Media Korsel Ramai Beritakan Penangkapan Siti Aisyah

Media Korsel Ramai Beritakan Penangkapan Siti Aisyah
Media-media Korsel ramai beritakan penangkapan Siti Aisyah (detikcom/Alexander Su)
Jum'at, 17 Februari 2017 15:09 WIB
SEOUL - Media Korea Selatan (Korsel) ramai memberitakan pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un. Nama wanita Indonesia, Siti Aisyah, yang ditangkap polisi Malaysia terkait pembunuhan itu juga banyak disebut.

Berdasarkan pantauan detikcom, pada Jumat (17/2/2017), halaman depan berbagai surat kabar Korsel banyak mengulas soal pembunuhan Jong-Nam beberapa hari terakhir. Pria berusia 46 tahun itu tewas usai diserang dua wanita di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pada Senin (13/2) pagi.

Sejauh ini, kepolisian Malaysia telah menangkap dua wanita dan satu pria terkait penyelidikan kasus itu. Salah satu wanita yang ditangkap diidentifikasi sebagai wanita WNI bernama Siti Aisyah yang lahir di Serang.

Menurut pantauan detikcom, nama Siti Aisyah menjadi amat terkenal di Korsel karena hampir semua media Korsel menyebutnya dan foto paspornya banyak dimunculkan. Dalam paspor itu, Siti Aisyah disebut lahir pada 11 Februari 1992, yang berarti dia baru berusia 25 tahun.

Pada Kamis (16/2) waktu setempat, hampir seluruh media Korsel, baik yang berbahasa Korea maupun yang berbahasa Inggris, memberitakan penangkapan dua tersangka pembunuhan Jong-Nam. Kedua tersangka yang dimaksud adalah wanita berpaspor Vietnam atas nama Doan Thi Huong dan wanita Indonesia bernama Siti Aisyah.

Sedangkan pada Jumat (17/2) waktu setempat, berita penangkapan Siti Aisyah bersama seorang pria Malaysia yang disebut sebagai kekasihnya masih mewarnai halaman depan media-media Korsel. The Korea Herald memberi judul '2 more arrested over death of N. Korean leader's brother' dalam artikel terbarunya. Selain artikel itu, The Korea Herald juga mengulas lika-liku kehidupan Jong-Nam sebelum dibunuh dalam artikel berjudul 'Kim Jong-nam begged for mercy' yang merujuk pada surat Jong-Nam beberapa tahun lalu, yang isinya meminta ampun kepada Kim Jong-Un.

Media Korsel lainnya, The Korea Times memberi judul 'Kim Jong-un shows ruthless brutality' pada artikel soal kematian Jong-Nam. Foto Kim Jong-Un dan kakak tirinya itu yang disandingkan juga ditampilkan untuk melengkapi artikel itu.

Tak hanya versi cetak, media Korsel versi online juga ramai memberitakan kematian Jong-Nam. Beberapa terlihat fokus membahas dugaan keterlibatan Korut serta Kim Jong-Un di balik kematian mendadak Jong-Nam.

Surat kabar berbahasa Korea, Donga Ilbo, memberi judul 'Manhunt under way for agent of N. Korea's Reconnaissance General Bureau over assassination of Kim Jong-nam' pada artikelnya soal kecurigaan keterlibatan agen Korut dalam kematian Jong-Nam. Sedangkan Segye Times membahasnya dalam artikel berjudul 'There is possibility of N. Korea's contract killing of Kim Jong-nam'.

Soal penangkapan Siti Aisyah pada Kamis (17/2) pagi, Chosun Ilbo yang merupakan media berbahasa Korea menulis artikel berjudul 'Indonesian woman arrested; 'multinational hit squad' behind assassination of Kim Jong-nam', yang membahas dugaan tim pembunuh bayaran di balik kematian Jong-Nam.
Ads
Editor:Kamal Usandi
Sumber:detik.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww