Home >  Berita >  Peristiwa

Menduga Ada Biaya Fiktif Sosialisasi Dan Pengobatan Tuberkulosis FK MALARI Paluta Seruduk Dinkes Paluta

Menduga Ada Biaya Fiktif Sosialisasi Dan Pengobatan Tuberkulosis FK MALARI Paluta Seruduk Dinkes Paluta
Ketua FK MALARI Paluta Ari Anjas Muda Siregar saat berorasi didepan kantor Dinas Kesehatan Paluta Senin (1/12/2019)
Senin, 02 Desember 2019 12:20 WIB
Penulis: RD Sir
PALUTA -Menduga ada biaya Fiktif biaya transportasi dalam kegiatan Sosialisasi penemuan dan Pengobatan Tuberkulosis di seluruh Unit Puskesmas Se Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi FK MALARI Kabupaten Padang Lawas Utara seruduk kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Paluta Senin (1/12/2019) sekira pukul 10.30 Wib.

Dalam orasinya Ketua FK MALARI Kabupaten Paluta Ari Anjas Muda Siregar menyampaikan 4 (Empat) tuntutannya antara lain meminta kepada Kadis Kesehatan Paluta agar bertanggung jawab atas dugaan pembayaran fiktif biaya transportasi Kegiatan Sosialisasi penemuan dan Pengobatan Tuberkulosis di unit Puskesmas Se-Kabupaten Paluta.

Selanjutnya FK MALARI Paluta mendesak Kejari Paluta agar memanggil dan memeriksa Kadis Kesehatan Paluta dan seluruh oknum yang terlibat dalam dugaan pembayaran transportasi fiktif tersebut.

Yang ketiga FK MALARI Paluta siap membuka data data yang membuktikan dasar tuntutannya untuk dijadikan sebagai alat bukti untuk proses penegakan hukum,dan terakhir FK MALARI Paluta mengancam jika tuntutan mereka tidak ditanggapi dengan serius maka pihaknya berjanji akan mengawal terus serta melakukan penuntutan penegakan hukum sampai tuntas.
Ads

Dalam orasinya FK MALARI Paluta juga sempat malaksanakan penaikan bendera merah putih serta membacakan doa surat Al Fatihah sebagai bentuk harapan kegiatan itu dapat membuka hati para petinggi di Dinkes untuk menindaklanjuti dugaan kasus yang mereka giring.

Saat Gosumut hendak melakukan konfirmasi kepada Kadis Kesehatan Paluta Dr Sri Prihatin via seluler hingga berita ini dikirim beliau belum memberikan jawaban.*
www www