Home >  Berita >  Langkat
Langkat
gosumutcom_y3uev_72139.jpg
STABAT - Usai bertemu dengan Sultan Langkat Yang Mulia Tuanku Azwar Aziz di arena pameran hari jadi Kabupaten Langkat ke-270 di Stabat, Jumat (17)1/2020), Ketua Komunitas Go Eco Health Tourism (GEHAT) Dr. Tengku Yohanita Sp.THT(KL) mengatakan, pihaknya bersama Tim GEHAT akan bertemu kembali dengan Sultan Langkat untuk menyinergikan program pengentasan kemiskinan di kawasan pesisir melalui pengolahan tulang ikan dan kulit kerang menjadi produk Kalsium Organik maupun usaha-usaha kuliner Melayu Langkat sebagai pendukung sarana wisata kesehatan berwawasan lingkungan. Tidak hanya itu, kata Tengku Yohanita, GEHAT sebagai Komunitas penggiat wisata kesehatan berwawasan lingkungan juga akan mengupayakan pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata di Sumatera Utara termasuk salah satunya Kabupaten Langkat. Melalui visi dan misinya Komunitas GEHAT berupaya melaksanakan berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat. Dijelaskan Tengku Yohanita, Visi GEHAT adalah kepedulian terhadap wisata alam dan kesehatan menjadi wisata unggulan yang  berwawasan lingkungan berbasis masyarakat. Sedangkan misinya kata Tengku Yohanita. Pertama, meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia (SDM) untuk pengelolaan kawasan ekowisata dan pengolahan sampah menjadi produk inovasi dan kreatif yang berguna untuk kesehatan dan bernilai ekonomi. Salah satunya mengolah tulang ikan dan kulit kerang menjadi kalsium organik yang bisa di subtitusi dengan berbagai produk makanan dan minuman sehat. Misi kedua, lanjut Tengku Yohanita, membangun dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Ketiga, menggalang kemitraan dengan berbagai pihak yang berkompeten dalam urusan  kepariwisataan dan aktivis peduli lingkungan dan kesehatan. Keempat, melindungi lingkungan di kawasan ekowisata, baik kebudayaan, flora, fauna dan juga keunikannya. Misi kelima, kata Tengku Yohanita, melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan perbaikan/evaluasi terhadap kinerja pengelolaan kawasan ekowisata. Keenam, melakukan promosi secara efektif dan intensif, dan ketujuh, meningkatkan lama tinggal wisatawan (length of stay)  di kawasan ekowisata. "Visi dan misi tersebut diupayakan mendapat dukungan penuh dari Sultan Langkat, Bupati Langkat, Gubernur Sumatera Utara, dan berbagai pihak lainnya," pungkas Tengku Yohanita.***
gosumutcom_fue9x_72114.jpg
STABAT - Yang Mulia Tuanku Azwar Aziz dari Kesultanan Langkat mengapresiasi produk Kalsium Organik yang bahan bakunya berasal dari tulang ikan yang selama ini terbuang percuma di kawasan pesisir. Namun ditangan Dosen dan Peneliti Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara (FMIPA USU) Dr. Muhammad Sontang Sihotang S Si M.Si serta Dosen FISIP USU Dr. Dara Aisyah, tulang ikan dan kulit kerang yang terbuang percuma bisa diolah menjadi Kalsium Organik dan kegunaannya menjadi campuran makanan yang menyehatkan. "Inovasi ini dapat menjadi ikhtiar kita bersama untuk mengentaskan kemiskinan di kawasan pesisir termasuk di Kabupaten Langkat," kata Yang Mulia Tuanku Azwar Aziz di sela pembukaan pameran hari jadi ke-270 Kabupaten Langkat di Stabat, Jumat (17/1/2020). Pameran tersebut berlangsung hingga Selasa (21/1/2020). Sultan Langkat juga berkenan meninjau dan menyinggahi stand Go Eco Health Tourism (GEHAT) tempat dipajangnya produk-produk Kalsium Organik dan Karbon Aktif yang bahan bakunya dari kawasan pesisir. Beberapa produk Kalsium Organik (Hidroxyapatite) dari tulang ikan yang dihadirkan di pameran tersebut antara lain air minum sehat, minyak goreng sehat, jus buah sehat, selai sehat, roti sehat, aneka cemilan sehat, Bakso sehat dan Rendang sehat bebas kolesterol. Juga ada Spray pembersih wajah. Sudah Saatnya Berpihak Di kesempatan itu, penggiat pemberdayaan kawasan pesisir yang juga Dosen FISIP USU Dr. Dara Aisyah mengatakan, sudah saatnya Pemerintah Daerah (Pemda) berpihak