Libur Panjang, Kebun Raya Bogor Dipadati 9.372 Pengunjung

Libur Panjang, Kebun Raya Bogor Dipadati 9.372 Pengunjung
Sejumlah warga berfoto di Taman Meksiko, Kebun Raya Bogor, 31 Maret 2016. Taman Meksiko ini menyimpan spesies tumbuhan, khususnya kaktus yang tidak ada di tempat konservasi tumbuhan lainnya. Lazyra Amadea Hidayat
Kamis, 15 Desember 2016 15:44 WIB

BOGOR - Kebun Raya Bogor, Jawa Barat dipadati 9.372 orang pengunjung, baik yang berasal dari domestik maupun mancanegara, selama dua hari libur belakangan ini. Libur panjang akhir pekan ini bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad.

"Jumlah pengunjung lebih banyak di hari Minggu, mencapai 6.438 orang, sedangkan Sabtu hanya 2.934 orang," kata Petugas Pengawasan Pelayanan Jasa Kebun Raya Bogor, Upun Punijar seperti dikutip dari Antara, Senin, 12 Desember 2016. 

Upun merincikan Sabtu jumlah kunjungan terdiri dari 2.912 wisatawan domestik, dan 22 wisatawan asing. Wisatawan datang menggunakan kendaraan pribadi baik roda empat maupun roda dua. "Hari Sabtu itu ada 263 roda empat, dan 220 sepeda motor yang masuk Kebun Raya," katanya.

Peningkatan jumlah pengunjung terjadi hari Minggu, yakni mencapai. 6.438 orang, terdiri atas 6.399 wisatawan domestik dan 39 wistawan asing. Untuk jumlah kendaraan yang masuk 199 roda empat, 414 sepeda motor dan 36 sepeda. "Hari Minggu ada kegiatan Karnaval Fruit Indonesia 2016, jumlah pengunjung membeludak dari hari sebelumnya, kamipun membatasi jumlah kendaraan yang masuk ke kebun raya," katanya.

Upun menyebutkan, Kebun Raya Bogor merupakan pusat konservasi tumbuhan dan juga wisata, serta sarana penelitian terutama bagi peneliti asing dan dalam negeri. Keberadaan Kebun Raya Bogor menjadi alternatif bagi masyarakat Bogor maupun Jabodetabek untuk berlibur bersama keluarga. Karena berada di tengah kota, sehingga akses jadi lebih mudah untuk dijangkau.

Kebun Raya Bogor buka setiap hari, dengan jam operasional kebun raya dibuka dari pukul 07.30 WIB, dan tutup 17.00 WIB. "Tetapi penutupan berlaku situasional, jika cuaca hujan dan tidak memungkinkan, kebun raya ditutup lebih awal demi keselamatan pengunjung," kata Upun.

Upun mengatakan, sejak keberadaan Presiden di Istana Bogor, Kebun Raya bersolek ada beberapa pembangunan dilakukan untuk menambah daya tarik. Seperti renovasi jembatan dekan Jl Astrid depan Restoran, dibuat menarik. 

Begitu juga ada spot-spot foto di danau, lintasan lari bagi yang ingin jogging, serta kursi-kursi taman di dekat dermaga kayu di kolam kecil yang memisahkan Kebun Raya dan Istana Bogor. Harga tiket masuk Kebun Raya Bogor dibandrol Rp 15.000 untuk umum (domestik), dan Rp 25.000 untuk wisatawan asing.

Ads
Editor:Wie Dya
Sumber:tempo.co
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww