Home >  Berita >  Karo

Meski Sinabung Masih Terlelap, Para Petani Karo Sangat Was-was

Meski Sinabung Masih Terlelap, Para Petani Karo Sangat Was-was
Sabtu, 24 Maret 2018 09:00 WIB
Penulis: Putra

Karo - Sejak erupsi tanggal 19 Februari 2018 lalu memuntahkan awan panas keudara mendapat 5 KM dan luncuran awan panas mencapai 4,5 KM. Gunung Sinabung kini tidak da menunjukkan aktivitasnya.

Pantauan gunung Sinabung seakan tidur lelap. Tidak ada tanda-tanda erupsi dalam kurun lebih 1 bulan. Bahkan magma gunung seperti api terlihat dipuncak gunung bisa dapat dilihat malam hari, kini tidak dapat dilihat warga.

Sebagian warga senang tidak adanya aktivitas gunung Sinabung sehingga para petani dalam bercocok tanam tanpa rasa takut diterjang debu vulkanik mengakibatkan tanaman mereka rusak.

Hal itu diungkapkan H Sitepu warga Desa Tiga Pancur, Kecamatan Simpang Empat, Karo mengatakan, sebelumnya saat terjadinya erupsi besar gunung Sinabung awal tahun 2018 lalu, Sebagian besar tanaman petani rusak sehingga sebagian besar mereka gagal panen.

Ads
“Waktu erupsi lalu, tanaman cabe dan tomat rusak akibat diselimuti debu vulkanik,” terang Sitepu.

Dikatakannya, dalam bulan ini hasil panen petani berupa caba dan tomat baik, akibat tidak adanya erupsi gunung Sinabung. Sehinga mereka berharap Sinabung tidak menunjukkan aktivitas sampai lebaran Idul Fitri.

“Semoga Sinabung tenang sehingga petani tidak was-was,” bilang bapak 3 anak ini.

Editor : wen
Kategori : Karo, Sumatera Utara, Gonews Group, Ekonomi, Peristiwa, Umum
www www