kepada pembangunan sosial ekonomi masyarakat pesisir. Karena keluarga nelayan dari dulu sampai sekarang berada dalam kemiskinan. Strategi untuk mengatasi hal tersebut, kata Dara Aisyah, adalah dengan melakukan inovasi sumber daya pesisir melalui program pemanfaatan tulang ikan dan kulit kerang menjadi kalsium organik yang bermanfaat untuk kesehatan serta pengolahan sampah menjadi karbon aktif untuk menyaring air kotor menjadi air bersih dan air minum. Ditambahkan Dara Aisyah, strategi pemberdayaan masyarakat pesisir dapat dilakukan melalui program inovasi transfer ilmu pemanfaatan limbah menjadi berbagai produk berbasis Karbon dan Kalsium untuk diaplikasikan kepada produk makanan dan minuman kesehatan yg berbasis organik. Artinya, kata Dara Aisyah, masyarakat pesisir khususnya keluarga nelayan, perlu dicerdaskan, ditingkatkan pengetahuan dan keahliannya, melalui program transfer ilmu inovasi limbah pesisir untuk diterapkan ke produk makanan dan minuman kesehatan. Sebenarnya, lanjut Dara Aisyah, peningkatan ekonomi keluarga nelayan dapat dilakukan dengan cara menepungkan limbah, seterusnya diolah untuk menghasilkan karbon dan kalsium. Manakala produk tersebut diolah lebih lanjut maka akan dapat diperoleh air minum berkalsium, makanan yang tahan lama dan berkalori sehingga dapat menambah stamina tubuh. "Selama ini masyarakat pesisir dan masyarakat awam jarang mengenal produk kalsium, apalagi mengkonsumsi produk berbasis kalsium. Sebab harga pati kalsium organik (murni) dipasaran sangat mahal. Itupun belum dapat dipastikan kehalalannya, karena ada juga kalsium yang terbuat dari tulang babi. Dengan pengolahan sendiri dari tulang ikan yang higienis, kehalalannya lebih terjamin dan toyyiban," papar Dara Aisyah yang juga anggota Pusat Unggulan Inovasi Green Chitosan dan Material Maju Universitas Sumatera Utara (USU).***
gosumutcom_rrbgb_72048.jpg
Sultan Langkat Apresiasi Produk Kalsium Organik
Jum'at, 17 Januari 2020 17:50 WIB
STABAT - Yang Mulia Tuanku Azwar Aziz dari Kesultanan Langkat mengapresiasi produk Kalsium Organik yang bahan bakunya berasal dari tulang ikan yang selama ini terbuang percuma di kawasan pesisir. Namun ditangan Dosen dan Peneliti Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara (FMIPA USU) Dr. Muhammad Sontang Sihotang S Si M.Si, tulang ikan dan kulit kerang yang terbuang percuma itu bisa diolah menjadi Kalsium Organik dan kegunaannya menjadi campuran makanan yang menyehatkan. Rasa kagum itu diutarakan Yang Mulia Tuanku Azwar Aziz di sela pembukaan pameran hari jadi ke-270 Kabupaten Langkat di Stabat usai Sholat Jumat (17/1/2020). Pameran tersebut akan berlangsung hingga Selasa (21/1/2020). Beberapa produk Kalsium Organik (Hidroxyapatite) dari tulang ikan yang dihadirkan di pameran tersebut antara lain air minum sehat, minyak goreng sehat, jus buah sehat, selai sehat, roti sehat, aneka cemilan sehat, Bakso sehat dan Rendang sehat bebas kolesterol. Juga ada Spray pembersih wajah.***
gosumutcom_anzgp_72027.jpg
STABAT - Aneka produk dari Komunitas Go Eco Health Tourism (GEHAT) sebuah komunitas wisata kesehatan berwawasan lingkungan meramaikan kegiatan pameran hari jadi ke-270 Kabupaten Langkat yang digelar Jumat (17/1/2020) hingga Selasa (21/1/2020) di lapangan depan Kantor Bupati Langkat di Stabat. Produk-produk komunitas GEHAT yang dihadirkan yakni Kalsium Organik (Hidroxyapatite) dari tulang ikan yang dikombinasi menjadi air minum sehat, minyak goreng sehat, jus buah sehat, selai sehat, roti sehat, aneka cemilan sehat, Bakso sehat dan Rendang sehat bebas kolesterol. Keikutsertaan Komunitas GEHAT meramaikan kegiatan pameran Hari jadi ke-270 Kabupaten Langkat sebagai tindak lanjut pertemuan pengurus GEHAT dengan Wakil Bupati Langkat Syah Afandin 6 Januari 2020 lalu di rumah dinas Wakil Bupati di Stabat. Ketika itu Ketua Komunitas GEHAT Dr. Tengku Yohanita Sp.THT(KL) menjelaskan visi, misi dan tujuan Go Eco Health Tourism (GEHAT). Dijelaskan Tengku Yohanita, Visi GEHAT adalah kepedulian terhadap wisata alam dan kesehatan menjadi wisata unggulan yang  berwawasan lingkungan berbasis masyarakat. Sedangkan misinya kata Tengku Yohanita. Pertama, meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia (SDM) untuk pengelolaan kawasan ekowisata dan pengolahan sampah menjadi produk inovasi dan kreatif yang berguna untuk kesehatan dan bernilai ekonomi. Salah satunya mengolah tulang ikan dan kulit kerang menjadi kalsium organik yang bisa di subtitusi dengan berbagai produk makanan dan minuman sehat. Misi kedua, lanjut Tengku Yohanita, membangun dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Ketiga, menggalang kemitraan dengan berbagai pihak yang berkompeten dalam urusan  kepariwisataan dan aktivis peduli lingkungan dan kesehatan. Keempat, melindungi lingkungan di kawasan ekowisata, baik kebudayaan, flora, fauna dan juga keunikannya. Misi kelima, kata Tengku Yohanita, melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan perbaikan/evaluasi terhadap kinerja pengelolaan kawasan ekowisata. Keenam, melakukan promosi secara efektif dan intensif, dan ketujuh, meningkatkan lama tinggal wisatawan (length of stay)  di kawasan ekowisata.   Adapun tujuan GEHAT, kata Tengku Yohanita didampingi Koordinator Tim Peneliti yang juga Dosen Universitas Sumatera Utara (USU) Dr. Muhammad Sontang Sihotang S.Si M.Si dan Dr. Dara Aisyah dan lainnya, GEHAT akan berupaya secara optimal mengembangkan kawasan ekowisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan segala potensi alam, budaya, produk inovasi dan kreatif serta menjaga kelestariannya. Kemudian mendirikan Bank Sampah dan melakukan pengolahan yang dapat menghasilkan produk inovasi yang berdayaguna untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya mengadakan UKM dan Toko serba ada. Melakukan Pelatihan Kepariwisataan, UKM, Dokter dan Petugas Medis kepariwisataan, apotik hidup dan keterampilan memasak kuliner, membuat home stay, berkebun, bertani, berternak dan perikanan untuk menarik minat wisatawan. Selain itu juga membuat atraksi yang menarik wisatawan. Membuat kegiatan sehari-hari yg diminati wisatawan sehingga menjadi betah menyatu dengan kehidupan masyarakat. GEHAT juga akan berupaya menyediakan produk-produk kerajinan tangan menarik yang dapat menjadi kenang-kenangan yang membuat wisatawan ingin datang kembali ke suatu kawasan wisata.*** Koordinator Tim Peneliti GEHAT Dr. Muhammad Sontang Sihotang S.Si M.Si memperlihatkan aneka produk yang dipamerkan di hari jadi ke-270 Kabupaten Langkat di Stabat.  
gosumutcom_bf3pg_71650.jpg
Kapolda Sumut Tanam 1500 Pohon di SPN Hinai
Jum'at, 10 Januari 2020 12:34 WIB
LANGKAT-Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin tanam 1500 pohon di Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) Hinai, Langkat.
gosumutcom_btlw3_71572.jpg
MEDAN - Kalsium Organik dari tulang ikan yang dalam bahasa ilmiahnya disebut Hydroksiapatit (Ha) tidak terlepas dari nama Dr. Muhammad Sontang Sihotang S Si MSi PhD. Beliau adalah Dosen Tetap dan Peneliti pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara (FMIPA USU). Lahir di Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Sebagai Inventor (Penemu) Kalsium Organik dari Limbah Pesisir, Sontang Sihotang bersama Dosen Tetap FISIP USU Dra. Dara Aisyah M.Si., Ph.D yang juga sebagai Penggiat Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir Malaysia dan Indonesia sepertinya tak kenal lelah memperjuangkan agar Kalsium Organik sebagai campuran makanan dan minuman dapat berterima dengan baik di tengah-tengah masyarakat. Dalam berbagai kesempatan Sontang dan Dara Aisyah selalu mengkampanyekan pentingnya kalsium organik sebagai campuran makanan dan minuman agar masyarakat dapat hidup lebih sehat. Karena itu, berbagai produk makanan dan minuman mereka sasar mulai dari air minum isi ulang, jus buah, selai, roti, aneka kue dan bakso. Bahkan juga ada Spray pembersih wajah dan pengharum ruangan. Sontang dan Dara Aisyah merupakan anggota Pusat Unggulan Inovasi Green Chitosan dan Advanced Materials USU, mereka juga Pemenang Grass Roots Innovation Award dari Yayasan Inovasi Malaysia (YIM) di bawah Kementerian Sains dan Teknologi Malaysia, serta mendapat anugerah Al Khawarizmi Awards dalam Inovasi Sosial Pesisir untuk Tata Kelola Limbah Pesisir dan Berbagai Produk dari University Islam Malaysia (USIM) tahun 2013. Berbicara dengan GoSumut.com di sela perjalanan menuju Kecamatan Berandan Barat Kabupaten Langkat, Senin 6 Januari 2020 lalu, Sontang dan Dara Aisyah bersama Ketua Komunitas Go Eco Health Tourism (wisata kesehatan berwawasan lingkungan) Dr. Tengku Yohanita SpTHT KL menginginkan masyarakat Desa Perlis dan Jaring Halus di Kabupaten Langkat dapat diberdayakan mengolah limbah pesisir menjadi Kalsium Organik dan Karbon berkualitas ekspor. Sontang dan Dara Aisyah berharap agar Pemerintah Kabupaten Langkat dapat mendukung program pemberdayaan masyarakat pesisir tersebut. "Kesempatan pemberdayaan untuk masyarakat pesisir lainnya juga terbuka luas di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara. Yang penting Pemerintah Daerah setempat mau bekerjasama," ujar Sontang Sihotang seraya menyebutkan nomor WA yang dapat dihubungi +62 812-1489-6742.***
gosumutcom_hcp2m_71440.jpg
STABAT - Wakil Bupati Langkat Syah Afandin bersama Wakil Ketua DPRD Langkat Ir. Antoni Ginting beserta jajaran mendukung program Go Eco Health Tourism (GEHAT) untuk diterapkan di Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Hal itu diutarakan Syah Afandin dan Ir. Antoni Ginting saat menerima Ketua GEHAT Dr Tengku Yohanita SpTHT beserta unsur Pengurus di kediaman Wakil Bupati di Stabat, Senin (6/1/2020). Menurut Tengku Yohanita didampingi Sekretaris GEHAT Azharuddin, Koordinator Tim Peneliti Muhammad Sontang Sihotang PhD yang juga Dosen FMIPA Universitas Sumatera Utara (USU) dan Ahli Prototipe Pangan Berkalsium Organik Dara Aisyah PhD, Go Eco Health Tourism atau disingkat GEHAT adalah perkumpulan para penggiat Wisata Kesehatan Berwawasan Lingkungan. Konsentrasi kegiatan programnya, kata Tengku Yohanita, memberdayakan masyarakat lokal dengan dukungan pemerintah setempat. Khusus di Kabupaten Langkat memberdayakan potensi sumber daya alam, budaya melayu dan sejarah teknologi pertambangan minyak pertama di Indonesia Pangkalan Berandan menjadi objek wisata dengan melatih masyarakat membuat produk inovativ berupa produk inovasi kesehatan dari sampah pesisir dan wisata edukasi pengolahan sampah menjadi produk inovasi kesehatan yaitu kalsium organik. Kemudian menata wisata sejarah perminyakan, wisata budaya Melayu, wisata bahari beserta wisata kulinernya. Selain itu juga, kata Tengku Yohanita, GEHAT melalui jaringan perusahaan travel akan mempromosikan wisata Mangrove, wisata religi, wisata alam, wisata kebugaran mandi uap rempah Melayu, menata Homestay rumah panggung Melayu, menghidupkan Agrowisata, serta menata Kampung Wisata Bahari Budaya Melayu lengkap dengan wisata seni dan kuliner Melayu. "Semoga programGo Eco Health Tourism tersebut dapat diterima masyarakat dan pemerintah Kabupaten Langkat," harap Tengku Yohanita yang masih keturunan Sultan Langkat. Mendengar paparan itu, Wakil Bupati Langkat Syah Afandin sangat menyambut positif dan akan menyinergikanya dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Langkat beserta jajaran. Secara terpisah Tim GEHAT juga diterima Sekdakab Langkat Dr. Indra di ruang kerjanya. Senada Wakil Bupati, Sekda mengapresiasi kedatangan penggiat Go Eco Health Tourism ke Kabupaten Langkat. "Semoga dengan sinergi GEHAT dengan Pemerintah Kabupaten Langkat dapat memajukan ekonomi masyarakat," harap Dr Indra yang saat itu didampingi Kepala Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dan sejumlah Staf. Sebelumnya Tim GEHAT juga diterima Camat Berandan Barat Muhammad Harmain SSTP, Kepala Desa Perlis Junaidi Salim beserta perangkat desa di Kantor Camat Berandan Barat.***
