Komunikasi Harmonis Antar Stakeholder Bakal Kembalikan Tradisi Emas Indonesia

Komunikasi Harmonis Antar Stakeholder Bakal Kembalikan Tradisi Emas Indonesia
(Foto: Azhari/GoNews).
Jum'at, 02 September 2016 16:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Keberhasikan kontingen Indonesia mengembalikan tradisi emas Olimpiade setelah merebut satu medali emas dari cabang bulutangkis dan dua medali perak dari cabang angkat besi berkat komunikasi dan kerja sama yang harmonis dari seluruh stakeholder olahraga nasional.

Hal tersebut dikatakan Chef de Mission Olimpiade 2016, Raja Sapta Oktohari saat menyampaikan pemaparan akhir pada media di Jakarta, Jumat (2/8/2016).

"Kami sangat bersyukur dengan hasil yang dicapai kontingen Indonesia. Perlu dicatat bahwa hasil tersebut tidak mungkin diralh tanpa komunikasi yang baik dari seluruh stakeholder olahraga nasional, darl atlet, pelatih, PB, KOI, Satlak Prima, hingga Kemenpora,” kata Okto.

Komunikasi memang menjadi kata kunci dalam persiapan menuju Olimpiade 2016 sejak Okto ditunjuk untuk mengepalai Kontingen Indonesia akhir tahun Ialu. Begitu ditunjuk, dirinya Iangsung melakukan komunikasi ‘intensif dengan seluruh pihak yang berkepentingan, dimulai dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), dan cabang olahraga (cabor).

Ads
Setelah mendapatkan pemaparan dari Satlak Prima, Oktohari Iangsung mengunjungi pemusatan Iatihan beberapa cabang olahraga, seperti angkat besi, bqutangkis, dan atletik.

Di sana, dia melakukan dialog untuk mengetahui berbagai masalah yang dihadapi. Komunikasi .intensif juga dilakukan dengan pihak Kemenpora sebagai penanggungjawab kegiatan olahraga nasional di tanah air.

Berkat komunikasi dan pendekatan yang baik, Menpora dan CDM sepakat dengan anggaran Rp35 miiiar untuk Kontingen Indonesia di Olimpiade 2016. Pendekatan juga dilakukan pada KBRI Brasilia yang dikepalai oleh Bapak Toto Riyanto sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Brasil. Hasilnya, KBRI memberikan dukungan penuh pada Kontingen Indonesia selama pelaksanaan Olimpiade 2016.

Di internal Kontingen Indonesia, CDM juga tak segan untuk berkomunikasi Iangsung dengan para atIet dan pelatih untuk mengetahui kebutuhan dan pelayanan apa saja yang mereka' perlukan. Dari situ, CDM beserta timnya berusaha untuk memenuhi semua kebutuhan Kontingen.

"Saya rasa bentuk komunikasi ini perlu dijaga dan ditingkatkan untuk kegiatan mendatang. Demi Merah Putih, kita harus bisa membuang ego masing-masing. Jika Itu bisa dilakukan, saya yakin Tim Indonesia bisa Iebih sukSes di Asian Games dan Olimpiade mendatang,” ujarnya. (***)
Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : Gonews Group, Peristiwa, Olahraga
www www