Home > Berita > Umum

PT Batam Centre 'Buang' TKW Asal Lombok di Tol Bandar Selamat

PT Batam Centre Buang TKW Asal Lombok di Tol Bandar Selamat
Murni, TKW asal Lombok Timur saat berada di Polsek Percut Situan, Kamis (23/3/2017).
Jum'at, 24 Maret 2017 22:36 WIB
Penulis: Rafly Hamdani
MEDAN - Seorang wanita asal Lombok Timur menangis di Polsek Percut Situan, Kamis (23/3/2017). Pasalnya, empat perempuan dan seorang pria menurunkan cewek berhijab itu dari mobil mewah warna hitam di Jalan Letda Sujono, Medan Tembung, tepatnya di bawah jalan tol Bandar Selamat.Beruntung, wanita cantik itu diselamatkan petugas dan membawanya ke Mapolsek Percut Seituan. Dengan berlinang air mata, Murni menuturkan awal kejadian itu, sehingga ia  terdampar.

Dua minggu lalu, Murni dari Malaysia singgah ke Kota Batam. Namun cewek berbadan mungil ini tidak tinggal di rumah sanak keluarganya, melainkan tinggal di kantor biro jasa PT Batam Centre yang dikelola Dedi. Selama dua minggu menginap di sana, Murni disuruh Dedi ke Medan untuk memperpanjang paspornya.

Tepatnya Rabu (22/3/2017) pagi, Murni pun tiba di Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA). Seorang ibu rumah tangga pun menjemputnya, lalu dibawa ke penginapan.

Ads
Kamis (23/3/2017) pagi kemarin, Murni dijemput enpat perempuan dan seorang pria dengan mobil mewah.

Setelah itu, pria yang mengemudikan mobil warna hitam tersebut membawa Murni ke Jalan Letda Sujono. Tepat di bawah jalan tol Bandar Setia, Murni diturunkan di pinggir jalan. Karena bakal dijemput, wanita berhijab ini tidak khawatir akan keselamatannya.

Namun, orang yang berada di mobil tersebut tak kunjung kembali menjemput Murni. Wanita ini gelisah, lantaran tak tahu pulang. "Sampai satu jam aku menunggunya, namun aku tidak dijemput mereka. Aku pun menangis," bilang wanita berdandan sederhana ini.

Diketahui, Murni tenaga kerja di Malaysia dan menjadi asisten rumah tangga. Karena masa berlaku paspornya berakhir, Murni pergi ke Batam menjumpai Dedi, pemilik PT Batam Centre yang memberangkatkan tenaga kerja. Ternyata biro jasa tersebut mencampakkan Murni.

"Aku disuruh sama pak Dedi ke Medan. Katanya orang-orang dia akan mengurus pasporku. Gak tahunya aku dibuang mereka di pinggir jalan. Aku tidak tahu siapa mereka dan tidak tahu di mana kantornya di Medan. Aku tidak hapal betul kawasan ini," ucapnya.

Pejabat sementara (Pjs) Kapolsek Percut Seituan, Kompol Boy J Situmorang melalui Kanit Reskrim AKP H Jonathan membenarkan seorang wanita asal Lombok dibawa ke Polsek. Wanita itu sudah diserahkan ke Dinas Ketenagakerjaan di Jalan Ayahanda, Medan.
Editor:Fatih
Kategori:Umum, Peristiwa, Hukrim, Medan, Sumatera Utara
wwwwww