Home > Berita > Medan
Jeritan Hati Seorang Ibu

"Kemana Lagi Kami Mengadu, Anak Saya Ditikam Pelakunya Bebas Berkeliaran"

Kemana Lagi Kami Mengadu, Anak Saya Ditikam Pelakunya Bebas Berkeliaran
Erlinawati alias Lina, ibu Korban Ananda Riski Ifani saat menunjukkan bukti laporan polisi
Minggu, 26 Maret 2017 20:45 WIB
Penulis: Rafli Hamdani
MEDAN - Tangisan seorang ibu, Erlinawati alias Lina (43), tak bisa dibendung. Pasalnya, pelaku penikaman anak kandungnya belum juga ditangkap. Mirisnya, kasus ini sudah tiga bulan lamanya dilaporkan ke Polsek Percut Sei Tuan, Minggu (26/3/2017).

Kepada wartawan, Lina menyampaikan, anaknya Ananda Rizki Irfani (18) telah ditikam oleh Habib Cs. Bahkan, hingga kini pelakunya tak tersentuh hukum.

"Tolong Pak Polisi tangkap pelaku yang menikam anak saya, dua puluh empat jahitan perut anakku itu, kenapa pelakunya kok susah kali ditangkap. Saksi sudah diperiksa, apalagi yang kurang, tangkap pelakunya, Habib Cs," ujar Lina sedih.

Lina juga mempertanyakan kenapa kasus ini sepertinya jalan di tempat. Bahkan, aparat kepolisian dari Polsek Percut Sei Tuan, terkesan tidak berusaha menangkap pelaku kejahatan. Apalagi, kasus ini sudah dilaporkannya sejak 3 bulan yag lalu.

"Kepada siapa lagi kami mengadu, sepertinya hukum tidak adalagi," tukas Lina sembari berharap pelaku penikam anaknya dijebloskan ke penjara.

Diberitakan sebelumnya, Ananda Riski Ifani alias Ananda (18), Perutnya ditikam temannya sendiri hingga 24 jahitan.

Kejadian yang menimpa anaknya itu terjadi pada tiga bulan lalu, tepatnya, Selasa (27/12/2016), saat korban (Ananda) bermain ke Jalan Jati Luhur Ujung, di depan Gang Buntu Kecamatan Percut Sei Tuan. Tiba-tiba korban (Ananda) di datangi pelaku (Habib dkk), seketika langsung menghujamkan pisau ke perut korban, dan seketika pelaku melarikan diri.
 
Ads
wwwwww