Home >  Berita >  Peristiwa

Darma Wijaya Tampung Aspirasi Masyarakat Dua Kecamatan, Ini Keluhannya

Darma Wijaya Tampung Aspirasi Masyarakat Dua Kecamatan, Ini Keluhannya
Kamis, 06 Agustus 2020 14:04 WIB
Penulis: Sugiono
SERGAI-Bakal Calon (Balon) Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya yang berpasangan dengan H Adlin Tambunan bersilaturahim tampung aspirasi masyarakat Kecamatan Pantai Cermin dan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (05/08/2020).

Mujito warga Dusun V Kampung Wonosari Desa Cilawan Kecamatan Pantai Cermin, menyampaikan bahwa warga Kampung Wonosari berharap kepada Darma Wijaya agar kedepannya pembangunan Infrastruktur dapat ditingkatkan. "Kami ingin pembangunan jalan menjadi mulus, Irigasi lancar agar nantinya perekonomian Masyarakat menjadi bagus," harapnya.

Di tempat yang terpisah, Nursiah (57) warga Dusun IV Kampung Batang Alai Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin menyampaikan bahwa lebih dari 10 tahun pembangunan Musholla Al-Amin Kampung Batang Alai tidak memiliki Pintu dan Jendela. Untuk itu, Nursiah mengharapkan uluran tangan H Darma Wijaya untuk turut membantu.

Nursiah saat mendengar sifat kedermawanan sosok H Darma Wijaya, mengaku kagum dan bangga, di usia muda yang masih energik, berhasil membangun banyak rumah ibadah, seperti Masjid dan Musholla yang baru ini diwakafkan Darma Wijaya kepada Masyarakat Desa Dolok Menampang.
Ads

Di tempat yang sama, Maimunah (37) seorang janda dengan tiga anak warga Dusun 3 Desa Kota Pari menyampaikan keluhannya bahwa dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan pemerintah seperti PKH, BLT, serta batuan lainnya. Padahal, Nursiah menganggap dirinya seorang yang layak untuk menerima bantuan tersebut.

Sementara, tokoh agama Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan H. Abdul Wahab mengatakan bahwa selama ini, mulai dari tahun 2004 hingga saat ini, kita telah salah memilih seorang Pemimpin (Sebutnya Bupati), dirinya menjelaskan, bahwa selama ini program yang telah disiapkan olehnya dan tokoh agama serta masyarakat lainnya tidak ditanggapi dengan baik.

Untuk itu, H. Abdul Wahab sangat menginginkan sebuah perubahan dan pembaharuan dalam hal pemimpin Pemerintahan di Sergai. Abdul juga mengatakan bahwa warga Kecamatan ingin memiliki fasilitas umum yang baik, "Kecamatan Pegajahan bertetangga dengan perbaungan, namun fasilitas umum tidak kami miliki," imbuhnya.

Abdul Wahab menginginkan jika nantinya Darma Wijaya dan Adlin Tambunan berhasil, maka dirinya menitipkan seluruh pembangunan fasilitas umum untuk dapat segera dikabulkan, seperti Kantor Kepolisian, Kantor Koramil, dan fasilitas umum lainnya demi mempermudah masyarakat dalam kepengurusan.

Wono Saragih (30) warga Dusun Karang Sari dan Suwolo (45) warga Dusun 1 Desa Pegajahan, kecamatan Pegajahan, mereka mengeluhkan buruknya drenase yang ada, sehingga disaat musim penghujan datang, kampung mereka menjadi kebanjiran.

Dalam menampung aspirasi masyarakat Desa cilawan, Desa Kota Pari, Desa Pantai Cermin Kanan dan Kiri, Desa Pegajahan dan beberapa tempat lainnya, H. Darma Wijaya banyak mendapatkan masukan, bahwa masyarakat masih merasa kurang dalam hal pembangunan infrastruktur, serta beberapa ekonomi menjadi kurang baik yang disebabkan oleh infrastruktur yang buruk.

Dalam kesempatan itu, H Darma Wijaya menyampaikan bahwa dirinya sangat memprioritaskan pembangunan Infrastruktur, sebab jika Infrastruktur mulus maka ekonomi bagus. Selain itu, Darma Wijaya sangat mengedepankan pembangunan Infrastruktur yang berkualitas, memiliki daya tampung dan ketahanan melebihi dari tahun sebelumnya.

"Semenjak saya menjadi Wakil Bupati sergai, mulai dari tahun 2015, saya selalu memberikan masukan, agar pembangunan Infrastruktur di Sergai dapat ditingkatkan kualitasnya dan jarak pembangunannya, selain itu daya tampung bebannya juga harus kita perhitungkan, saya tidak ingin pembangunan seperti sebelumnya, yang membangun asal jadi atau seng penting terbangun," tambahnya.

Menyikapi semakin lemahnya Perekonomian Masyarakat pesisir pantai seperti Nelayan, Darma Wijaya, diwaktu yang sama berjanji akan memberikan dua kapal patroli pukat trawl, dirinya menyadari bahwa kesulitan nelayan dalam menangkap ikan banyak disebabkan oleh maraknya jaring tangkap pukat harimau, yang menyebabkan rusaknya ekosistem laut.

Menanggapi buruknya drenase di Desa Pegajahan, Darma Wijaya langsung akan menurunkan eskavator. "Jika warga setuju, saya akan langsung menurun eskavator, kita saling gotong-royong, dan masyarakat mau menjamin kemanan, tidak ada keributan, yang penting warga setuju", tutup Darma Wijaya disapa Wiwik.
www www