Rekonstruksi Petugas Damkar Lhokseumawe

Sebelum Tergilas dan Tewas, Fasdar Sempat Ditarik Massa

Sebelum Tergilas dan Tewas, Fasdar Sempat Ditarik Massa
Korban Fasdar yang diperan polisi saat naik ke atas mobil Damkar sebelum ditarik massa dalam rekonstruksi di Mapolres Lhokseumawe, Senin (13/6/2016).
Senin, 13 Juni 2016 13:01 WIB
Penulis: Kamal Usandi

LHOKSEUMAWE - Rekonstruksi meninggalnya Fasdar, petugas pemadam kebakaran (Damkar) karena tergilas dengan mobil Damkar, sebelumnya sempat ditarik massa dan terjatuh.


Hal tersebut terungkap dalam rekonstruksi meninggalnya petugas Damkar Kota Lhokseumawe saat memadamkan kebakaran kios di kawasan Simpang Tugu Cot Pileng, Kecamatan Bayu, Kabupaten Aceh Utara, pada 26 April 2016 lalu. Rekonstruksi digelar di halaman Mapolres Lhokseumawe, Senin (13/6/2016).

Dalam rekonstruksi tersebut, sebelum tergilas dengan ban belakang sebelah kanan mobil Damkar, Fasdar terlebih dulu menaiki mobil melalui sebelah kiri. Akhirnya Fasdar terjatuh, namun tidak tergilas.

“Dia ditarik oleh massa sebelah sini (kiri mobil). Setelah jatuh tapi tidak tergilas, saya tidak tau dia lari kemana, apakah melewati depan mobil atau belakang. Baru setelah itu ke depan lagi dia kecelakaan (tergilas),” ujar salah satu saksi.

Ads
Tak hanya itu kata saksi nomor urut sembilan itu, massa juga sempat menggedor-gedor bagian bodi mobil Damkar dan memaki-maki petugas karena menilai datang terlambat.

Pantauan GoAceh, mobil Damkar nomor polisi BL 8007 JA itu bagian kaca depan dekat posisi sopir terlihat retak. Kata petugas Damkar, mereka selain dimaki juga dilempari batu dan benda keras lainnya, sehingga kaca mobil mereka retak.

Kategori : Gonews Group, Hukrim
www www