Presiden Perintahkan Kapolri Tangkap Penyebar Isu Pencopotan Panglima TNI

Presiden Perintahkan Kapolri Tangkap Penyebar Isu Pencopotan Panglima TNI
(medeka.com)
Rabu, 09 November 2016 17:54 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo membantah keras isu pencopotan Panglima TNI Jenderal TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Jokowi langsung memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menangkap orang yang menyebarkan kabar bohong tersebut.

Jokowi menuduh ada pihak-pihak yang sengaja memancing suasana agar keruh. Jokowi menjelaskan hubungannya dengan Jenderal Gatot sangat baik dan kompak.

"Nanti saya perintah ke Kapolri, tidak benar. Ini namanya ingin memanaskan suasana," ujar Jokowi di Jakarta, Rabu (9/11).

Jokowi mengaku telah memanggil Jenderal Gatot untuk menegaskan kabar penggantian Panglima itu tidak benar.

Ads
"Saya tadi mengajak panglima, untuk menyampaikan menegaskan, tidak ada yang namanya penggantian panglima TNI, tidak ada," tegas Jokowi

Sebelumnya beredar informasi lewat whatsapp dan media sosial. Isinya tentang rencana Jokowi mengganti Jenderal Gatot dengan Marsdya Hadi Tjahjanto.

Presiden Jokowi justru memuji sosok Gatot sebagai seorang pekerja keras. Karena itu, Jokowi tak berniat mengganti Gatot dengan orang lain. "Karena beliau telah bekerja pagi siang malam dengan baik," ucapnya.

Jokowi tidak meragukan kemampuan dan memuji kepribadian Gatot. Tidak mengherankan mengingat selama menjadi Presiden, Jokowi hampir selalu terlihat bersama Gatot. "Wong tiap hari juga dengan panglima, gimana," tutur dia.***
Editor:sanbas
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww