PADANGSIDIMPUAN - Pj. Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Kapala Dinas PMPTSP, Faisal Arif Nasution mengatakan Musrembang dilaksanakan dalam rangka mewujudkan pelaksanaan azas perencanaan pembangunan daerah yang beriorentasi pada proses dengan pendekatan partisipatif Top Down dan Bottom Up.

"Dimana tujuannya adalah untuk penajaman penyelarasan dan klarifikasi usulan masyarakat yang akan masuk ke dalam dokumen perencanaan tahunan Kota Padangsidimpuan," ujar Faisal, disela pembukaan Musrenbang RPJPD Kota Padangsidimpuan tahun 2025-2045 dan RKPD Kota Padangsidimpuan tahun 2025.

Musrembang yang digelar di aula Baperlitbangda Padangsidimpuan itu dihadiri oleh Pj Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, para Pimpinan OPD, para Camat, Kabag di lingkup Pemko Padangsidimpuan, pimpinan Perguruan Tinggi, BUMN, Perbankan, BUMD, serta undangan lainnya.

Musrenbang ini, dikatakan Faisal, prioritas pembangunan tahun 2025 adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan pertumbuhan ekonomi inklusif, peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, peningkatan tata kelola pemerintahan yang berkualitas dan Inovatif.

"Sehingga terwujudnya Sumatera Utara Hebat yang berkolaborasi antara Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Perguruan Tinggi, Swasta dan Masyarakat," ungkapnya, Rabu (28/2/2024).

Sementara itu Pj. Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, menyebutkan Forum Musrenbang ini merupakan pembahasan antar pelaku pembangunan, mensinergikan perencanaan pembangunan yang menjadi kebijakan pemerintah daerah dengan aspirasi yang berkembang di Masyarakat.

"Dalam rangka mengatasi permasalahan daerah yang menjadi isu strategis di Kota Padangsidimpuan," ungkapnya.

Selain itu, Letnan juga menyampaikan untuk mempertajam indikator dan target kinerja program serta lokasi kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah masing-masing, sekaligus mensosialisasikan program, kegiatan dan sub kegiatan prioritas kota yang akan dituangkan dalam Renja Perangkat Daerah tahun 2025.

"Perlu kita ketahui bersama, bahwa kemampuan pemerintah kota Padangsidimpuan, baik dari sisi Manajerial, aspek Sumber Daya Manusia, maupun kemampuan penganggaran sangatlah terbatas," ujarnya.

"Oleh karenanya, diperlukan kecermatan dalam menentukan program kegiatan yang menjadi prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan sejalan dengan pendekatan kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan di Kota Padangsidimpuan, serta penguatan desentralisasi pembangunan kewilayahan dan program - program inovatif untuk membangun kota Padangsidimpuan yang diharapkan dapat mensejahterakan kehidupan masyarakat," pungkasnya.***