inovasi dan kreatif yang berguna untuk kesehatan dan bernilai ekonomi. Salah satunya mengolah tulang ikan dan kulit kerang menjadi kalsium organik yang bisa di subtitusi dengan berbagai produk makanan dan minuman sehat. Misi kedua, lanjut Tengku Yohanita, membangun dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Ketiga, menggalang kemitraan dengan berbagai pihak yang berkompeten dalam urusan  kepariwisataan dan aktivis peduli lingkungan dan kesehatan. Keempat, melindungi lingkungan di kawasan ekowisata, baik kebudayaan, flora, fauna dan juga keunikannya. Misi kelima, kata Tengku Yohanita, melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan perbaikan/evaluasi terhadap kinerja pengelolaan kawasan ekowisata. Keenam, melakukan promosi secara efektif dan intensif, dan ketujuh, meningkatkan lama tinggal wisatawan (length of stay)  di kawasan ekowisata.   Adapun tujuan GEHAT, kata Tengku Yohanita didampingi Koordinator Tim Peneliti yang juga Dosen Universitas Sumatera Utara (USU) Dr. Muhammad Sontang Sihotang S.Si M.Si dan Dr. Dara Aisyah dan lainnya, GEHAT akan berupaya secara optimal mengembangkan kawasan ekowisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan segala potensi alam, budaya, produk inovasi dan kreatif serta menjaga kelestariannya. Kemudian mendirikan Bank Sampah dan melakukan pengolahan yang dapat menghasilkan produk inovasi yang berdayaguna untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya mengadakan UKM dan Toko serba ada. Melakukan Pelatihan Kepariwisataan, UKM, Dokter dan Petugas Medis kepariwisataan, apotik hidup dan keterampilan memasak kuliner, membuat home stay, berkebun, bertani, berternak dan perikanan untuk menarik minat wisatawan. Selain itu juga membuat atraksi yang menarik wisatawan. Membuat kegiatan sehari-hari yg diminati wisatawan sehingga menjadi betah menyatu dengan kehidupan masyarakat. GEHAT juga akan berupaya menyediakan produk-produk kerajinan tangan menarik yang dapat menjadi kenang-kenangan yang membuat wisatawan ingin datang kembali ke suatu kawasan wisata.*** Koordinator Tim Peneliti GEHAT Dr. Muhammad Sontang Sihotang S.Si M.Si memperlihatkan aneka produk yang dipamerkan di hari jadi ke-270 Kabupaten Langkat di Stabat.  
gosumutcom_g7n6l_71924.jpg
JAKARTA-Sambil menggendong anaknya yang baru berusia satu tahun, Wulan berdiri di depan tenda pengungsian. Ia terus mengajak anak keempatnya itu berbicara, coba menghibur di antara duka warga korban bencana tanah longsor di Kabupaten Sibentang, Desa Jayaraharja, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
gosumutcom_ajfqe_71784.jpg
Instalasi Bedah Pusat RSUP HAM Aktif Kembali
Senin, 13 Januari 2020 19:11 WIB
MEDAN-Instalasi Bedah Pusat (IBP) Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) yang sempat tidak beroperasional dalam rangka memenuhi standar akreditasi Joint Commission International (JCI) kini dibuka kembali. Berdasarkan uji kelayakan sesuai standar akreditasi JCI ditemukan 5 kamar operasi telah memenuhi standar dan diputuskan dapat beroperasi kembali, Senin (13/1/2020).
gosumutcom_6mbkk_71775.jpg
MEDAN-Bisa dibilang hampir semua warga Indonesia, khususnya Kota Medan mengenal Bobby Nasution.
gosumutcom_gmvqv_71750.jpg
MEDAN-Koalisi Masyarakat (Komat) Medan mendeklarasikan dirinya untuk mendukung Bobby Nasution menjadi Walikota Medan, Minggu (12/1/2020) di Jalan Pelita VI Ujung Medan Perjuangan.
