Home >  Berita >  Peristiwa

Pemkab Nisel Terapkan SIKS-NG di Desa dan Kelurahan

Pemkab Nisel Terapkan SIKS-NG di Desa dan Kelurahan
Bupati Nisel (sedang berdiri) saat menyampaikan arahan pada kegiatan sosialisasi aplikasi SIKS-NG Se-kabupaten Nias Selatan.Halawa
Jum'at, 01 November 2019 12:30 WIB
Penulis: Halawa
NIAS SELATAN - Sebanyak 459 desa dan 2 Kelurahan di Kabupaten Nias Selatan sudah memiliki Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) dan setiap desa memiliki 1 orang operator.Hal ini dikatakan Kadis Sosial, Intansani Haria kepada wartawan disela-sela acara sosialisasi kepada para operator 459 desa dan 2 keluarahan di Aula Pendopo Bupati, Jalan Pancasila, Telukdalam, Jumat (1/11/2019).

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan sosialisasi bagi para operator aplikasi SIKS-NG di seluruh desa dan kelurahan Se-kabupaten Nias Selatan.

Ada 26 masalah kesejahteraan sosial di antaranya, tentang Fakir miskin, Disabilitas, rumah tidak layak huni, komunitas adat terkecil, trafficking, dan lain-lain harus berbasis data online.

Ads
"Tujuan sosialisasi ini juga supaya program-program tentang masalah sosial dapat terdata secara valid," terangnya.

Selain itu, dia juga menerangkan bahwa penyelesaian penyandang masalah kesejahteraan sosial tidak boleh diintervensi oleh Pemerintah, pusat, propinsi dan Pemerintah daerah.

Dia menuturkan, setiap Desa nantinya, sudah memiliki aplikasi sendiri sehingga data mudah didapatkan dan  tidak ada lagi istilah manipulasi data.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Sementara, Faatulo Sarumaha berharap agar pendataan tentang masalah sosial dilakukan dilakukan secara benar. 

"Ini merupakan hal yang positif dan kami sangat mendukung program seperti ini dan diharapkan kepada operator tidak duduk dibelakang meja namun dapat melakukan pendataan dengan turun langsung ke lapangan," pintanya.

Bupati Nisel, Hilarius Duha dalam arahannya mengatakan, data tentang penyandang masalah sosial di Nisel masih banyak yang belum diperbaiki.

"Kriteria orang miskin itu  seperti orang yang tidak mampu membeli makanan, tidak mampu  mendirikan rumah dan tidak mampu membeli baju. kategori seperti ini yang harus didata oleh petugas operator," pungkasnya.

Ia menekankan agar pendataan tentang masalah sosial dilakukan dengan tepat sasaran dan sempurna.

"Saya yakin semua data di aplikasi terkait masalah sosial di Nisel ke depan benar- benar data yang valid dan baik," tandasnya.

Hadir saat itu, Kapolres Nisel, AKBP I Gede Nakti Widhiarta, Danlanal Nias Letkol Laut (P) Jan Lucky Boy Siburian, Wakil Ketua DPRD sementara, Faatulo Sarumaha, mewakili Dandim 0213/Nias.*
Editor : Fatih
Kategori : Peristiwa, Pemerintahan, Umum, Nias Selatan, Sumatera Utara
www www