Besok Dilantik, Formasi Kepengurusan Hanura Pimpinan OSO Mengusung Semangat 17-8-45

Besok Dilantik, Formasi Kepengurusan Hanura Pimpinan OSO Mengusung Semangat 17-8-45
Konfrensi Pers DPP Hanura di JCC. (GoNews.co)
Kamis, 23 Januari 2020 18:10 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Di bawah kepemimpinan Oesman Sapta Odang, Formasi kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 2019-2024 sedikit berbeda dengan formasi sebelumnya.Tahun ini, OSO mengusung semangat memperjuangkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945.

Hal ini diungkapkan Ketua Panitia Pengukuhan Kepengurusan DPP Partai Hanura di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2020). "Jadi kepengurusan nanti adalah 17 pengurus harian, 8 koordinator wilayah, dan 45 bidang," ujarnya.

Benny memerinci kepengurusan harian itu antara lain disisi ketua umum, sekretaris jenderal, bendahara umum. Sementara koorwil akan dibagi antara lain sesuai zona kepulauan. Sementara bidang, nanti ada berbagai macam.

Ads
Benny mengaku hanya OSO yang tahu siapa saja sosok yang mengisi posisi itu, sampai diumumkan secara resmi dalam acara yang rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. Menurut Benny, yang sudah terkonfirmasi dan ramai diperbincangkan di publik adalah posisi sekretaris jenderal dipercayakan kepada Gde Pasek Suardika. "Kami belum tahu siapa besok yang akan ditetapkan Bapak Ketua Umum Dr Oesman Sapta, karena itu masih bersifat rahasia," katanya.

Namun, Benny menegaskan, yang paling menarik adalah OSO sudah memberikan signal formasi kepengurusan mencermirkan kebulatan tekad dan konsistensi tegak lurus dalam memperjuangkan cita cira Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945.

"Ketua umum hanya memberikan clue bahwa ini adalah bentuk tegak lurus, tawadhu, ikhtiar, dan kecintaan kepada Indonesia. Jadi, memperjuangan cita-cita proklamasi itu wajib bagi Hanura, sehingga dicerminkan dalam bentuk formasi kepengurusan 17-8-45," kata mantan anggota DPD dari Sulawesi Utara itu.

Ihwal kenapa kepengurusan itu berperiode 2019-2024, Benny menjelaskan bahwa hal itu menyesuaikan dengan pelaksanaan Munas yang digelar Desember 2019. "Jadi, itu semata-mata mengikuti periodesasi munas yang dilaksanakan 2019 lalu," ujar dia.

Seperti diketahui, OSO didaulat menjadi ketua umum Partai Hanura 2019-2024 pada Munas Partai Hanura yang digelar 17-19 Desember 2019. OSO secara aklamasi dipilih menjadi ketum, dan mendapat mandat sebagai formatur tunggal untuk menyusun kepengurusan DPP Partai Hanura 2019-2024.***

www www