gosumutcom_wnjrc_71751.jpg
MEDAN - Setelah sukses berinovasi dengan Bakso, aneka kue Melayu, roti, selai, jus buah, minuman kawa daun teh kopi, susu dan lainnya, kini sang inventor (penemu) Kalsium Organik (Hydroxyapatite) dari tulang ikan Dr. Muhammad Sontang Sihotang S.Si M.Si P.hD berinovasi ke kuliner terfavorit sedunia yakni Rendang. Dibantu istri Dr. Dara Aisyah P.hD Penggiat Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir Malaysia dan Indonesia yang juga Dosen Tetap FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) serta rekan Sriwahyuni asal Solok Sumatera Barat yang sedang kuliah S2 Farmasi di USU, lahirlah Rendang sehat berkalsium organik pertama di dunia (Rendang Gaek). Rendang berkalsium organik tersebut secara khusus dipamerkan di arena Milad ke-68 Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Jalan Sisingamangaraja Medan, Ahad (12/1/2020). Menurut Muhammad Sontang Sihotang dan Dara Aisyah, Rendang aplikasi kalsium organik tersebut sangat sehat dan bebas dari kandungan kolesterol, zat logam dan zat tak baik lainnya. "Karenanya tak perlu ragu mengkonsumsi Rendang sehat berkalsium organik ini," tutur Sontang. Diterangkannya, penelitian dan penerapan inovasi produk berkalsium organik (hydroxyapatite) bertujuan untuk memajukan dan menaikan nilai kualitas dan nilai jual produk Usaha Mikro seperti Rendang Hydroxyapatite (Rendang Gaek) dan Kawa Daun (Teh Daun Kopi). Sementara Dara Aisyah menjelaskan, Rendang berkalsium organik tersebut rasanya lebih enak, gurih dan tahan lama. "Rendangnya bisa di ekspor. Bisa juga sebagai oleh-oleh wisatawan mancanegara," ujar Dara Aisyah. Untuk mendapatkan Rendang berkalsium organik tersebut maupun produk-produk berkalsium organik lainnya dapat dibeli di Jalan Sei Batu Gingging / Pasar 10 No.48-B Medan Baru Hp/WA 081214896742 dan 081263194968 atau 085376417002. Sementara untuk pengenalan aneka produk berkalsium organik dapat mengunjungi Instagram inovasi kalsium atau website inovasi kalsium.com.***
gosumutcom_tqc2y_71749.jpg
MEDAN-Bakal calon Wali Kota Medan Bobby Nasution menyanyikan lagu batak Mardua Holong saat hadiri udangan aqiqah di rumah salah seorang relawan Kolaborasi Medan Berkah, Hasanul Jihadi di kawasan Medan Denai, Minggu (12/1/2020).
gosumutcom_59vuw_71724.jpg
Kader GSM siap Berkolaborasi dengan Bobby Nasution
Sabtu, 11 Januari 2020 19:44 WIB
MEDAN-Kader Gerakan Sumut Mengajar (GSM) siap berkolaborasi dengan Bobby Nasution.
gosumutcom_db5ld_71722.jpg
MEDAN- Lahan kosong seluas 1.000 meter di Jalan Eka Rosa Medan Johor dimanfaatkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kreatif untuk bercocok tanam berbagai sayuran.
gosumutcom_2fgcp_71694.jpg
MEDAN-Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Hermindo Tobing menyerahkan bantuan pertolongan jika terjadi banjir kepada para camat wilayah hukumnya.
gosumutcom_b3gjw_71676.jpg
KNKS Dorong Semua Pihak Kembangkan Ekonomi Syariah
Jum'at, 10 Januari 2020 19:46 WIB
MEDAN - Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden RI Joko Widodo Nomor 91 Tahun 2016 sangat mengharapkan semua pihak ikut mengembangkan sistem Ekonomi Syariah terutama dari kalangan umat Islam yang jumlahnya mayoritas di Indonesia.
gosumutcom_hkdzr_71674.jpg
Rempala Dukung Niat Bobby Nasution Benahi Kota Medan
Jum'at, 10 Januari 2020 19:00 WIB
MEDAN-Remaja Masjid Pecinta Alam (Rempala) Indonesia Kota Medan mendukung Muhammad Bobby Afif Nasution yang dikabarkan maju di Pilkada Medan 2020.
gosumutcom_dbkqq_71664.jpg
KBDN Doakan Bobby Nasution jadi Wali Kota Medan
Jum'at, 10 Januari 2020 16:03 WIB
MEDAN-Keluarga Besar Dalihan Natolu (KBDNT) mendoakan serta mendukung penuh penuh pencalonan Bobby Nasution sebagai Wali Kota Medan 2020-2024 mendatang.
gosumutcom_ekfgf_71621.jpg
MEDAN-Pertumbuhan perekonomian global diprediksi akan membaik di 2020. Demikian yang disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Wiwiek Sisto Widayat pada wartawan, Kamis (9/1/2020).
gosumutcom_4xjnn_71614.jpg
MEDAN-Bobby Nasution mengajak pegiat Media Sosial (Medsos) untuk menggali potensi Kota Medan.
