IHSG Rehat di Zona Merah di Akhir Sesi I

IHSG Rehat di Zona Merah di Akhir Sesi I
Kamis, 06 Desember 2018 12:54 WIB
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rehat di zona merah di akhir sesi pertama perdagangan Kamis (6/12). Indeks acuan domestik ini kehilangan 32 poin atau 0,53% menjadi 6.100.

Sebanyak 234 saham tercatat turun, berbanding 146 yang naik. Sementara 128 saham lainnya tak bergerak.

Volume perdagangan sampai sesiang ini sebesar 5,18 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,99 triliun.

Delapan dari sepuluh sektor penopang IHSG terlempar ke zona negatif. Sektor aneka industri melorot sampai 2,3%, dan menjadi grup saham dengan penurunan paling besar.

Ads
Dua sektor yang masih mencatat kenaikan yaitu industri dasar sebesar 0,14% dan infrastruktur yang naik tipis 0,08%.

Saham LQ45 yang paling melorot siang ini antara lain PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) dengan penurunan 4,04% menjadi Rp 4.99p per saham, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 3,12% menjadi Rp 1.865, dan PT Astra International Tbk (ASII) yang merosot 2,7% menjadi Rp 8.100 per saham.

Saham bluechips yang mencetak kenaikan antara lain, PT XL Axiata Tbk (EXCL) dengan kenaikan 3,7% menjadi Rp 1.960 per saham, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sebesar 2,03% menjadi Rp 4.030, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan kenaikan 1,94% menjadi Rp 2.100 per saham.

Investor asing sampai tengah hari ini masih lebih banyak melakukan penjualan ketimbang pembelian. Nilai jual bersih atau net sell asing sebesar Rp 316,18 miliar di pasar reguler dan Rp 326,3 miliar di pasar keseluruhan.

Kendati terkoreksi, penurunan IHSG merupakan yang terkecil kedua di kawasan Asia setelah Australia. Indeks ASX 200 siang ini sudah ditutup dengan penurunan 0,19%.

Sementara rupiah pada siang ini melemah terhadap dollar AS sebesar 1,1% ke Rp 14.562 per dollar AS. Pelemahan rupiah merupakan yang terbesar di Asia pada siang ini.*
Editor:Wen
Kategori:Gonews Group, Ekonomi, Sumatera Utara
wwwwww