BANGKALAN - Lima pertandingan putaran kedua Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 telah berlalu. Saat ini, kompetisi tengah rehat sejenak lantaran terdapat Fifa Match Day, yakni Tim Nasional Indonesia jalani lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022.

Melirik performa Madura United, Presiden klub tersebut Achsanul Qosasi menilai, empat pertandingan ini, Greg Nwokolo dan kolega mengalami perubahan cara bermain. Pasalnya, skuat berjuluk Laskar Sape Kerrab tidak sebatas mengandalkan serangan sayap.

“Tapi begini, dalam empat pertandingan terakhir yang harus kalian catat adalah ada perubahan cara main di Madura United, tidak lagi mengandalkan dari sayap ke tengah, sayap ke tengah tapi ini diberikan sama coach (Rasiman),” nilai pria yang familiar disapa AQ itu.

Presiden klub asal Kecamatan Lenteng, Sumenep ini menegaskan, perubahan tersebut terlihat dari variasi serangan, mulai dari diagonal, sayap, tengah, ataupun percobaan langsung dari luar kotak penalti.

“Ada beberapa alternatif menyerang, mulai dari serangan diagonal, serangan dari tengah, diakhir juga di depan gawang. Itu seluruhnya seperti itu. Kanan-kiri coba, diagonal coba, dari tengah juga dicoba, tendangan langsung juga dicoba, semua,” imbuhnya.

Perubahan cara main tim arahan Rasiman membuahkan timnya mulai merangsek ke posisi runner-up klasemen pekan ke-22 Liga 1 2019 dengan menggeser Tira Persikabo. ***