Home >  Berita >  Olahraga
Asian Online Nation Chess Cup 2020

Irene Cs Janjikan Main Lepas Lawan India di Final

Irene Cs Janjikan Main Lepas Lawan India di Final
Minggu, 25 Oktober 2020 00:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Tim Catur Putri Indonesia yang diperkuat IM Irene Kharisma Sukendar, IM Medina Warda Aulia, WM Chelsea Monica Sihite dan WM Dita Karenza siap bermain lepas saat menghadapi Tim Catur India pada pertandingan babak final Asian Online Nation Chess Cup yang akan digelar Minggu (25/10/2020) siang.  

"Target awal menembus babak perempat final sudah terpenuhi bahkan kami bisa menembus final. Jadi, kami akan tampil tanpa beban dan bermain lepas saat menghadapi India," kata pecatur putri senior, IM Irena Kharisma Sukendar. 

Meski tampil lepas, kata Irene, dirinya dan teman-teman akan berusaha menyajikan permainan maksimal menghadapi India yang menjadi unggulan. Tampil tanpa beban juga disampaikan IM Medina Warda Aulia.

"Saya siap menghadapi pertandingan final apalagi saya sudah tidak ada hal yang mengganjal. Sebelum ke final, saya masih disibukkan dengan ujian dari kampus. Yang pasti, saya akan lebih leluasa bermain lepas karelna sudah tidak ada lagi beban," katanya. 

Sebelumnya, Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto mengapresiasi kesuksesan Irena Cs menembus ke final. Dan, dia berharap Tim Catur Putri Indonesia bisa memanfaatkan peluang untuk bisa mencetak sejarah pada kejuaraan Asia tersebut. 

"Saya mengapresiasi kesuksesan Tim Catur Putri Indonesia melangkah ke final untuk menghadapi Tim Catur Putri India. Dan, saya berharap Irene dan kawan-kawan bisa mencetak sejarah menjadi juara Asia," katanya. 

Harapan yang sama juga dilontarkan Kapten Tak Bermain Tim Catur Indonesia, Kristianus Liem. Apalagi, katanya, srikandi Indonesia itu sudah menjajal kekuatan Tim India pada babak penyisihan. 

"India memang menjadi tim unggulan dan pernah mengalahkan Indonesia 3-1 pada babak penyisihan. Kekalahan itu lebih disebabkan masalah mental bertanding  Makanya,  Irene dan kawan-kawan punya peluang untuk membalas kekalahan sekaligus mencetak sejarah dengan menjadi juara di Kejuaran Asia," kata Kristianus Liem.

Untuk mengatasi masalah mental tersebut, kata Kepala Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) Bekasi ini, Irene dan kawan-kawan diminta bermain lepas. "Saya pastikan pertandingan akan berlangsung ketat. Makanya, kita minta mereka bermain lepas. Biasanya kalau Irene dan kawan-kawan bisa main lepas hasilnya akan lebih baik," ungkapnya. ***

Kategori : Olahraga, Gonews Group
www www