Diduga Bunuh Diri, Ibu dan Anak Perempuannya Lompat ke Sungai

Diduga Bunuh Diri, Ibu dan Anak Perempuannya Lompat ke Sungai
Tim SAR melakukan penncarian korban. (foto: Humas SAR Bandung/detikcom)
Selasa, 14 Februari 2017 22:36 WIB

BANDUNG - Seorang ibu dan anak perempuannya diduga bunuh diri dengan cara melompat ke Sungai Cipunagara, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. 

Personel SAR gabungan terus berupaya mencari keduanya yang hanyut terbawa arus.

Petugas rescue Kantor SAR Bandung Andika Zein menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (13/2) sekitar pukul 10.00 WIB. Identitas dua orang itu diketahui bernama Ade Ria (45) dan Ipah (9), warga Dusun Baru, Desa Mulyasari, Pamanukan, Subang.

Informasi yang dihimpun Kantor SAR Bandung, menurut Andika, kejadian bermula saat saksi melihat ibu dan anak tersebut berada di jembatan Cipunagara atau tepatnya sebelah selatan. Posisi Ade dan Ipah tengah berdiri di pinggir jembatan.

Ads
"Seorang warga hendak mendekat. Namun ibu dan anaknya itu sudah lompat dan terjun ke sungai," kata Andika via pesan singkat, Selasa (14/2/2017) seperti diberitakan detikcom.

Ade berciri rambut panjang serta menggunakan kaus lengan pendek cokelat serta celana panjang ini menggendong anaknya yang memakai kaus merah. Sewaktu kejadian, menurut Andika, kondisi debit air sungai itu lagi tinggi.

"Kedua orang yang diduga bunuh diri itu terseret derasnya arus air sungai," kata Andika.

Siang tadi, pihak kepolisian meminta bantuan Kantor SAR Bandung untuk mencari Ade dan Ipah. Satu Tim Rescue Pos SAR Cirebon langsung datang ke lokasi dengan membawa sejumlah peralatan SAR dan medis.

Mereka berkoordinasi dengan unsur SAR terkait di wilayah Pamanukan terdiri personel Polsek, Koramil, Damkar, Dinkes dan Tagana Subang untuk melakukan proses pencarian.

Andika menjelaskan, pencarian hari pertama berlangsung pukul 14.00 WIB hingga pukul 17.40 WIB. Tim SAR gabungan menyisir sekitar Sungai Cipunagara. "Hasilnya nihil," kata Andika.

"Kendala yang dihadapi Tim SAR gabungan dalam upaya pencarian ialah debit air sungai yang tinggi dan arus cukup deras. Serta banyaknya timbunan sampah menyebabkan Tim SAR gabungan sulit untuk melakukan penyisiran," kata Andika menambahkan.

Pada pukul 18.00 WIB tadi, upaya mencari kedua orang tersebut dihentikan sementara. Tim SAR gabungan rencana melanjutkan pencarian pada Rabu (15/2), mulai pukul 07.00 WIB.

"Besok (Rabu) Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian mulai tempat kejadian mengarah ke Desa Galian dekat muara laut dengan menggunakan perahu karet milik Basarnas," kata Andika. (dtc)

Editor:Arie RF
Sumber:detikcom
Kategori:Gonews Group, Peristiwa
wwwwww