Video: Cium Orang Sembarangan, Youtuber India Dituntut Publik

Video: Cium Orang Sembarangan, Youtuber India Dituntut Publik
Ilustrasi (Google.com)
Selasa, 10 Januari 2017 08:00 WIB
NEW DELHI – Artis Youtube India, Sumit Verma, terancam kasus pidana setelah iseng mencium orang tak dikenal di depan umum. Pemuda yang bermaksud membuat rekaman lucu itu malah berbuntut kecaman massal dari publik di New Delhi.Polisi ibu kota saat ini sedang menyelidiki video yang dimaksud dan mendorong para korbannya untuk melaporkan kejadian itu segera. Rekaman yang dibicarakan di sini berjudul ‘Kissing Prank’.

Dalam rekaman tersebut tampak Verma sedang berjalan-jalan seperti biasa. Lalu ketika melihat seorang perempuan lewat, dia mendekatinya. Entah apa yang mereka bicarakan, perempuan pertama dalam video tersebut terlihat takut dan menjauh. 

Mereka jelas tidak saling kenal, tetapi Verma tanpa seizin si perempuan dengan cepat menyasarkan bibirnya ke bibir korban. Setelah berhasil mencium korban kejailannya, dia melarikan diri meninggalkan korbannya terbengong-bengong dan kesal.

Ads
Di tempat berbeda, Verma kemudian mencoba melancarkan aksi serupa. Kali ini dia mendekati sepasang kekasih yang tengah bergandengan tangan di jalan setapak di antara pepohonan. Ketika kesempatan itu datang, dia menyemprotkan suatu cairan putih ke wajah si pria dan mencuri kecupan dari si perempuan.

Pacar perempuan itu jelas marah dan mengejar dia untuk memukulnya. Tetapi Verma sudah melompat ke balik semak dan mengejek dengan kedua mengacungkan jari tengahnya ke arah korban.

Diwartakan BBC, Selasa (10/1/2017), kasus ini berbuntut panjang. Warganet yang melihat video itu melaporkan Youtuber itu ke polisi atas dugaan pelecehan seksual. Banyak warganet mengomentari video yang diunggah di saluran Crazy Sumit itu sebagai tindakan yang kekanak-kanakan dan menjijikan. 

“Polisi mengetahui adanya video itu dari media. Sekarang kami sedang melakukan penyelidikan tahap awal. Rekaman itu beredar di Facebook dan tautan Youtube. Itu yang kami jadikan bukti,” terang juru bicara kepolisian New Delhi, Dependra Pathak.

Menurutnya, motif pemuda itu tak lebih dari ingin mendapatkan perhatian dan tanda suka (likes) dari penontonnya. “Dan mungkin kejahatan seksual di media sosial ini melibatkan uang,” komentarnya.

Terkait tuntutan hukum tersebut, Verma telah melayangkan permohonan maaf. Kepada 150 ribu pengikutnya, dia menjelaskan bahwa video itu hanya untuk hiburan semata dan tidak ada maksud menyakiti siapa pun.            

Editor:Sisie
Sumber:okezone.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww