Seniman Taman Budaya Sumut Sembelih 2 Hewan Kurban di TBSU

Seniman Taman Budaya Sumut Sembelih 2 Hewan Kurban di TBSU
Selasa, 13 Agustus 2019 15:39 WIB
Penulis: Erni Tanjung
MEDAN-Seniman yang sehari-harinya beraktivitas di Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) turut menyelenggarakan penyembelihan dua ekor hewan kurban. Selain itu, panitia yang diketuai aktor Abdul Razak Nasution ini juga menggelar jamuan makan siang untuk para seniman dan ASN TBSU, Senin, (12/08/2019) Pukul 10.00 WIB di halaman belakang TBSU, Jalan Perintis Kemerdekaan.

Seniman yang sehari-harinya beraktivitas di Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) turut menyelenggarakan penyembelihan dua ekor hewan kurban. Selain itu, panitia yang diketuai aktor Abdul Razak Nasution ini juga menggelar jamuan makan siang untuk para seniman dan ASN TBSU, Senin, (12/08/2019) Pukul 10.00 WIB di halaman belakang TBSU, Jalan Perintis Kemerdekaan.

Kegiatan ini rutinitas tahunan, yang menyalurjan daging kurban berlangsung di halaman belakang TBSU itu berlangsung dalam suasana kental dengan kekeluargaan. Para seniman dan ASN saling bahu-membahu untuk menyukseskan hajatan tersebut.

Abdul Razak Nasution mengatakan, sama seperti tahun-tahun lalu, yang berkurban pada tahun ini juga para seniman dari berbagai cabang seni juga ASN Taman Budaya.
Ads

“Kita sengaja mendorong ASN TBSU ini untuk terlibat aktif dalam kepanitiaan, namun juga ikut berkurban. Alhamdulillah, kerja ini mendapat dukungan,” ujar Razak.

Razak mengungkapkan, kegiatan ini secara tidak langsung menunjukkan seniman juga memiliki komitmen yang tinggi dalam menunaikan kewajiban sebagai umat Islam.

Dia mengharapkan, kegiatan kurban nilai-nilai keiklasan dan kesadaran bahwa semua adalah milik Allah kian subur dalam diri mereka yang berkurban maupun panitia.

“Keiklasan Ibrahim, Ismail, dan Siti Hajar hendaknya dapat menjadi teladan bagi kita dalam menjalani kehidupan ini,” ungkap Razak seraya menambahkan, hajatan kurban ini juga memperkuat ukhuwah islamiyah.

Kegembiraan lain yang lahir dari kegiatan ini, lanjut Rajak, adalah kian kuatnya ikatan tali silaturrahim antarseniman. Pada kegiatan yang dirangkaikan dengan makan siang bersama ini, para seniman dari berbagai cabang seni bertemu dan bercengkarama sembari diiringi takbir dan musik hiburan.

“Kegiatan ini mempererat ikatan silaturrahim antarseniman. Diharapkan kebersamaan yang terjalin ini memberikan manfaat bagi kemajuan kesenian di daerah ini,” sebutnya.*
wwwwww