Home >  Berita >  Peristiwa

Sekda Batubara Akui Ketua TBUPP Bisa Titip Orang di Lelang Eselon II

Sekda Batubara Akui Ketua TBUPP Bisa Titip Orang di Lelang Eselon II
Sabtu, 09 November 2019 14:46 WIB
Penulis: Fuadi
BATUBARA-Pemerintah kabupaten Batubara membuka lelang jabatan eselon II dilingkup Pemkab setempat. Ada 20 jabatan yang akan dilelang.

Pemerintah kabupaten Batubara telah membuka lelang jabatan untuk mengisi 20 posisi pejabat eselon II atau 20 jabatan setingkat Kepala Dinas di lingkup pemkab setempat.

Dua puluh posisi jabatan strategis itu masih kosong setelah pejabatnya dicopot Bupati Zahir, sebahagian pensiun dan lainya tersandung dalam kasus korupsi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batubara, Sakti Alam Siregar, mengatakan sistem seleksi jabatan eselon II di lingkup pemkab Batubara akan berjalan secara objektif tanpa ada sedikitpun yang ditutupi dan terbuka untuk umum.
Ads

Bahkan sangkin terbukanya, kata Sakti, sangat konyol jika Ketua TBUPP, Syaiful Syafri, tak bisa menitipkan 'orang - orangnya' masuk untuk menduduki jabatan tertentu di sejumlah dinas atau OPD.

"Siapapun bisa 'menitip', namanya juga seleksi, orang yang dititipkan (Syaiful Syafri) kalo lulus (seleksi) kan bisa, awak pun bisa, yang penting lulus dia dalam seleksi itu dulu, itu kuncinya. kau lah misalnya, ada kawan mau ikut silahkan, tapi kita kunci dulu lah wak dari seleksi itu, kalo administrasi-nya saja ga bisa ya pasti kita coret" kata Sakti, Sabtu (11/11/2019).

Saat ditanya apakah dengan melibatkan ketua TBUPP dalam seleksi jabatan eselon II itu ada kaitanya dengan jual beli jabatan? Sakti menyarankan untuk bertanya langsung kepada Syaiful Syafri.

“Silahkan tanyakan sama Ketua TBUPP-nya (Syaiful Syafri), tanya lah sama TBUPP hehehe,” tantangnya berkelakar.

Sakti mengaku, Seleksi itu sengaja dibuka secara umum untuk menepis isu soal jual beli jabatan yang kerap terjadi di instansi pemerintah.

"Kan selama ini orang apa pun bisa dibilang, tuduh menuduh ini kan juga bisa menjadi fitnah, itu makanya kita umum kan secara terbuka untuk menepis isu itu juga" cetusnya.

Sebelumnya Secara rinci, Sakti menjelaskan terkait pelaksanaan seleksi jabatan ini dibagi atas beberapa tahapan.

"Pertama tahap administrasi, kedua tahap uji Psikotes dan presentasi makalah dan wawancara," katanya.

Sakti menjelaskan, tahapan pengumuman seleksi pendaftaran administrasi sudah dibuka sejak tanggal 8 November 2019 lalu.

"Sudah dibuka dari tanggal 8 s/d 22 November 2019, Pengumuman hasil Seleksi Administrasi nanti 25 November 2019,” tuturnya.

Ditahap berikutnya, yaitu seleksi uji psikotes dimulai dari tanggal 2 hingga 4 Desember 2019."Hasilnya diumumkan pada tanggal 10 Desember 2019," tambahnya.

Setelah tes psikologis, maka selanjutnya masuk tim seleksi yang dilakukan oleh Pansel melalui karya Penulisan Makalah dan Wawancara berlangsung dari tanggal 11 hingga 14 Desember 2019.

Pansel itu, dikatakan Sakti terdiri dari beberapa akademisi dari USU, pengamat pemerintahan, dan independen, sampai ketemu semua hingga menemukan 20 pejabat terbaik di tanggal 17 Desember 2019 "Hasilnya nanti akan disampaikan kepada Bupati untuk public hearing," katanya.

Mantan Inspektur Daerah kabupaten Batu Bara itu menegaskan bahwa proses seleksi ini tidak dipungut biaya. Bagi pelamar yang tidak memenuhi persyaratan maupun tidak melengkapi dokumen akan dinyatakan tidak lulus administrasi serta tidak dapat mengikuti ke tahap selanjutnya.

Disebut jadwal pelaksanaan seleksi dapat berubah sewaktu-waktu, oleh karenanya bagi para ASN yang ingin mengikuti perkembangan seleksi 20 jabatan ini dapat mengunjungi Kantor BKD kabupaten Batubara, di jalan Pantai Sejarah, Desa Perupuk, Kecamatan Lima Puluh Pesisir.

"Untuk lebih jelasnya lagi tanyakan ke Plt Kepala BKD, si Daud itu," tutupnya.*
www www