Gaji Maksimal tapi Tidak Bisa Menabung Juga? Ini Sebabnya

Gaji Maksimal tapi Tidak Bisa Menabung Juga? Ini Sebabnya
Ilustrasi
Sabtu, 25 Februari 2017 10:00 WIB
LOGIKANYA, jika penghasilan kita maksimal seharusnya kita sudah bisa menabung dengan maksimal.Namun, rupanya sebagian besar orang masih merasa kesulitan untuk menyisihkan uangnya, sekalipun penghasilan mereka cukup besar sebenarnya. Hal ini tentu akan terjadi karena suatu sebab yang umumnya berkaitan dengan adanya pemborosan atau pengeluaran yang ekstra yang harus dicek terlebih dulu.

Selain itu, hal ini juga bisa terjadi karena anda kurang teratur dalam mengelola keuangan sendiri. Mungkin pengeluaran anda masih lebih besar dari biasanya, sehingga untuk menyisihkan uang terasa sulit. Atau juga anda memiliki utang yang cukup besar sehingga uang yang disisihkan setiap bulan itu habis terpakai untuk membayar cicilan utangnya.

Selain boros dan memiliki utang, berikut ini masalah lainya yang menyebabkan anda belum bisa menabung sekalipun gaji sudah cukup maksimal:
loading...
1. Pendapatan Meningkat, Pengeluaran Juga

Ads
Ternyata anda masih belum bisa menabung karena terjadi keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran. Semakin meningkatnya kebutuhan hidup, kewajiban membayar biaya penting anak-anak di sekolah, bayaran bulanan yang wajib dilunasi dan masalah lainya ternyata masih menjadi hal yang utama dalam kehidupan anda. Untuk bisa menabung, seharusnya anda menekan pengeluaran yang terjadi agar tidak terus meningkat. Walaupun pendapatan sudah meningkat biasakanlah untuk tetap hidup hemat.

2. Berpikir Bahwa Menabung Terlalu Dini

Masih ada orang yang berpikir bahwa menabung di usia yang masih muda rasanya terlalu dini, mungkin menabung yang sesungguhnya bisa dilakukan saat karir berada di puncak nanti. Anggapan demikian kurang tepat, seharusnya menabung itu dibiasakan dari kecil. Dengan begitu setelah dewasa kita bisa membedakan mana yang cenderung hemat dan mana yang cenderung boros. Berapapun penghasilanya, menabung itu wajib, sisihkan dari sekarang juga agar tidak menyesal nanti.

3. Konsumtif dan Gengsi

Sepertinya ini sudah menjadi bagian dari kehidupan saat ini, bahwa hidup selalu harus bergengsi dan juga membeli apa saja yang diinginkan, apalagi saat memiliki cukup banyak uang. Namun, hal seperti itu tentunya kurang dibenarkan. Menjadi pibadi yang konsumtif akan membuat keuangan kita berantakan.

4. Tidak Bisa Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Saat kita mendapatkan penghasilan berlebih, apa yang kita rasakan? Tentunya kita bersyukur namun terkadang kita berpikir untuk sedikit merayakan pemberian gaji tersebut dengan mentraktir teman-teman, atau mengincar produk diskon yang masih baru. Dari sinilah kita bisa bangkrut jika saja tidak bisa membedakan kebutuhan dan keinginan.

5. Tidak Pandai Mengelola Utang

Alasan lainya yang juga sering dialami seseorang yang gagal menabung adalah anda mungkin tidak pandai mengelola utang. Utang yang dimiliki dalam jumlah besar utamanya adalah utang KPR atau juga KTA.

Harus Pandai dalam Mengurusi Keuangan Rumah Tangga

Hidup rumah tangga memang berisiko untuk meningkatkan pengeluaran dibandingkan pemasukan. Namun, jika mengatur keuangan dengan baik dengan tanpa boros dan menekan keinginan, tidak mustahil hidup jauh lebih hemat, sehingga uang yang dikelola bisa memenuhi kebutuhan dan bisa menyisihkan tabungan tentunya.

Editor:Sisie
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam
wwwwww