Izin ke Ibunya Belajar ke Rumah Teman Malam Hari, Gadis 13 Tahun Malah Digerebek Warga Mesum dengan 4 Remaja di Kebun Sawit

Senin, 19 September 2016 10:39 WIB
Izin ke Ibunya Belajar ke Rumah Teman Malam Hari, Gadis 13 Tahun Malah Digerebek Warga Mesum dengan 4 Remaja di Kebun Sawit
BATU PAHAT - Seorang gadis berusia 13 tahun dan empat remaja pria yang baru dikenalnya di media sosial, digerebek warga saat melakukan mesum di sebuah pondok di kebun kelapa sawit di Kampung Manong, Ayer Hitam, Batu Pahat, Malaysia. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21, Kamis malam lalu.

Ketua Polis Daerah Batu Pahat, Asisten Komisioner, Asisten Komisioner Abdul Wahib Musa, mengatakan, sang gadis remaja yang mengaku jadi korban, menceritakan, dia awalnya mengenali salah seorang pelaku sekitar 10 hari lalu di Wechat.

Kata Abdul Wahab, dua pelaku yang berusia 15 dan 14 tahun sudah ditahan, polis masih memburu dua pelaku.

“Sebelum kejadian, korban keluar dari rumahnya di Parit Raja. Dia izin ke ibunya hendak belajar ke rumah temannya. Ternyata dia ingin bertemu lelaki untuk jalan-jalan,'' ujarnya.

Ads
Korban kemudian mengikuti ajakan teman lelakinya itu menaiki motor ke Ayer Hitam. Setelah itu bertemu tiga remaja lagi dan selanjutnya mereka pergi kebun kelapa sawit di Kampung Manong.

“Korban diajak ke sebuah pondok di kebun sawit dan kemudian digauli secara bergilir,” sambungnya.

Abdul Wahab melanjutkan, penduduk kampung yang mengetahui adanya perbuatan mesum di kebun sawit, bergerak melakukan penggerebekan. Keempat pelaku dan korban, kaget berhamburan melarikan diri dan bersembunyi di kegelapan kebun sawit. Namun dua pelaku dan korban berhasil ditangkap warga malam itu dan menyerahkannya ke polisi.

“Walaupun awalnya keempat pelaku melarikan diri, dua berhasil ditahan dan kita sedang mengejar dua pelaku lagi," ucapnya.

Yang mengejutkan, lanjut Wahab, korban mengaku sudah pernah melakukan hubungan seks dengan beberapa lelaki lain sebelum ini.

''Pelaku dijerat dengan Seksyen 376 Kanun Keseksaan dengan ancaman penjara maksimum 20 tahun,'' pungkasnya. ***
Editor:sanbas
Sumber:eberita.org
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww