Home >  Berita >  Peristiwa

Kepala Desa dan Masyarakat 5 Desa Negeri Tambunan Deklarasi Diri Desa Anti Narkoba

Kepala Desa dan Masyarakat 5 Desa Negeri Tambunan Deklarasi Diri Desa Anti Narkoba
Selasa, 03 Maret 2020 19:57 WIB
Penulis: Marimbun Marpaung
TOBASA-Sadar akan bahaya Narkoba kepada generasi muda serta maraknya peredaran Narkoba ditambah dengan tertangkapnya seorang oknum yang diduga Bandar besar Narkoba di Tobasa yang ditangkap dari desa Tambunan, 5 desa yang disebut dengan desa Negeri Tambunan menggelar deklarasi anti Narkoba.

Pendeklarasian Anti Narkoba oleh Masyarakat 5 desa Negeri Tambunan Kecamatan Balige Kab.Toba Samosir ini digagasi oleh lima kepala desa yang tergabung di Negeri Tambunan ini atas dasar kepedulian serta Cinta dan Kasih Sayang terhadap para kaum generasi muda bangsa desa Negeri Tambunan Kec.Balige.

"Kami para Kepala Desa Negeri Tambunan yang bersefakat yakni Desa Lumban Pea Kepala Desanya Torang Tambunan,desa Lumban Gaol Kepala desanya Edward Tambunan, Desa Baruara Kepala Desanya Viktor Tambunan, Desa Tambunan Sunge Kepala Desanya Danner Tambunan dan Desa Lumban Pea Timur Kepala Desanya Faber Tambunan yang didukung oleh para anak rantau yang peduli Generasi muda bangsa khusnya generasi muda Desa Negeri Tambunan," ucap Kepala Desa Lumban Pea Timur Faber Tambunan kepada Gosumut di sel sela aksi sedang berlangsung.

Warga masyarakat dari 5 desa Negeri Tambunan menggelar Aksi Anti Narkoba bersama para anak didik TK/PAUD, SD, SMP, bersama dengan para tokoh masyarakat,Tokoh Adat dan Tokoh Agama di Jl. Balige By Pass, Tambunan Lumban Gaol, Kecamatan Balige, Selasa (03/02/2020) yang dimulai sekira pukul 10.30 WIB yang dihadiri langsung Kapolres Tobasa AKBP. Agus Waluyo, SIK,
Ads

Kepala Desa Lumban Pea Torang Tambunan, menjelaskan, digelarnya aksi anti Narkoba di Jalan Balige By Pass Tambunan menunjukkan serta membuktikan keseriusan kami seluruh warga 5 desa Negeri Tambunan mendukung POLRI akan tindakan pemberantasan peredaran Narkoba dan ini sebagai bentuk nyata penolakan kami serta bentuk upaya pencegahan peredaran Narkoba di Desa Negeri Tambunan.

"Anak anak sebagai generasi penerus bangsa harus diselamatkan mulai sejak dini dari bahaya peredaran Narkoba.untuk itu harus diberikan pemahaman tentang bahaya narkoba. Dengan harapan agar mereka tidak terjerumus menjadi pengguna maupun pengedar narkoba," ungkap Torang.

Senada dengan Kepala Desa Lumban Pea Kepala Desa Lumban Pea Timur Faber Tambunan menyampaikan harapannya agar desa Tambunan bebas dan bersih dari peredaran berbagai jenis Narkoba. "Anak anak ini jangan sampai kita rusak masa depannya, maka kita libatkan seluruh komponen desa untuk terlibat aktif dalam gerakan Anti Narkoba ini", imbuhnya.

"Selama ini desa kami ini sudah terkenal sebagai sarang dan kampung Narkoba, dengan gerakan Anti Narkoba ini kita ingin menyudahi pelabelan ini. mari kita berantas peredaran Narkoba dengan gerakan peduli Anti Narkoba supaya Anak anak kita jangan sampai rusak masa depannya dengan kesadaran dan kepedulian kita dengan melibatkan seluruh elemen dan komponen masyarakat desa untuk terlibat aktif dalam gerakan Anti Narkoba ini," tegas Faber.

James Tambunan (42) warga desa Lumbangaol menegaskan "Harus ada yang memulai untuk memerangi Narkoba ini dari gerakan kepedulian dan kesadaran masyarakat.kita tahu, baru baru ini telah ditangkap diduga bandar Narkoba Tobasa dari desa Tambunan ini, kami harap Polisi bergerak terus untuk memberantas peredaran Narkoba ini. "Kita siap mendukung penuh pemberantasan Narkoba di desa Tambunan sevara khusus diseluruh wilayah Kab. Tobasa," imbuhnya.

Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo, SIK dalam sambutannya mengapresiasi keterbukaan dan keberanian ke lima Kepala Desa bersama masyarakatnya dalam upaya pemberantasan Narkoba di Tobasa.

Ditegaskan Kapolres, Pihaknya akan mengatifkan call center khusus Narkoba sebagai sentra pengaduan masyarakat dan dijamin kerahasiaannya."Call center akan kita upayakan aktif secepatnya, sekecil apapun informasi terkait narkoba akan kita tindak lanjuti," ujar Agus.

Lebih lanjut, Agus menghimbau seluruh kepala desa di Kab. Tobasa agar membuat sikap yang sama dengan 5 Kepala Desa di Negeri Tambunan ini.

Bupati Tobasa dalam sambutan dan arahannya menyampaikan "Tanpa ada dukungan nyata dari masyarakat pemerintah dalam hal ini Polisi pasti lemah dalam melaksanakan tugasnya untuk memberantas Narkoba. Marilah kita bantu pihak Polri agar bisa bekerja profesional dalam memberantas peredaran Narkoba di Tobasa terlebih kepada para Kades lainnya himbaulah para warganya. Atas gerakan ini pemkab Tobasa mengucapkan terimakasih atas dukungan seluruh warga masyarakat Desa Negeri Tambunan kepada Pemwrintah khususnya kepada Kepolisian, semoga harapan kita bersama di Desa Negeri Tambunan ini menjadi negeri yang bebas dari narkoba," tegas Bupati.

Warga masyarakat 5 Desa Negeri Tambunan dalam aksi Anti Narkoba yang digelar menyatakan Sikap bahwa masyarakat 5 desa Negeri Tambunan "Perang terhadap narkoba, Mendukung aparat terkait untuk memberantas narkoba, Membantu aparat terkait untuk memberantas Narkoba sampai ke akar-akarnya, Mengutuk oknum yang terlibat dengan peredaran Narkoba,Tidak memberikan ruang dan tempat bagi pengedar Narkoba serta menolak keras predikat Negeri Tambunan sebagai kampung Narkoba".

Kelima Kepala Desa juga menyepakati program sinergitas terkait Penberantasan Narkoba di desa dengan menjalankan 4 program, yaitu membuka posko pengaduan Narkoba, Membuat Peraturan Kepala Desa dan Peraturan Desa (Perdes) tentang Narkoba, Mengadakan penyuluhan bahaya penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba, Menyelenggarakan event olah raga dan kegiatan positif lainnya untuk membina mental anak anak di desa.
www www