Harga Gas Elpiji Tembus Rp 40 Ribu di Palas. Ini Penyebabnya

Harga Gas Elpiji Tembus Rp 40 Ribu di Palas. Ini Penyebabnya
Gas Elpiji 3 Kg langkah di Kabupaten Palas serta harga meroket menembus sampai Rp 40.000 per tabung
Selasa, 05 November 2019 18:13 WIB
Penulis: Ibnu Sakti Nasution
PALAS - Pendistribusian gas elpiji di Kabupaten Padang Lawas, diduga bermasalah dalam kurun terakhir ini. Akibatnya, harga gas elpiji 3 kg mengalami kenaikan yang menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Harga per tabung gas elpiji dijual Rp 35-40 ribu.Pantauan di lapangan, Selasa (5/11/2019), kenaikan harga gas elpiji 3 kg pun bervariasi, dari harga sebelumnya Rp17.000 menjadi Rp Rp 35.000. Sedangkan di tingkat pengecer, saat ini sudah menembus harga Rp 40.000 per tabung.

Seorang penjual gas elpiji 3 kg di Jalan Ki Hajar Dewantara Sibuhuan I Siregar membenarkan naiknya harga tabung gas elpiji 3 Kg tersebut. Menurut dia, ini dikarenakan pasokan ke kios pengecer mengalami pengurangan sejak lima bulan terakhir ini.

"Naik harganya elpiji disebabkan pasokannya juga susah didapat seperti sebelumnya," tambahnya.

Ads
Sementara, masyarakat pengguna elpiji di sekitar Sibuhuan menyatakan, susah mendapatkan gas elpiji 3 Kg di sejumlah pengecer maupun agen resmi yang ada di kabupaten Palas ini

"Bila mendapat pun harganya naik sekitar Rp 35.000 sampai Rp40.000 per tabungnya," ungkap warga kecewa.

Kadis Koperindag dan UMKM Kabupaten Palas, H.Edi Mirson menyatakan, kelangkaan tabung gas elpiji 3 Kg, karena kurangnya kuota untuk Kabupaten Palas.

Pihaknya sudah meminta ke Pertamina untuk penambahan kuota tabung gas 3 Kg, agar dapat memenuhui kebutuhan masyarakat yang saat banyak menggunakan tabung gas subsidi tersebut.

Ditanya tentang meroketnya harga tabung gas 3 Kg, H.Edi Misron menjelaskan, kenaikan harga itu diduga permainan para tengkulak yang melakukan spekulan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda.

"Hal ini menjadi perhatian kita untuk menertibkan harga tabung gas yang sudah meresahkan masyarakat. Kita akan berkoordinasi dengan kepolsian untuk melakukan penertiban terhadap agen-agen nakal yang memanfaat kondisi kelangkaan untuk mencari keuntungan yang melebihi dari ketentuan harga eceran tertinggi (HET)," timpalnya.

Sementara itu, Agen Penyalur gas elpiji PT Kurnia Karta Grasindo belum dapat dikonfirmasi terkait kelangkaan elpiji di Kabupaten Palas.

Editor : Fatih
Kategori : Gonews Group, Umum, Sumatera Utara, Padang Lawas
www www