Berteduh di Doorsmeer Hindari Hujan, Tiga Sekawan Disambar Petir, Satu Orang Tewas

Berteduh di Doorsmeer Hindari Hujan, Tiga Sekawan Disambar Petir, Satu Orang Tewas
Korban Bintang saat dirumah duka dan Lokasi kejadian.
Sabtu, 13 Juli 2019 19:03 WIB
Penulis: Sugiono
SERDANG BEDAGAI-Tiga sekawan yakni Andika Sinurat(16), Pebri Tampubolon (16) dan Bintang Sahala Martua Siahaan(16) pelajar dusun I, Desa Sarang Ginting, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang bedagai(Sergai), Sumatera Utara, Sabtu (12/7/2019) sekira pukul 06:30 WIB disambar petir. Satu orang dinyatakan tewas.

Ketika bermain volly, hujan deras pun datang. Ketiganya sepakat berteduh di sebuah dorr semer. Tak lama kemudian ketiganya langsung tersambar petir. Andika dan Pebri Selamat dan Bintang meninggal dunia dengan kondisi telungkup.

Informasi yang di himpun Gosumut, ketiganya usai bermain volly dan tiba tiba datang hujan yang cukup deras, sehingga ketiganya harus mencari tempat teduhan, tepatnya di sebuah lokasi Dor Semer sepeda motor yang tidak jauh dari lokasi rumahnya.

Tiba-tiba terdengar suara petir yang sangat dasyat dan langsung menghantam tiga sekawan sehingga ketiganya terpental, namun Andika dan Pebri terbangun. Kemudian keduanya berusaha membangunkan korban bintang namun korban sudah terlihat tidak bergerak lagi.Takut ada apa apa, keduanya memanggil orang tua korban yakni Carles Faber Siahaan (52) karyawan PTPN III Sarang ginting. Kemudian sama sama menolong korban dan membawa kerumah duka, setelah dicek korban sudah meninggal dunia. Kemudian pihak keluarga melaporkan ke Polsek Dolok Masihul.
Ads

Kapolsek Dolok Masihul, AKP. Jhonson M. Sitompul melalui Kasubag Humas Kompol Nelly Isma kepada wartawan membenarkan peristiwa tersebut.

Awalnya kejadian ini berkat pengaduan dari masyarakat tentang adanya warga masyarakat desa sarang Ginting yang tersambar petir. Atas laporan tersebut kemudian team opanal turun kelokasi Tempat kejadian perkara (TKP) ternyata benar korban sudah di berada di rumah orang tua korban.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan tubuh korban tidak di temukan adanya bekas luka maupun tanda-tanda kekerasan dan keluarga korban membuat surat pernyataan tidak keberatan dan menyatakan kejadian tersebut adalah karena disambar petir dan tidak dilakukan otopsi dengan membuat surat permohonan.

"Rencana jenazah korban akan dikebumikan ke Siborong borong Tapanuli Utara,"Pungkas Kompol Nelly Isma.*
wwwwww