Lewat Sungai Deli
gosumutcom_wuw3x_71582.jpg
Bobby Nasution Ingin Kembalikan Identitas Kota Medan
Kamis, 09 Januari 2020 12:30 WIB
MEDAN-Tokoh muda Kota Medan Bobby Nasution menyusuri Sungai Deli, Rabu (8/1/2020) siang.
gosumutcom_epvwy_71542.jpg
MEDAN-Muhammad Bobby Afif Nasution beranjangsana ke Taman Edukasi Alquran, Jalan Durung I Andansari, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.
gosumutcom_yguql_71535.jpg
MEDAN-Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kecamatan Medan Amplas beraudiensi ke Kantor Komando Rayon Militer (Koramil) 08/Medan Johor, Rabu, (8/1/2020).
Medan Belum Ramah Difabel
gosumutcom_5t5cj_71530.jpg
MEDAN-Bobby Nasution rangkul Ahmad Faury, tokoh difabel inspirator Sumatera Utara (Sumut) untuk berkolaborasi mencari solusi terkait kaum disabilitas.
gosumutcom_btlw3_71572.jpg
MEDAN - Kalsium Organik dari tulang ikan yang dalam bahasa ilmiahnya disebut Hydroksiapatit (Ha) tidak terlepas dari nama Dr. Muhammad Sontang Sihotang S Si MSi PhD. Beliau adalah Dosen Tetap dan Peneliti pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara (FMIPA USU). Lahir di Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Sebagai Inventor (Penemu) Kalsium Organik dari Limbah Pesisir, Sontang Sihotang bersama Dosen Tetap FISIP USU Dra. Dara Aisyah M.Si., Ph.D yang juga sebagai Penggiat Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir Malaysia dan Indonesia sepertinya tak kenal lelah memperjuangkan agar Kalsium Organik sebagai campuran makanan dan minuman dapat berterima dengan baik di tengah-tengah masyarakat. Dalam berbagai kesempatan Sontang dan Dara Aisyah selalu mengkampanyekan pentingnya kalsium organik sebagai campuran makanan dan minuman agar masyarakat dapat hidup lebih sehat. Karena itu, berbagai produk makanan dan minuman mereka sasar mulai dari air minum isi ulang, jus buah, selai, roti, aneka kue dan bakso. Bahkan juga ada Spray pembersih wajah dan pengharum ruangan. Sontang dan Dara Aisyah merupakan anggota Pusat Unggulan Inovasi Green Chitosan dan Advanced Materials USU, mereka juga Pemenang Grass Roots Innovation Award dari Yayasan Inovasi Malaysia (YIM) di bawah Kementerian Sains dan Teknologi Malaysia, serta mendapat anugerah Al Khawarizmi Awards dalam Inovasi Sosial Pesisir untuk Tata Kelola Limbah Pesisir dan Berbagai Produk dari University Islam Malaysia (USIM) tahun 2013. Berbicara dengan GoSumut.com di sela perjalanan menuju Kecamatan Berandan Barat Kabupaten Langkat, Senin 6 Januari 2020 lalu, Sontang dan Dara Aisyah bersama Ketua Komunitas Go Eco Health Tourism (wisata kesehatan berwawasan lingkungan) Dr. Tengku Yohanita SpTHT KL menginginkan masyarakat Desa Perlis dan Jaring Halus di Kabupaten Langkat dapat diberdayakan mengolah limbah pesisir menjadi Kalsium Organik dan Karbon berkualitas ekspor. Sontang dan Dara Aisyah berharap agar Pemerintah Kabupaten Langkat dapat mendukung program pemberdayaan masyarakat pesisir tersebut. "Kesempatan pemberdayaan untuk masyarakat pesisir lainnya juga terbuka luas di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara. Yang penting Pemerintah Daerah setempat mau bekerjasama," ujar Sontang Sihotang seraya menyebutkan nomor WA yang dapat dihubungi +62 812-1489-6742.***
gosumutcom_2djpt_71497.jpg
Bobby Nasution Disambut Histeris di Pasar Petisah
Selasa, 07 Januari 2020 19:42 WIB
MEDAN-Para pedagang di Pasar Tradisional Petisah Medan, dibuat terkejut bercampur gembira saat melihat kedatangan Bobby Nasution, Selasa (7/1/2020) siang.
