Home >  Artikel >  SerbaSerbi

DUH, PEDIHNYA HIDUP... Nekat Mencuri untuk Biaya Anak ke Pesantren, Orang Ini Nyaris Tewas Dihajar Massa

DUH, PEDIHNYA HIDUP... Nekat Mencuri untuk Biaya Anak ke Pesantren, Orang Ini Nyaris Tewas Dihajar Massa
ilustrasi
Minggu, 29 Mei 2016 21:45 WIB

SURABAYA - Seorang pria bernama Ladi (52), nyaris tewas dihajar dan bahkan hampir dibakar massa di Pasar Pabean Surabaya. Gara-garanya karena dia kepergok mencuri timbel timbangan. Beruntung, anggota Reskrim Polsek Pabean Cantikan dengan cepat mengamankannya.

Dari penangkapan pelaku ini, polisi menyita satu karung berisi berbagai ukuran timbel timbangan. "Pelaku Ladi ini melakukan aksinya sekitar jam 7 malam saat Pasar Pabean telah tutup," ujar Iptu Tritiko Gesang Hariyanto, Kanit Reskrim Polsek Pabean Cantikan.

Ladi memulai aksinya dengan masuk ke toko melalui pintu belakang. Namun, apes bagi pelaku, saat keluar membawa timbel timbangan hasil curian, aksinya kepergok petugas keamanan pasar. Akibatnya, Ladi tak hanya dihajar massa, tapi juga nyaris saja dibakar.

Sementara itu, saat bersamaan, anggota Reskrim Polsek Kenjeran juga berhasil mengamankan pelaku pencuri handphone dari amukan massa. Pelaku itu adalah Awan Purwandi (48), warga Jalan Kenjeran Gang IIB Surabaya. Bapak dua anak ini juga dihajar massa usai tertangkap mencuri handphone merek Samsung di counter milik Hendra Setiyono di Jalan Pogot Jaya.

Ads
AKP Yudo Haryono, Kanit Reskrim Polsek Kenjeran mengatakan, modus yang dilakukan pelaku ini dengan berpura-pura hendak memperbaiki handphonenya yang rusak.

"Namun saat penjaga counter lengah, pelaku ini mengambil satu unit handphone merek Samsung yang masih baru,” ujar Yudo.

Dalam pemeriksaan, Awan mengaku terpaksa mencuri lantaran butuh uang untuk membayar biaya memondokkan dua anaknya di salah satu Pondok Pesantren di Surabaya. ***

Editor : ridwan iskandar
Sumber : jpnn.com
Kategori : SerbaSerbi
www www