MEDAN – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin mengapresiasi penyaluran zakat oleh Badan Zakat Nasional (Baznas) Sumut pada Triwulan IV senilai Rp3,4 miliar. Menurutnya, zakat memiliki peran strategis dalam peningkatan kesejahteraan rakyat. “Zakat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Sumut,” kata Pj Gubernur Hassanudin pada acara penyaluran zakat, infak dan sedekah (ZIS) oleh Baznas Sumut triwulan IV tahun 2023 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Jumat (22/12/2023).

Untuk itu, katanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan senantiasa mendukung penuh kegiatan terkait zakat, terutama dalam peningkatan kesejahteraan rakyat. Ia pun mengajak seluruh pihak berkolaborasi dalam peningkatan kesejahteraan rakyat, khususnya Baznas Sumut.

Hassanudin juga menyebut, banyak permasalahan yang dapat diselesaikan dengan bantuan zakat sedekah dan infak. Mulai dari pengentasan kemiskinan, mengurangi pengangguran hingga pengentasan stunting. Menurutnya, hal tersebut dapat diselesaikan dengan bersinergi.

“Kami apresiasi seluruh progam Baznas yang tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Sumut, tentunya banyak yang bisa disinergikan terkait hal tersebut,” kata Hassanudin.

Hassanudin juga mengapresiasi program produktif Baznas yang telah berhasil membuat penerima kini menjadi pemberi bantuan. Menurutnya, program produktif tersebut harus terus ada, sehingga nantinya banyak masyarakat yang semula penerima zakat berhasil meningkatkan perekonomiannya secara mandiri.

Ketua Baznas Sumut Mohammad Hatta menyebutkan, pada tahun 2023 zakat Sumut terkumpul sebanyak Rp16 miliar. Angka tersebut sudah sesuai dengan target rencana kerja Baznas Sumut tahun 2023. ZIS yang terkumpul, juga sudah disalurkan per triwulan.

Namun menurut Hatta, sebenarnya potensi ZIS di Sumut bisa mencapai Rp8 triliun. Dikatakannya apabila hal tersebut tercapai, maka segala macam permasalahan masyarakat dapat diselesaikan.

Sepanjang tahun 2023, Baznas Sumut telah menyalurkan ZIS dalam bentuk berbagai program. Ada lima program Baznas Sumut antara lain, Sumut Sehat, Sumut Cerdas, Sumut Peduli, Sumut Takwa, dan Sumut Makmur. Seluruh program tersebut mencakup banyak sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan lainnya.

Hatta mengatakan, dengan berbagai macam program tersebut diharapkan dapat meningkatkan status masyarakat yang semula mustahik dapat menjadi pemberi zakat. Ia mengatakan telah ada kelompok tani yang semula diberi bantuan bibit, pupuk dan modal, telah bisa memberi manfaat dengan membantu sekitar 130 orang mustahik.

Turut hadir pada acara tersebut Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Muhammad Rahmadani Lubis, jajaran Baznas Sumut, dan para mustahik yang menerima bantuan.*