gosumutcom_5krbe_71472.jpg
MEDAN-Pelaku industri starup di Medan memberi respon positif terhadap konsep Kolaborasi Medan Berkah yang diusung Muhammad Bobby Afif Nasution.
gosumutcom_w2vxc_71470.jpg
Panwaslih Medan Amplas Anjangsana ke Polsek Patumbak
Selasa, 07 Januari 2020 12:31 WIB
MEDAN-Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kecamatan Medan Amplas beranjangsana ke Mapolsek Patumbak, Jalan Pertahanan Patumbak, Selasa, (7/1/2019).
Songsong Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan
gosumutcom_p9bfr_71449.jpg
Panwaslih Medan Baru Konsolidasi dengan Muspika
Selasa, 07 Januari 2020 00:47 WIB
MEDAN-Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kecamatan Medan Baru konsolidasi dengan unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) setempat.
gosumutcom_hcp2m_71440.jpg
STABAT - Wakil Bupati Langkat Syah Afandin bersama Wakil Ketua DPRD Langkat Ir. Antoni Ginting beserta jajaran mendukung program Go Eco Health Tourism (GEHAT) untuk diterapkan di Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Hal itu diutarakan Syah Afandin dan Ir. Antoni Ginting saat menerima Ketua GEHAT Dr Tengku Yohanita SpTHT beserta unsur Pengurus di kediaman Wakil Bupati di Stabat, Senin (6/1/2020). Menurut Tengku Yohanita didampingi Sekretaris GEHAT Azharuddin, Koordinator Tim Peneliti Muhammad Sontang Sihotang PhD yang juga Dosen FMIPA Universitas Sumatera Utara (USU) dan Ahli Prototipe Pangan Berkalsium Organik Dara Aisyah PhD, Go Eco Health Tourism atau disingkat GEHAT adalah perkumpulan para penggiat Wisata Kesehatan Berwawasan Lingkungan. Konsentrasi kegiatan programnya, kata Tengku Yohanita, memberdayakan masyarakat lokal dengan dukungan pemerintah setempat. Khusus di Kabupaten Langkat memberdayakan potensi sumber daya alam, budaya melayu dan sejarah teknologi pertambangan minyak pertama di Indonesia Pangkalan Berandan menjadi objek wisata dengan melatih masyarakat membuat produk inovativ berupa produk inovasi kesehatan dari sampah pesisir dan wisata edukasi pengolahan sampah menjadi produk inovasi kesehatan yaitu kalsium organik. Kemudian menata wisata sejarah perminyakan, wisata budaya Melayu, wisata bahari beserta wisata kulinernya. Selain itu juga, kata Tengku Yohanita, GEHAT melalui jaringan perusahaan travel akan mempromosikan wisata Mangrove, wisata religi, wisata alam, wisata kebugaran mandi uap rempah Melayu, menata Homestay rumah panggung Melayu, menghidupkan Agrowisata, serta menata Kampung Wisata Bahari Budaya Melayu lengkap dengan wisata seni dan kuliner Melayu. "Semoga programGo Eco Health Tourism tersebut dapat diterima masyarakat dan pemerintah Kabupaten Langkat," harap Tengku Yohanita yang masih keturunan Sultan Langkat. Mendengar paparan itu, Wakil Bupati Langkat Syah Afandin sangat menyambut positif dan akan menyinergikanya dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Langkat beserta jajaran. Secara terpisah Tim GEHAT juga diterima Sekdakab Langkat Dr. Indra di ruang kerjanya. Senada Wakil Bupati, Sekda mengapresiasi kedatangan penggiat Go Eco Health Tourism ke Kabupaten Langkat. "Semoga dengan sinergi GEHAT dengan Pemerintah Kabupaten Langkat dapat memajukan ekonomi masyarakat," harap Dr Indra yang saat itu didampingi Kepala Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dan sejumlah Staf. Sebelumnya Tim GEHAT juga diterima Camat Berandan Barat Muhammad Harmain SSTP, Kepala Desa Perlis Junaidi Salim beserta perangkat desa di Kantor Camat Berandan Barat.***