gosumutcom_t53hb_71478.jpg
STABAT - Wakil Bupati Langkat Syah Afandin bersama Wakil Ketua DPRD Langkat Ir. Antoni Ginting beserta jajaran mendukung program Go Eco Health Tourism (GEHAT) untuk diterapkan di Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Hal itu diutarakan Syah Afandin dan Antoni Ginting saat menerima Ketua GEHAT Dr.Tengku Yohanita Sp.THT (KL) beserta unsur Pengurus di kediaman Wakil Bupati di Stabat, Senin (6/1/2020). Turut mendampingi Tengku Yohanita, Sekretaris GEHAT Azharuddin, Koordinator Tata Kelola Limbah dan Inovasi Produk Pesisir , Muhammad Sontang Sihotang,S.Si.,M.Si., Ph.D., yang juga anggota Pusat Unggulan Inovasi Material Maju USU, dan Dosen Tetap Fisika FMIPA Universitas Sumatera Utara (USU), serta Koordinator Organisasi dan Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat Dra. Dara Aisyah, M.Si., Ph.D. Dijelaskan Tengku Yohanita, Go Eco Health Tourism atau disingkat GEHAT adalah perkumpulan para penggiat Eko Wisata Berwawasan Kesehatan Lingkungan. Konsentrasi kegiatan programnya, kata Tengku Yohanita, memberdayakan sosial ekonomi masyarakat lokal dengan dukungan pemerintah setempat. Khusus di Kabupaten Langkat memberdayakan juga potensi sumber daya alam, budaya melayu dan sejarah teknologi pertambangan minyak pertama di Indonesia dan nomor 2 di dunia. Pangkalan Berandan menjadi objek wisata dengan melatih masyarakat membuat produk inovatif berupa membangun produk inovasi kesehatan dari sampah pesisir dan wisata edukasi pengolahan sampah menjadi produk inovasi kesehatan yaitu karbon aktif dan kalsium organik yang bermanfaat untuk peningkatan pendapatan serta memenuhi keperluan makanan dan minuman kesehatan karena serba organik demi peningkatan kesehatan masyarakat pesisir . Kemudian menata wisata sejarah perminyakan, wisata budaya Melayu, wisata bahari beserta wisata kulinernya. Selain itu, kata Tengku Yohanita, GEHAT melalui jaringan perusahaan travel akan mempromosikan wisata Mangrove, wisata religi, wisata alam, wisata kebugaran mandi uap rempah Melayu, menata Homestay rumah panggung Melayu, menghidupkan Agrowisata, serta menata Kampung Wisata Bahari Budaya Melayu lengkap dengan wisata seni dan kuliner Melayu. "Semoga program GEHAT tersebut dapat diterima masyarakat dan pemerintah Kabupaten Langkat," harap Tengku Yohanita yang masih keturunan Sultan Langkat. Mendengar paparan itu, Wakil Bupati Langkat Syah Afandin sangat menyambut positif dan akan mensinergikannya dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Langkat beserta jajaran.Dalam waktu dekat ini Wakil Bupati Syah Afandin juga mengharapkan produk-produk inovasi GEHAT juga di ikut sertakan terlibat dalam pameran HUT Kab.Langkat yang akan berlangsung di alun-alun Stabat selama 3 hari sampai tgl.17 Jan 2020 nanti. Secara terpisah Tim GEHAT juga diterima Sekda Kab. Langkat Dr. Indra Salahuddin di ruang kerjanya. Senada Wakil Bupati, Sekda mengapresiasi kedatangan penggiat GEHAT ke Kabupaten Langkat. "Semoga dengan sinergi GEHAT dengan Pemerintah Kabupaten Langkat dapat memajukan sosial ekonomi masyarakat," harap Dr. Indra yang saat itu didampingi Kepala Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dan sejumlah Staf. Sebelumnya Tim GEHAT juga diterima Camat Berandan Barat Muhammad Harmain STP, Kepala Desa Perlis Junaidi Salim beserta perangkat desa di Kantor Camat Berandan Barat.***
gosumutcom_htzlk_71009.jpg
Partai Bulan Bintang Langkat Gelar Muscab Ke-V
Rabu, 25 Desember 2019 19:07 WIB
LANGKAT-Partai Bulan Bintang Kabupaten Langkat menggelar musyawarah cabang (muscab) ke V hari ini, Rabu 25 Desember 2019. Kegiatan muscab ini digelar oleh Dewan Perwakilan Cabang (DPC) PBB Kabupaten Langkat.
gosumutcom_6dwxr_70187.jpg
STABAT – Dalam sebuah perusahaan, peran tenaga kerja sangat vital. Sebab, gerak roda perusahaan, sangat dipengaruhi oleh peran manusia, termasuk yang berperan sebagai tenaga kerja atau karyawan.
