Gelar Buka Puasa Bersama, Hidayat Nur Wahid: Silaturahmi Paling Nyaman dan Bisa Ketemu Setiap Sore ya di Bulan Ramadan

Gelar Buka Puasa Bersama, Hidayat Nur Wahid: Silaturahmi Paling Nyaman dan Bisa Ketemu Setiap Sore ya di Bulan Ramadan
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid tampak berbincang dengan para tamu undangan. (Muslikhin/GoNews)
Kamis, 09 Juni 2016 19:59 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Di tempat rumah dinasnya di kawasan Kemang, Jakarta, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menggelar buka puasa bersama dengan beberapa tokoh partai PKS, Anggota MPR dan Awak media, Kamis (09/06/2016).

Hadir dalam acara itu sejumlah anggota MPR dan Ketua Lembaga Pengkajian MPR Rully Chaerul Azwar. Dalam sambutannya, Hidayat Nur Wahid mengatakan silaturrahim di bulan puasa mempunyai arti tersendiri di mana di setiap sore bisa bertemu. 

"Ini silaturahmi yang bisa diadakan tiap sore, momen seperti ini juga hanya terjadi saat Ramadan," ujarnya.

Hidayat Nur Wahid berharap agar umat muslim Indoneaia, bisa memaksimalkan ramadan dengan melakukan berbagai amalan ibadah dengan tujuan agar lebih bertakwa. "Mari semua untuk saling membuka diri dalam bulan yang penuh hikmah ini," tukasnya.

Ads
Dikatakan Hidayat Nur Wahid, dirinya ingin memaknai ramadan kali ini sebagai bulan rahmat untuk saling bersilaturahmi. "Ya seuai di agama kita, yang namnya silaturahmi itu bukan sesuatu yang menyeramkan," ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya ingin memaknai ramadan dengan selalu mengingatkan kepada kita semua, bangsa Indonesia, yang mempunyai pilar kuat untuk merekatkan NKRI.

Hidayat juga sempat mengucapkan terima kasih pada para undangan yang hadir di tengah banyaknya acara di bulan puasa ini.

Dalam acara itu, ustad Shohibul Iman bertindak memberikan kuliah tujuh menit. Dalam ceramahnya, Shohibul mengatakan, puasa merupakan kewajiban yang dibebankan pada kita dan ummat terdahulu. Puasa bertujuan untuk menjadikan kita orang-orang yang bertakwa.

Takwa menurut Shohibul mempunyai arti hati-hati dalam melangkah, bisa pula mempunyai arti menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi larangannya. Orang yang bertakwa menurutnya orang yang mulia. Tak ada artinya semua tingkah manusia tanpa takwa.

Puasa bagi Shohibul merupakan kesempatan untuk menjadi mulia. Untuk itu tak boleh kita sia-siakan kesempatan dalam bulan ramadan ini.

Dalam bulan puasa kita bisa membohongi orang dengan minum sembunyi-sembunyi namun menurut Shohibul karena pengawasan Allah membuat kita menjalankan puasa hingga akhir. ***
Kategori : Gonews Group, Umum, Peristiwa
www www