Jelang Ramadhan Ketersediaan Sembako di Asahan Terjamin

Jelang Ramadhan Ketersediaan Sembako di Asahan Terjamin
Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan drs H Witoyo
Kamis, 02 Mei 2019 20:50 WIB
Penulis: Bayu Sahputra
ASAHAN-Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan drs H Witoyo MM menjamin ketersediaan bahan pokok penting selama menjalani ramadhan terpenuhi.

Menurut Witoyo, Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Pemerintah Provinsi serta Bulog sudah mempersiapkan langkah langkah antisipasi, dengan menggelar pasar murah, sehingga masyarakat dapat terbantu.

Untuk kebutuhan daging sapi atau lembu pemerintah juga akan menyiapkan strategi untuk mengatasi terjadinya lonjakan harga pasar, dan untuk ayam pedaging saat ini sudah mengalami kenaikan harga di pasar, dikarenakan pasokan ayam broiller sangat minim di pasar. Sehingga pedagang menaikan harga mengingat ketersedian barang dibanding kebutuhan yang tidak sebanding.

"Ketersediaan bahan pangan selama bulan suci Ramadhan dan Lebaran 1440 H di tahun 2019 ini, untuk wilayah Kabupaten Asahan sangat mencukupi dan warga masyarakat tidak perlu khawatir," ujar Witoyo.

Menurut Witoyo, ada beberapa komoditi hasil pertanian yang mengalami keniaikan harga , seperti cabai, bawang merah dan bawang putih, sementara untuk telur juga mengalami kenaian harga demikian juga untuk daging ayam broiller.

"Naiknya harga komoditi hasil pertanian disebabkan selama beberapa bulan terakhir ini cuaca yang sangat ekstrim sehingga para petani mengalami kegagalan panen, akibat cuaca ekstrim tersebut produksi komoditi pertanian yang di hasilkan petani mengalami kemrosotan dan tentunya pasokan bahan tersebut di pasaran berkurang," ucapnya.
Ads

Menurut Witoyo pasokan bawang putih yang didatangkan dari luar negeri hingga saat ini masih tertahan di pabean menunggu administrasi dari instansi yang menanganinya.

"Kenaikan harga komoditi pertanian tersebut, Pemerintah kabupaten tidak dapat membendungnya, namun bila kenaikan harga tersebut terjadi pada kebutuhan bahan pokok penting (Bakoti) seperti beras, gula dan minyak makan Pemerintah Kabupaten akan segera mengambil langkah antisipasinya," bebernya.*
wwwwww