Bom Bunuh Diri di Depan Kantor Perwakilan PBB, 13 Tewas

Bom Bunuh Diri di Depan Kantor Perwakilan PBB, 13 Tewas
Ledakan yang diduga akibat bom bunuh diri, Minggu (27/3/2016) malam di Lahore, ibu kota Provinsi Punjab, Pakistan timur, menyebabkan sekitar 69 orang tewas. [EPA/BBC]
Rabu, 27 Juli 2016 12:40 WIB
MOGADISHU - Dua pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di dalam mobil di dua lokasi di Kota Mogadishu, Somalia, Selasa (26/7/2016). Tercatat 13 orang tewas akibat serangan tersebut.Salah satu bom meledak di dekat kantor perwakilan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Sementara satu bom lainnya diledakkan di dekan pos pemeriksaan militer Somalia.

Seperti diberitakan Associated Press, dari 13 korban tewas, tujuh di antaranya adalah prajurit penjaga.

"Ledakan tersebut terjadi tak jauh dari markas organisasi African Union, di kawasan Bandara Mogadishu," kata Kepala Kepolisian Somalia, Mohamed Sheikh Hassan.

Ads
Kelompok pemberontak Somalia, al-Shabab, langsung menyatakan bertanggung jawab dalam serangan ini.

Klaim itu dikumandangkan dalam siaran jaringan radio milik al-Shabab, Andalus.

Menurut Hassan, tidak seperti serangan yang terjadi sebelumnya, serangan organisasi yang tergabung dalam jaringan kelompok teroris al-Qaeda kali ini, tidak dikawal oleh orang bersenjata api.

Pelaku peledakan bom bunuh diri pertama mencoba menerobos penghalang yang dipasang di depan kantor PBB. Namun, petugas penjaga keburu menembak mobil tersebut.

Berdasarkan informasi dari sebuah sumber di kepolisian, petugas penjaga yang melakukan tindakan tersebut berasal dari jasa layanan pengamanan swasta.

Wakil Jurubicara untuk Sekretaris Jenderal PBB, Farhan Haq, jika para penjaga tidak mengambil tindakan, maka mobil itu akan masuk ke wilayah kantor perwakilan PBB.

"Sangat mungkin akan muncul lebih banyak korban jiwa," ungkap Haq.

Sementara, bom kedua menyasar pos pemeriksaan militer Somalia yang berada tak jauh dari markas African Union di Mogadishu.

Editor:Kamal Usandi
Sumber:kompas.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww