KEDIRI - Dampak dari meluasnya penyebaran virus Corona  atau Covid 19 di Indonesia membuat Kompetisi Sepakbola Liga 1 dan Liga 2 terpaksa dihentikan sementara waktu. Kini, Persik Kediri akan memanfaatkan waktu libur ini untuk membangun tim. Salah satunya untuk membangun chemistry tim, ini diungkapkan langsung oleh pelatih Persik, Joko Susilo. Pelatih yang akrab disapa Gethuk itu menjelaskan bahwa pihaknya ingin membangun chemistry tim yang belum terbangun secara maksimal selama tiga laga diawal kompetisi musim ini.

Menurutnya hal itu terjadi karena sejumlah pemain baru bergabung menjelang kompetisi bergulir. Terutama pemain asing mereka, bahkan ada yang bergabung ketika kompetisi sudah bergulir.

"Program kita level kondisi fisik dan chemistry. Pemain-pemain asing kami tiba di masa mau kompetisi," kata mantan pelatih Arema FC itu.

"Jadi teamwork dan chemistry antar pemain belum berjalan baik. Jadi di waktu 2 minggu ini kami coba manfaatkan maksimal," sambung pelatih asal Cepu.

Joko Susilo tidak khawatir jika latihan Persik dibayangi rasa takut pemain tertular virus Corona. Pihaknya menjelaskan bahwa selama dalam kondisi darurat seperti saat ini latihan tim tetap dalam pengawasan dokter.

Ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terkait dengan dugaan terjangkit virus tersebut. Segera diambil penanganan medis yang tepat. "Iya kita tetap latihan tapi selalu dalam pengawasan dokter tim," tutupnya. ***