Pusat Kajian Sosial Engineering Apresiasi Kedai Murah Satlantas Polres Sergai

Pusat Kajian Sosial Engineering Apresiasi Kedai Murah Satlantas Polres Sergai
Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si.
Selasa, 27 Oktober 2020 17:42 WIB
Penulis: Zul Anwar Ali Marbun
MEDAN - Kepala Pusat Kajian Sosial Engineering Sontang Sihotang Dr. Muhammad Sontang Sihotang S.Si, M.Si mengapresiasi langkah Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang mendirikan Kedai Murah di suasana Pandemi Coronavirus Diseas 2019 (Covid-19).

Hal itu diungkapkan Muhammad Sontang Sihotang kepada GoSumut.com, Rabu (27/10/2020) menanggapi hadirnya Kedai Murah Satlantas dan Bhayangkari Polres Sergaiyang diresmikan Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang di Dusun V, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Sabtu (24/10/2020).

Menurut Muhammad Sontang Sihotang, langkah seperti ini perlu diadopsi institusi lainnya sebagai upaya meringankan beban masyarakat terdampak Pandemi Covid-19. "Jika di setiap kawasan pemukiman di desa maupun di kota ada Kedai Murah dari hasil kreatifitas tani dan ternak suatu lembaga, tentu beban masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19 sangat terbantu," ujar Muhammad Sontang Sihotang yang juga Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU) Medan.

Seperti diberitakan, Kedai Murah Satlantas dan Bhayangkari Polres Sergai yang baru diluncurkan, sebut Kasat Lantas Polres Sergai AKP Agung Basuni, bertujuan supaya warga tidak terus menerus berketergantungan terhadap bantuan yang diberikan pemerintah. Di mana pada dasarnya bantuan tersebut memiliki keterbatasan baik jumlah dan jenisnya.

"Disamping itu, sebagai masukan Kapolres tentang pemberdayaan potensi personel dan Bhayangkari, disamping tugas tugas rutin setiap hari, ternyata kita bisa berkontribusi kegiatan positif dari pemanfaatan hasil uang infaq dan program penanaman serta peternakan ketahanan pangan Satuan Lalu Lintas Polres Serdang Bedagai," bebernya.

Selain itu, lanjut Agung, kedai murah ditujukan untuk warga kurang mampu dengan harga relatif murah yang diprioritas bagi warga terdampak Covid-19 seperti pekerja serabutan, penarik becak, dan lainnya.***
www www