gosumutcom_n5arg_68953.jpg
LANGKAT – Bersama ribuan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyalatkan dan menghantarkan jenazah Almarhum Tuan Guru Besilam Babussalam Syekh H Hasyim Al- Syarwani ke pemakaman di Kompleks Nosah Pesantren Babussalam, Padangtualang, Langkat, Minggu (17/11).
gosumutcom_5qd7d_68382.jpg
LANGKAT - Untuk mencegah terjadinya kasus stunting, Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), diminta untuk aktif memantau status gizi ibu hamil dan bayi di bawah lima tahun (balita).
gosumutcom_5klly_67083.jpg
STABAT - Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Medan, Rahman Cahyo, secara simbolis menyerahkan bantuan berupa bahan bangunan untuk pembangunan SMA Dewantara Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat.
gosumutcom_bakxf_67041.jpg
LANGKAT – Sumatera Utara memiliki banyak peninggalan sejarah yang perlu dilestarikan, termasuk peninggalan sejarah Kesultanan Langkat. Karena itu, Pemerintah Provini Sumut sangat mengapresiasi setiap upaya pelestarian peninggalan sejarah.
gosumutcom_49xw8_66379.jpg
MEDAN - Sebanyak 764 pebulutangkis muda hingga dewasa bersaing menjadi terbaik di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Sumatera Utara 2019. Kompetisi yang berlangsung 1-6 September 2019 ini dihelat di Gedung PBSI Sumut, Jalan Willem Iskandar, Medan. Even ini resmi dibuka Ketua Umum (Ketum) KONI Sumut, John Ismadi Lubis, yang diwakili Wakil Ketua II KONI Sumut Sakiruddin didampingi Ketua Panitia Pelaksana (Panpel), Dodi Sayendra, Selasa (1/10/2019).
gosumutcom_prsax_66271.jpg
14 Desa Kecamatan Wampu Stop BAB Sembarangan
Senin, 30 September 2019 15:55 WIB
LANGKAT - Sebanyak 14 desa di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, sudah stop Buang Air Besar (BAB) sembarangan. Langkah ini akan mengubah perilaku sanitasi dan higienis masyarakat.
gosumutcom_qqgaw_64586.jpg
LANGKAT-Ratusan tabung gas diamankan aparat kepolisian bersama PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I di sebuah kawasan Pasar 3 Gang Netral Kuala Mencirim, Kecamatan Sei Binge, Kabupaten Langkat, Kamis (28/8) siang. Lokasi INI diduga dijadikan untuk pengoplosan gas 3 kilogram elpiji ke gas 12 kilogram dan 50 kilogram.
gosumutcom_n2ruv_64397.jpg
KARO-Seharusnya ST (31) wanita paruh baya ini bahagia menikmati udara bebas. Tapi sabu menyeretnya ke hotel Prodeo. Polisi menemukan 99 paket sabu-sabu di kediamannya Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, harus mendekam di sel Polres Tanah Karo.
Kompetisi Bohorok Art Festival
gosumutcom_4jq5b_62066.jpg
Lomba Tari Serampang 12 Berhadiah 35 Juta
Rabu, 17 Juli 2019 17:58 WIB
BAHOROK-Demi menghidupkan kesenian, akan diselenggarakan Bohorok Art Festival mulai tanggal 18-20 Juli 2019 di Bohorok, tepatnya di Desa Empus Kabupaten Langkat. Acara digelar selama selama 3 hari.
gosumutcom_qxg2k_60951.jpg
MEDAN-BPJS Ketenagakerjaan melalui Tim Layanan Cepat Tanggap yang dilakukan oleh Kantor Cabang Binjai telah melakukan pendataan korban tewas yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk segera mendapatkan haknya sebagai peserta.
gosumutcom_cauku_60881.jpg
MEDAN-Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara (Sumut) sebagai organisasi yang selama ini konsen terhadap perempuan meminta aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus pabrik pemantik yang menewaskan 30 orang pekerjanya yang hampir seluruhnya adalah perempuan dan terdapat beberapa anak-anak.
gosumutcom_z8fhn_60869.jpg
Pabrik Mancis Terbakar di Langkat, 21 Orang Tewas
Jum'at, 21 Juni 2019 15:52 WIB
LANGKAT-Pabrik dan gudang mancis di dusun IV, Desa Sambirejo, Kec. Binjai, Kab.Langkat terbakar, jumat, (21/62019) sekitar pukul 11.30 WIB terbakar.
gosumutcom_xhu6x_58573.jpg
LANGKAT - Nur Hayati. Begitulah nama lengkap salah satu Kader JKN di Kabupaten Langkat ini. Sudah dua tahun terakhir ini dia menjadi seorang Kader JKN dan banyak suka duka yang dia alami sejak menjadi Kader JKN.
