Bom Bunuh Diri Meledak di Tempat Suci di Pakistan, 70 Orang Tewas dan 200 Terluka

Bom Bunuh Diri Meledak di Tempat Suci di Pakistan, 70 Orang Tewas dan 200 Terluka
Ilustrasi. (tempo.co)
Jum'at, 17 Februari 2017 07:57 WIB
KARACHI - Serangan bom bunuh diri terjadi di Sehwan, Pakistan selatan, Kamis waktu setempat. Sedikitnya 70 orang tewas dan 200 lainnya terluka akibat peristiwa tersebut.

Dikutip dari tempo.co, seperti dilansir Channel NewsAsia, Jumat (17/2/2017), kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) melalui medianya, Amaq, menyatakan seorang pengebom telah meledakkan rompinya di sebuah acara Muslim Syiah di tempat suci Sufi, Lal Shahbaz Qalandar di Provinsi Sindh, sekitar 200 kilometer dari Karachi.

Pengeboman itu adalah kedua kalinya diakui sebagai aksi ISIS, yang mengincar masjid-masjid Syiah di Pakistan dalam tiga bulan terakhir.

Ini merupakan serangan terburuk yang terjadi di Pakistan selama 2017. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sidh, Sikandar Ali Mandhro, menyebut sedikitnya 70 orang tewas, 250 lainnya terluka dan 40 diantaranya dalam kondisi kritis.

Ads
Sebelumnya 12 November tahun lalu, paling sedikit 52 orang terbunuh dan lebih dari 100 orang luka ketika seorang pengebom ISIS meledakkan diri di sebuah tempat suci di Provinsi Balochistan.

Rasool Bux, seorang pejabat tinggi kepolisian, mengatakan ledakan itu terjadi sekitar pukul 19.00 Kamis waktu setempat. Seorang pengebom bunuh diri memasuki Lal Shahbaz Qalandar dari arah gerbang yang dipadati orang.

Ia meledakkan diri di tengah-tengah sekelompok orang yang sedang melakukan Dhamal (tari Sufi) di dalam kompleks rumah suci ini. Bux mengatakan sekitar 500 hingga 800 orang yang datang dari berbagai penjuru negeri sedang berada di dalam kompleks ketika serangan terjadi.

Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif mengutuk serangan itu dan memerintahkan departemen-departemen terkait untuk memberikan perawatan sebaik mungkin bagi para korban. Namun kondisi semakin sulit karena rumah sakit terdekat berjarak 130 kilometer dari tempat kejadian.

Melalui Twitter, direktur jenderal hubungan masyarakat antarlembaga, Mayor Jenderal Asif Ghafoor, mengatakan panglima Angkatan Darat telah memerintahkan tentara dan paramiliter untuk membantu para korban ledakan.

Militer juga mengerahkan sejumlah helikopter berkemampuan penglihatan malam dari Angkatan Laut dan satu pesawat C-130 untuk mengangkut korban luka ke rumah-rumah sakit di Karachi, ibu kota provinsi Sindh.

''Korban luka kritis langsung diangkut ke Karachi dengan helikopter Angkatan Laut dan pesawat C-130 di bandara terdekat,'' ujar Kepala Kepolisian Provinsi Sidh, A.D. Khawaja.***
Editor:hasan b
Sumber:tempo.co
Kategori:Gonews Group, Peristiwa
wwwwww