Pusdiklat Iptek Lebah Madu Bina Bersaudara Adakan Pelatihan

Pusdiklat Iptek Lebah Madu Bina Bersaudara Adakan Pelatihan
Drs.M Achir Lubis memberi penjelasan dalam pelatihan.
Minggu, 02 Februari 2020 10:17 WIB
Penulis: Zul Marbun
MEDAN - Pusat Pendidikan dan Latihan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Pusdiklat Iptek) Lebah Madu Sekolah Bina Bersaudara Titikuning Medan, menggelar pelatihan cara berternak lebah madu bertempat di ruang kelas sekolah tersebut, Ahad (2/2/2020).

Tampil sebagai narasumber Ketua Badan Kerjasama Peternak Lebah Madu Provinsi Sumatera Utara Drs. M. Achir Lubis dan Direktur Pusdiklat Lebah Madu Sekolah Bina Bersaudara Titikuning Medan Drs. Zulhadi Lubis.

Dalam paparannya kedua narasumber menjelaskan potensi Lebah Madu sebagai komoditi kesehatan yang menjanjikan di masa depan. Hal ini terkait Firman Allah SWT dalam Surat An-Nahal ayat 68-69 yang berbunyi: "Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan di rumah-rumah yang dibuat manusia, kemudian makanlah tiap-tiap macam buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan bagimu. Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang beraneka ragam didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya di situ terdapat tanda-tanda kebesaran Tuhan bagi orang-orang yang berfikir".

Hingga saat ini, kata Achir Lubis, masyarakat masih simpang-siur dalam memahami apa itu madu. Masyarakat menganggap madu itu semuanya sama. Belum lagi ada mitos menyebut madu itu tidak beku jika dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Atau madu tidak disukai semut dan berbagai mitos lainnya tentang madu.

Padahal, lanjut Achir Lubis, dari penjelasan Qur'an Surat An-Nahal 68-69 dapat disimpulkan bahwa madu adalah zat cair yang rasanya manis yang dihasilkan lebah berasal dari nectar bunga tanaman atau cairan lain yang berasal dari bagian tanaman (buah-buahan) yang dikumpulkan lebah lalu diubah dan diikat dengan senyawa-senyawa tertentu dalam perut lebah, kemudian disimpan dalam sarangnya sebagai makanan cadangan (stock).

Dari kesimpulan itu dapat diketahui pula bahwa ternyata madu lebah terdiri dari berbagai jenis rasa atau nectar yakni ada Madu Nectar Kaliandra, Akasia, Rambutan, Karet, Kapuk, Durian, Mangga, Kopi, Jambu, Pisang, dan lain-lain. Masing-masing nectar memiliki khasiat tersendiri. Seperti Madu Kaliandra dapat mengobati Diabetes, Madu Durian mengobati darah tinggi, Madu Kopi untuk nyenyak tidur dan sebagainya.

Ads
"Bagi masyarakat yang ingin mengkonsumsi Madu untuk kesehatan maka disarankan pilihlah Madu karena Nectarnya bukan karena yang lain," pungkas Achir Lubis yang sudah menekuni Iptek Lebah Madu selama puluhan tahun dan bersertifikat Kwarnas Pramuka Nasional Tahun 1990.
www www