Diduga Diterkam Harimau

Satu Malam Tak Pulang, Petani Ditemukan Tewas Tanpa Kepala dan Tubuh Tercabik

Satu Malam Tak Pulang, Petani Ditemukan Tewas Tanpa Kepala dan Tubuh Tercabik
Korban Abu Sali Hasibuan warga Desa Siraisan Kecamatan Ulu Barumun diduga menjadi korban diterkam harimau di lokasi kebun karet.
Jum'at, 17 Mei 2019 13:56 WIB
Penulis: Ibnu Sakti Nasution
PALAS-Seorang Petani Abu Sali Hasibuan (61) warga Desa Siraisan Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas) diduga diterkam harimau hingga tewas dilokasi kebun karet milik Haji Hasibuan yang berlokasi di jembatan bosi disekitar desa tersebut.

Informasi yang dihimpun dari warga Desa Siraisan, Jumat (17/5/2019) sekira pukul 01.00 WIB korban disinyalir diterkam harimau karena disekujur tubuh korban penuh cakaran.

Ironis lagi, korban ditemukan warga bersama personil Polsek Barumun dalam kondisi sudah tewas dengan kepala dan tangan sudah putus terpisah dari badan.

"Tidak hanya badan  penuh bekas cakaran, kepala sampai rahang, tangan kanan, mata serta alat kelamin telah hilang ,"kata Kapolsek Batumun AKP Sudirman.
Ads

 "Kita temukan korban dalam kondisi sudah tewas, lalu dilakukan evakuasi untuk dibawa ke RSUD Sibuhuan untuk keperluan et revertum atau visum,"ujarnya.

Kepala Desa Siraisan, Sangkot Hasibuan yang ikut serta dalam pencarian korban mengatakan, korban Abu Sali Hasibuan diduga menjadi korban diterkam harimau dilokasi kebun karet desa Siraisan.

 Dikatakannya informasi diperoleh berawal dari laporan istri korban Dancun bersama warga kepihak  Pemerintah Desa bahwa suaminya Abu Sali Hasibuan yang pergi dari rumah sekira pukul 7.00 WIB untuk menderes karet getah dikebun milik Braji Hasibuan Kamis (16/5/2019) sampai pukul 18.30 WIB belum pulang ke rumah sehinga merasa curiga dan cemas.

Lalu Kepala Desa bersama perangkat desa dan warga secara beramai ramai melakukan pencarian keberadaan korban. Setelah ditelusuri disekitar kebun karet, korban ditemukan dalam kondisi sudah tewas dengan kepala terputus dan disekujur bagian badan penuh dengan luka cakaran binatang buas.

"Setelah divisum di RSUD Sibuhuan, Jasad korban dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dikebumikan di Desa Siraisan," kata Sangkot.*
wwwwww