Home > Berita > Umum

Kejang-kejang, Simorangkir Dijemput Malaikat Maut di Betor Rekannya

Kejang-kejang, Simorangkir Dijemput Malaikat Maut di Betor Rekannya
Tim Inavis Polrestabes Medan melakukan olah TKP terkait meninggalnya parbetor, M Simorangkir (70)
Jum'at, 17 Maret 2017 22:51 WIB
Penulis: Kamal

MEDAN - Seorang penarik Becak Bermotor (Betor) dijemput malaikat maut saat istirahat di Betor rekannya, Jumat (17/3/2017), di Jalan Bintang simpang Jalan Arjuna Medan.

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, parbetor yang diketahui bernama M Simorangkir (70), itu hendak mengantarkan penumpangnya. Dikarenakan rekan seprofesinya tahu korban sedang sakit, akhirnya penduduk Jalan Air Bersih Gang Pisang, Medan Kota, itu dibawa untuk beristirahat.

"Waktu itu, dia mau mengantar penumpangnya. Tapi kami melarangnya dan menyuruhnya untuk beristirahat," ujar rekan korban, Sudirman.

Kepala lingkungan setempat, Purba juga membenarkan hal ini. "Korban meninggal karena sakit. Sebab, kemarin ia mengeluh soal kesehatannya, namun saat akan dibawa berobat ke Puskesmas Teladan, korban menolak," ujarnya.

Ads
Sebelum meninggal dunia, saksi lainnya juga sempat melihat korban kejang-kejang dan akhirnya tidak bergerak lagi. "Tadi sempat aku lihat korban itu kejang-kejang," Kata Tina Nainggolan, pedagang di lokasi kejadian.

Terpisah, Kepala Kepolisian Sektor Medan Kota, Kompol Martuasah hermindo Tobing ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu.

"Benar, tadi kita menerima laporan soal peristiwa itu dan langsung menurunkan tim identifikasi ke lokasi," ujar Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan, baik itu keterangan para saksi dan identifikasi jenazah, korban memang meninggal dunia karena penyakit dideritanya.

"Sesuai hasil identifikasi dan keterangan saksi, korban meninggal karena penyakitnya. Sebab, sama sekali tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban," jelas mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Deliserdang ini.

Editor:Fatih
Kategori:Umum, Peristiwa, Hukrim, Medan, Sumatera Utara
wwwwww