Indonesia Pastikan Resmi Masukkan iPhone 7

Indonesia Pastikan Resmi Masukkan iPhone 7
Detik.com
Sabtu, 17 Desember 2016 09:15 WIB
JAKARTA - Belakangan, tanda-tanda bahwa iPhone 7 akan resmi dijual di Indonesia semakin gencar saja. Dan akhirnya ada kepastian kalau memang benar demikian.

Apple rupanya telah berkomitmen untuk menginvestasikan dana senilai USD 44 juta atau di kisaran Rp 590 miliar dalam bentuk pusat riset dan pengembangan di Indonesia, selama 3 tahun ke depan.

Dikutip detikINET dari Reuters, Sabtu (17/12/2016), pernyataan itu dikemukakan oleh I Gusti Putu Suryawirawan, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika. Ia mengemukakan Apple telah mendapatkan sertifikasi konten lokal di bulan November.

"Apple telah berkomitmen sekitar USD 44 juta untuk berinvestasi di R&D dalam tiga tahun. Karenanya, mereka bisa mendistribusikan perangkat berharga Rp 6 juta dan di atasnya. Itu artinya semua iPhone bisa didistribusikan," terangnya.

Investasi inilah yang membuat Apple dapat memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri atau TKDN dan bisa berjualan gadgetnya secara resmi di sini. Aturan TKDN mensyaratkan handset 4G yang dijual tahun depan harus memiliki konten lokal, bisa dalam bentuk hardware, software atau komitmen investasi.

Tidak ada informasi kapan Apple akan resmi menjual iPhone 7 di Tanah Air, mungkin di awal tahun depan. Sebelumnya, Erajaya selaku distributor resmi iPhone di Indonesia telah mengajukan sertifikasi ke Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos Informatika (SDPPI) untuk mengimpor ponsel tersebut.

Setelah mendapat, Erajaya belum bisa langsung menjual iPhone. Mereka harus melakukan impor dulu. "Untuk mengimpor, kami harus mengajukan TPP ke Kementerian Perindutrian dan Persetujuan Impor dari Kementerian Perdagangan dulu. Ketika barang masuk ada surveyor untuk mengecek," papar Hasan.

Setelah proses itu, baru kemudian iPhone siap dijual oleh Erajaya. Hanya saja, kapan waktunya, bukan Erajaya yang menentukan. "Semua Apple yang memutuskan kapan akan merilis iPhone di Indonesia. Kami menunggu dari mereka saja," pungkas Hasan.

Ads
Editor:Sisie
Sumber:Detik.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww