Sial...Penjual Roti Keliling Uangnya Ludes Diembat Rampok

Sial...Penjual Roti Keliling Uangnya Ludes Diembat Rampok
Kamil (61), pedagang roti keliling dirampok
Sabtu, 04 Maret 2017 08:07 WIB

SIANTAR - Sial kali nasib dialami Kamil (61), pedagang roti keliling tinggal di Jalan Singosari, Gg Meteorologi, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat,Kota Siantar itu.

Uang sebanyak Rp 400 ribu hasil dagangan rotinya, ludes diembat paksa sama seorang perampok dari laci steling yang datang pura-pura belanja dagangan rotinya.

Tadinya Kamil yang sudah 30 tahun kerja sebagai penjual roti ini, dengan menaiki sepedanya keliling di seputaran Jalan Melanthon Siregar.Persis dekat eks Rumah Potong Hewan (RPH) Kamil berhenti karena dipanggil seorang pria tak dikenalnya.

Namanya ada pelanggan yang hendak belanja dagangan rotinya, Kamil segera memarkirkan sepedanya."Dia langsung memesan 3 buah roti makanya laci steleng roti kubuka."katanya.

Ads
Ketika Kamil lagi menyediakan roti yang dipesan ke dalam plastik assoy, pelaku langsung menjalankan aksi jahatnya membuka laci steleng tempat menyimpan uang hasil jualan.

Secepat kilat pelaku langsung mengembat uang Rp 400 ribu dari dalam laci steleng.Aksi pelaku sempat ketahuan sama Kamil.Tapi pelaku segera melarikan diri.

Tak ingin uang hasil dagangan roti nya raib begitu saja, Kamil segera mengejar sambil teriak maling.Tapi pelaku berhasil kabur sehingga Kamil sambil mengayuh sepeda nya segera pergi melapor ke Polres Siantar.

"Pas lagi menyediakan roti ke dalam plastik, terus pelaku membuka paksa laci steleng tempat uang.Roti yang dipesan sampai ketinggalan.Baru sekali ini aku kerampokan selama 30 tahun jualan roti."ucap Kamil.

Kapolres Siantar AKBP Dodi Darjanto SIK melalui Kanit SPKT II Aipda Hotmen Saragih mengatakan, pihaknya masih mencari pelaku yang telah diketahui identitasnya.

"Petugas dari Polsek Selatan juga sudah turun membantu mencari pelaku yang biasa namanya di panggil si botak, dan korbannya Kamil sedang kita periksa,"tegasnya.

Editor:Wewen
Sumber:metro24.co
Kategori:Sumatera Utara, Pematangsiantar, Gonews Group, Hukrim
wwwwww