UGANDA Charles Obong, politisi Uganda yang korup, percaya bahwa kekayaannya masih berguna di akhirat. Dilansir dari Viral4Real, Kamis 19 Januari 2017, sebelum meninggal dunia akibat sakit parah, Charles Obong dari Uganda menulis wasiat yang isinya cukup menggelikan.

Dalam wasiatnya, pria 52 tahun itu meminta keluarganya untuk menguburnya dengan uang yang cukup agar bisa 'menyuap' Tuhan di akhirat.

Ternyata permintaan Obong dilakukan keluarga. Obong, keluarganya menguburkan pria itu dengan menyertakan uang senilai US$5.700 atau setara Rp76 juta dalam peti. 

Kakak iparnya membenarkan jenazah Obong ditemani uang kertas pecahan US$100 senilai US$5.700 dalam petinya saat kuburannya digali kembali.

Ia dimakamkan di kampung leluhurnya di Desa Adag-ani, Distrik Lira. Sebagai orang kaya, Obong dimasukkan dalam peti mati logam yang harganya ditaksir mencapai lebih dari US$5juta (Rp66,73).

Uang untuk Tuhan

Dia akan memberikan uang tersebut kepada Tuhan sebagai persembahan agar memaafkan dosa-dosanya dan menyelamatkannya dari api neraka.

Menurut laporan, Obong sangat korup semasa hidupnya dalam melayani masyarakat. Dia sering membuat pengakuan dosa dan beberapa kali tersandung kasus korupsi.

Banyak orang percaya bahwa sebagian besar kekayaannya berasal dari korupsi yang dia lakukan.

Ketika Pendeta Joel Agel Awio mengetahui tentang wasiat Obong yang aneh itu, ia meminta makamnya dibongkar. Dia lalu kemudian mengembalikan uang tersebut kepada keluarga Obong, sambil menyatakan bahwa haram menguburkan orang mati bersama uang.***