Home >  Berita >  Peristiwa

Seharian Tak Pulang, Gadis 14 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Parit Ditutupi Pelepah Sawit

Seharian Tak Pulang, Gadis 14 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Parit Ditutupi Pelepah Sawit
Kondisi korban saat di TKP
Selasa, 10 Maret 2020 12:40 WIB
Penulis: Bayu Sahputra
ASAHAN-Novita Sari Simbolon (14) seorang pelajar warga Dusun XIII, Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan digegerkan sempat menghilang satu harian.

Diketahui sebelumnya, Novita berangkat dari rumah pada Minggu (8/3/2020) sekira pukul 16.00 wib ke perkebunan kelapa sawit PT. Yamaha untuk mencari berondolan buah kelapa sawit. Namun Novita tak kunjung pulang ke rumah nya hingga malam hari.

Kemudian sekira pukul 19.00 wib ayah kandung korban bernama Pardomuan Simbolon menunggu korban tidak juga pulang hingga Pukul 19.30 wib ayah kandung korban bersama abg kandung korban Fernando Simbolon mencari keberadaan korban di areal perkebunan kelapa sawit PT. Yamaha.

Sesampainya di lokasi, ayah dan abang korban hanya menemukan satu unit sepeda motor vixion yang terparkir diareal perkebunan. Sepeda motor tersebut selalu dipakai sehari-hari oleh korban untuk mencari berondolan.

Keluarga korban semakin panik, hingga warga pun turut mencari keberadaan korban. Namun hingga larut malam korban tak kunjung ditemukan.

Keesokan harinya, Senin (9/3/2020) sekitar pukul 06.30 wib, korban ditemukan sudah tak bernyawa lagi dengan keadaan yang cukup memprihatinkan. Korban ditemukan di dalam parit bekoan dan ditutupi pelepah sawit yang berjarak sekitar 200 meter dari sepeda motor yang sebelumnya ditemukan.
Ads

Hingga Kapolsek Sei Kepayang, Polres Asahan beserta anggotanya turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP.

"Saya bersama personil lainnya melakukan cek TKP ditempat penemuan mayat korban dan kemudian mengevakuasi korban utk dilakukan outopsi," jelas Kapolsek Sei Kepayang AKP. Zulham, SH, S. kom MH.

AKP. Zulham menjelaskan bahwa di TKP ditemukan barang bukti berupa sepasang sandal warna merah yang dipergunakan oleh korban.

"Sampai sekarang ini kita masih menyelidiki kasus ini," terangnya.*
Editor : Sisie
Kategori : Peristiwa, Umum, Hukrim, Gonews Group, Asahan, Sumatera Utara
www www