Hadiri Panen Raya Jagung dan Pedet
gosumutcom_92hgp_57456.jpg
LANGKAT-Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengimbau Bupati Langkat, Terbit Rencana agar menyediakan lahan untuk kawasan terpadu.
Lantik Bupati dan Wakil Bupati Langkat
gosumutcom_sfpl2_54979.jpg
Gubsu Minta Tekan Jumlah Stunting
Kamis, 21 Februari 2019 05:55 WIB
MEDAN–Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi melantik Terbit Rencana Perangin Angin dan Syah Afandin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Langkat Periode 2019-2024 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (20/2/2019). Keduanya diminta dapat menyelesaikan berbagai permasalahan di Langkat, khususnya stunting.
gosumutcom_hyj24_53608.jpeg
MEDAN - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 Cabang Belawan menyerahkan bantuan berupa 2 (dua) unit mesin penggiling konsentrat kepada Kelompok Ternak Maju Bersama dan Kelompok Ternak Makmur di Desa Kepala Sungai Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat.
Hari Jadi ke-269 Kabupaten Langkat
gosumutcom_ybaly_53604.jpg
Gubsu : Mari Kita Majukan Bersama
Kamis, 17 Januari 2019 20:55 WIB
LANGKAT-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi membuka rangkaian gelaran Hari Jadi ke-269 Kabupaten Langkat di Alun-alun Kota Stabat, Langkat,  Kamis (17/1/2019). Dalam pidato pembukaan, seluruh warga dan tokoh masyarakat diminta memajukan daerah ini bersama.
gosumutcom_3qfwn_52164.jpeg
LANGKAT - Perempuan, memegang kunci penguatan dalam ketahanan keluarga untuk melahirkan individu-individu bangsa yang unggul dan berkarakter.
gosumutcom_pewmz_52157.jpeg
LANGKAT - Truk tangki bermuatan LPG terbalik di ruas jalan persisnya di jalan KH Zainul Arifin, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumut, Kamis (6/12).
gosumutcom_tgnbn_51570.jpeg
Alamak ! Ayah Tiri Bejat Cabuli Anaknya yang Masih SD
Sabtu, 24 November 2018 11:47 WIB
MEDAN - Kasus cabul kerap kali terjadi di Langkat, kali ini terjadi peristiwa sangat tragis kejahatan seksual terhadap anak perempuan masih bersekolah di Sekolah Dasar di Kabupaten Langkat.
gosumutcom_rm5bs_49422.jpg
BPJS Kesehatan Sosialisasi ke Abang Becak di Langkat
Selasa, 09 Oktober 2018 21:44 WIB
STABAT – Untuk menyosialisasikan mengenai kebijakan BPJS Kesehatan yang terbaru, BPJS Kesehatan melakukan sosialisasi ke abang becak di Langkat, Selasa (9/10/2018), di Aula Gedung PKK Stabat Jalan KH. Wahid Hasyim.
gosumutcom_7qgeu_47388.jpg
Mantan Walikota Medan Isi Masa Pensiun Dengan Berkebun
Jum'at, 31 Agustus 2018 11:05 WIB
MEDAN - Mantan Pejabat (Pj) Walikota Medan Drs. H. Randiman Tarigan MAP kini mengisi masa pensiunnya dengan sibuk berkebun. Ditemui dikediamannya yang asri di kawasan Pinang Baris Medan, Jumat (31/8/2018), mantan Sekwan DPRD Sumut dan Kepala Dinas Pertamanan itu, terlihat santai dengan tanaman bonsai yang berbaris rapi di halaman rumahnya. "Beginilah kesibukan saya setiap hari merawat dan menyirami tanaman di pekarangan rumah dan sesekali ke Bahorok Kabupaten Langkat mengawasi kebun Sawit, kelapa dan Serai Wangi," ujarnya kepada GoSumut.com.
gosumutcom_vzyx5_46854.jpeg
BELAWAN-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Langkat ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) RI saat sosialisasi pencalonan legeslatif (Caleg).
gosumutcom_smtx5_44795.jpg
Inilah Penyebab Harga TBS Kelapa Sawit Anjlok
Rabu, 04 Juli 2018 12:08 WIB
LANGKAT - Kalangan petani kelapa sawit hingga saat ini belum mengetahui boikot Uni Eropa terhadap crude pal oil (CPO) Indonesia faktor penyebab anjloknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
gosumutcom_mpz6s_44151.jpg
MEDAN - Politisi senior dari PDI Perjuangan, Trimedya Panjaitan menegaskan bahwa pasangan Djarot dan Sihar Sitorus di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 saat ini unggul.
