Home >  Berita >  Hukrim

Begal yang Tikam Korbannya Hingga Kritis di Stadion Utama Ternyata Penyuka Sesama Jenis

Begal yang Tikam Korbannya Hingga Kritis di Stadion Utama Ternyata Penyuka Sesama Jenis
Kapolresta didampingi Kasat Reskrim saat ekspose, Minggu siang (Foto: Chairul Hadi)
Minggu, 08 Mei 2016 14:25 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Setelah berhasil meringkus pembegal sadis berinisial EP (21) yang terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas di kaki kirinya, Sabtu (7/5/2016) sore kemarin, Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Riau kini masih melakukan pengembangan untuk mencari pelaku lainnya.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Aries Syarief Hidayat, Minggu (8/5/2016) siang menuturkan, pihaknya masih akan mendalami lagi, karena dugaan masih ada korban-korban lainnya, sekaligus dugaan keterlibatan pelaku lain.

"Sampai saat ini, pelakunya masih satu orang. Jika ada masyarakat yang merasa menjadi korban, segera laporkan untuk membantu pengembangan," kata Aries, didampingi Kasat Reskrim, Kompol Bimo Ariyanto.

Lebih lanjut, kepada GoRiau.com, Aries menuturkan, pihaknya masih belum bisa mengungkap lebih banyak motif dibalik aksi pencurian disertai kekerasan tersebut. "Kita masih menunggu kondisi korban membaik, karena saat ini korban belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut," kata Aries.

Ads
Terpisah, EP yang sempat diwawancarai mengatakan, kalau modusnya adalah dengan merayu korban yang sesama jenis dengannya (Pria, red), dengan maksud mengajak hubungan badan. Dia juga membenarkan kalau dirinya menyukai sesama pria.

"Kenal di FB terus ketemuan. Mau ajak ML (making love, red) di Stadion Utama. Kebetulan butuh uang makanya terjadi itu (aksi begal, red)," jawab EP. "Sebelumnya ada juga pria lain diajak itu (ML) cuma nggak ada ditikam," sambung dia.

Terkait pengakuan pelaku, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, kepada GoRiau.com membenarkan dugaan tersebut. Pengakuan pelaku bahwa dia memang menjalin hubungan dengan korban.

"Kita pastikan dulu, saat ini korban masih belum pulih dan masih akan di dalami lagi," pungkas Kasat.***
Kategori : Hukrim, Gonews Group
www www