gosumutcom_t53hb_71478.jpg
STABAT - Wakil Bupati Langkat Syah Afandin bersama Wakil Ketua DPRD Langkat Ir. Antoni Ginting beserta jajaran mendukung program Go Eco Health Tourism (GEHAT) untuk diterapkan di Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Hal itu diutarakan Syah Afandin dan Antoni Ginting saat menerima Ketua GEHAT Dr.Tengku Yohanita Sp.THT (KL) beserta unsur Pengurus di kediaman Wakil Bupati di Stabat, Senin (6/1/2020). Turut mendampingi Tengku Yohanita, Sekretaris GEHAT Azharuddin, Koordinator Tata Kelola Limbah dan Inovasi Produk Pesisir , Muhammad Sontang Sihotang,S.Si.,M.Si., Ph.D., yang juga anggota Pusat Unggulan Inovasi Material Maju USU, dan Dosen Tetap Fisika FMIPA Universitas Sumatera Utara (USU), serta Koordinator Organisasi dan Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat Dra. Dara Aisyah, M.Si., Ph.D. Dijelaskan Tengku Yohanita, Go Eco Health Tourism atau disingkat GEHAT adalah perkumpulan para penggiat Eko Wisata Berwawasan Kesehatan Lingkungan. Konsentrasi kegiatan programnya, kata Tengku Yohanita, memberdayakan sosial ekonomi masyarakat lokal dengan dukungan pemerintah setempat. Khusus di Kabupaten Langkat memberdayakan juga potensi sumber daya alam, budaya melayu dan sejarah teknologi pertambangan minyak pertama di Indonesia dan nomor 2 di dunia. Pangkalan Berandan menjadi objek wisata dengan melatih masyarakat membuat produk inovatif berupa membangun produk inovasi kesehatan dari sampah pesisir dan wisata edukasi pengolahan sampah menjadi produk inovasi kesehatan yaitu karbon aktif dan kalsium organik yang bermanfaat untuk peningkatan pendapatan serta memenuhi keperluan makanan dan minuman kesehatan karena serba organik demi peningkatan kesehatan masyarakat pesisir . Kemudian menata wisata sejarah perminyakan, wisata budaya Melayu, wisata bahari beserta wisata kulinernya. Selain itu, kata Tengku Yohanita, GEHAT melalui jaringan perusahaan travel akan mempromosikan wisata Mangrove, wisata religi, wisata alam, wisata kebugaran mandi uap rempah Melayu, menata Homestay rumah panggung Melayu, menghidupkan Agrowisata, serta menata Kampung Wisata Bahari Budaya Melayu lengkap dengan wisata seni dan kuliner Melayu. "Semoga program GEHAT tersebut dapat diterima masyarakat dan pemerintah Kabupaten Langkat," harap Tengku Yohanita yang masih keturunan Sultan Langkat. Mendengar paparan itu, Wakil Bupati Langkat Syah Afandin sangat menyambut positif dan akan mensinergikannya dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Langkat beserta jajaran.Dalam waktu dekat ini Wakil Bupati Syah Afandin juga mengharapkan produk-produk inovasi GEHAT juga di ikut sertakan terlibat dalam pameran HUT Kab.Langkat yang akan berlangsung di alun-alun Stabat selama 3 hari sampai tgl.17 Jan 2020 nanti. Secara terpisah Tim GEHAT juga diterima Sekda Kab. Langkat Dr. Indra Salahuddin di ruang kerjanya. Senada Wakil Bupati, Sekda mengapresiasi kedatangan penggiat GEHAT ke Kabupaten Langkat. "Semoga dengan sinergi GEHAT dengan Pemerintah Kabupaten Langkat dapat memajukan sosial ekonomi masyarakat," harap Dr. Indra yang saat itu didampingi Kepala Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dan sejumlah Staf. Sebelumnya Tim GEHAT juga diterima Camat Berandan Barat Muhammad Harmain STP, Kepala Desa Perlis Junaidi Salim beserta perangkat desa di Kantor Camat Berandan Barat.***
www www