gosumutcom_bcwql_44138.jpeg
LANGKAT - Puluhan rumah warga di dua desa di Kabupaten Langkat, mengalami kerusakan karena diterjang angin puting beliung yang terjadi pada Senin (18/6/2018) petang kemarin. Selain rumah, seorang korban mengalami luka karena tertimpa bangunan rumahnya yang roboh.
gosumutcom_tmsk4_43914.jpg
LANGKAT -Ratusan guru madrasah senang dan bangga bertemu langsung dengan idola mereka, Djarot Saiful Hidayat, calon Gubernur Sumatera Utara.
gosumutcom_7wzww_43659.jpg
Djarot Ziarahi Makam Datuk Landak Bahorok
Kamis, 07 Juni 2018 19:35 WIB
LANGKAT - Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat selalu menyempatkan diri menziarahi makam leluhur, tokoh, ulama di setiap daerah yang dikunjunginya di Sumatera Utara.
gosumutcom_53rbr_43299.jpg
TANJUNGPURA - Puak Melayu di Langkat menegaskan Komitmen untuk memenangkan Pasangan Cagub/Cawagubsu nomor urut 1 laksamana Nara Diraja Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Eramas) pada Pilkada 27 Juni 2018.
gosumutcom_z9h5q_43298.jpg
TANJUNGPURA - Sekembalinya dari lawatan ke Desa Perlis, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Kamis (31/5/2018) kemarin, Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan istri, Nawal Lubis menyinggahi Masjid Hazizi Tanjung Pura.
gosumutcom_y7lpm_43245.jpg
BRANDAN - Calon Gubernur Sumut nomor urut 1 Edy Rahmayadi menyapa masyarakat Desa Perlis di Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Kamis (31/05/2018). 
gosumutcom_me3my_42860.jpg
LANGKAT - Warga yang bermukim di  Dusun Lima Amandame, Bara induk, Seminyak, Damar Hitam Desa Harapan Maju, Kecamatan Sei Lepan, Langkat, mengharapkan perlindungan hak dari pemerintah.
Pilkada Langkat 2018
gosumutcom_sxtpb_42790.jpeg
LANGKAT - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Langkat nomor urut 3, Drs H Sulistianto M.Si-Heriansyah S. Ag, yang maju melalui jalur perseorangan, terus menggerakkan mesin politiknya.
gosumutcom_btezm_42709.jpg
- Masyarakat di Kawasan Sawit Hulu, Langkat berharap pada tahun ini Sumatera Utara (Sumut) dapat dipimpin gubernur terbaik. Karena sejak 13 tahun silam, mereka tidak menemukan gubernur terbaik yang dapat menata pembangunan Sumut ke depan.
gosumutcom_pmn5g_42613.jpg
LANGKAT – Gubernur Sumatera Utara, HT Erry Nuradi diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Arsyad Lubis menyerahkan bantuan kepada anak yatim, alim ulama, dan sekolah di daerah pesisir, saat safari Ramadhan ke Kabupaten Langkat, di Serambi Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, Minggu (20/5/2018) malam.
gosumutcom_mtwvf_42197.jpg
LANGKAT - Meugang hari pertama menjelang puasa bulan Ramadan, Selasa (15/5/2018), harga daging sapi di Kabupaten Langkat dijual Rp 120.000/kg dari harga sebelumnya Rp 110.000/kg. Pantauan konsumen belum membanjiri pasar. Meja-meja penjual daging terlihat masih sepi pembeli.
gosumutcom_mw7rg_42168.jpg
LANGKAT - Salah seorang komplotan bajing lompat yang meresahkan masyarakat khususnya sopir, kembali diciduk. Kali ini petugas berhasil mengamankan tersangka di Jalan Lintas Sumatera Utara-Aceh, tepatnya di Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Senin (14/5/2018) sekira pukul 04.30.
gosumutcom_bxrj9_42068.jpeg
Petani Tersenyum, Harga Semangka Merangkak Naik
Minggu, 13 Mei 2018 09:14 WIB
LANGKAT - Dua pekan lalu petani semangka berwajah murung akibat harga jual semangka yang dipanen hanya Rp 800/kg untuk semangka biji, dan Rp 1.800/kg untuk semangka non biji. Kini, mereka tersenyum dengan harga jual semangka yang mereka panen naik menjadi Rp 1.300/kg untuk semangka biji.dan Rp 3.250/kg untuk semangka non biji.
gosumutcom_hexeu_41752.jpeg
LANGKAT - Jelang Ramadhan 1439 H, Dinas Sosial Pemkab Langkat melakukan razia gabungan penyakit masyarakat (pekat), dipimpin Kadis Sosial Rina Wahyuni Marpaung. Hasilnya, 5 orang wanita pekerja seks komirsial (PKS) diamankan dari sebuah warung disamping Hotel SPBU AKR Kecamatan Besitang, Langkat.
www www