Wonderful Indonesia 2016

Danau Toba Bersih Diharapkan Jadi Program Pemerintah

Danau Toba Bersih Diharapkan Jadi Program Pemerintah
MENDUKUNG: Ketua PWI Sumut H Hermansjah SE (kiri) saat melakukan pertemuan dan memberikan dukungan kepada Direktur Radio Kardopa Group Tiorida Simanjuntak terkait rencana aksi gotong royong “Danau Toba Bersih”. (GoSumut/Zul Marbun)
Senin, 30 Mei 2016 20:26 WIB
Penulis: Zul Anwar Ali Marbun

MEDAN – Program Danau Toba Bersih yang diluncurkan Radio Kardopa Group dalam memaknai HUT ke-40 bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Provinsi Sumatera Utara (PWI Sumut) diharapkan menjadi program pemerintah di tujuh kabupaten se kawasan Danau Toba yang dilaksanakan secara berkesinambungan.

Harapan itu dikemukakan Pimpinan Radio Kardopa Group Tiorida Simanjuntak dalam pertemuan lanjutan dengan Ketua PWI Sumut H Hermansjah SE terkait persiapan kegiatan aksi Danau Toba Bersih Bersama Kardopa yang akan dilaksanakan pada 8-10 Juni 2016.

Menurut Tiorida yang melakukan pertemuan dengan Ketua PWI Sumut di Medan, Senin (30/5), perlunya tindaklanjut program Danau Toba Bersih (DTB) menjadi program berkesinambungan agar destinasi unggulan nasional ini mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat di tujuh kabupaten se kawasan Danau Toba sebagaimana diharapkan Presiden Joko Widodo.

“Kami berharap program kepedulian Danau Toba Bersih bersama Kardopa menjadi motivasi dan penyemangat bagi semua pihak untuk ikut bersama-sama memberi andil bagi kelestarian danau yang sangat indah ini secara berkelanjutan dengan dimotori oleh pemerintah di tujuh kabupaten se kawasan Danau Toba,” kata Tiorida.

Ads
Dikatakannya, pemerintah harus dapat meyakinkan masyarakat dan seluruh stakeholder pariwisata mulai dari perhotelan, restoran, transportasi danau, pusat jajanan dan buah tangan, hingga kepada pedagang buah serta souvenir bahwa dengan terjaganya kebersihan Danau Toba akan memberi kenyamanan bagi para wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Dengan kebersihan yang terjaga baik dari berbagai sisi, kata Tiorida, dipastikan akan akan membuat wisatawan betah dan ingin tinggal lebih lama di seputaran Danau Toba. Lama tinggal wisatawan ini sekaligus akan menambah pendapatan stakeholder pariwisata yang secara otomatis meningkatkan pendapatan daerah.

“Seyogyanya aksi kepedulian Danau Toba Bersih bersama Kardopa akan dilakukan di tujuh kabupaten, namun karena situasi baru dapat dilakukan di lima kabupaten. Tapi dengan dukungan Pemkab dan masyarakat setempat, kepedulian sosial ini menjadi langkah awal bagi semua pihak untuk berbenah diri secara bersama-sama dalam menjaga kebersihan Danau Toba,” ucap Tiorida.

Program Danau Toba Bersih (DTB), lanjut Tiorida, akan dilaksanakan dengan mengajak masyarakat sekitar Danau Toba maupun para relawan pecinta lingkungan untuk bergotong-royong membersihkan seputaran danau. Kardopa Group juga akan mengadakan pemutaran film di beberapa tempat serta memberikan hiburan bagi para peserta gotong-royong.

Dijelaskan, rute kegiatan akan dimulai di Parapat Kabupaten Simalungun pada Rabu 8 Juni. Dilanjutkan ke Simanindo Kabupaten Samosir, ke Bakkara Kabupaten Humbang Hasundutan, ke Muara Kabupaten Tapanuli Utara, dan di akhiri di Balige Kabupaten Toba Samosir, Jumat 10 Juni 2016.

“Kami sangat berterima kasih atas sambutan dari berbagai kabupaten se kawasan Danau Toba yang menyambut baik aksi kepedulian Danau Toba Bersih bersama Kardopa yang dilakukan secara mandiri sebagai ungkapan rasa syukur. Semoga kegiatan kecil ini bermanfaat bagi kemajuan Danau Toba menuju destinasi wisata dunia,” pungkas Tiorida penuh harap. (Zul Marbun)

www www