LABUHANBATU - Plt. Bupati Labuhanbatu, H. Andi Suhaimi Dalimunthe menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN-RI) Dr. Adi Suryanto, M.Si mengenai Inovasi Kolaborasi Percepatan Pembangunan Daerah, Senin (25/3/2019) pagi di Le Polonia Hotel & Convention Medan.

Nota Kesepahaman ini membahas penguatan kapasitas Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui penyelenggaraan Kegiatan Kajian Kebijakan, Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi, Inovasi Administrasi Negara serta Pendidikan Tinggi.

Tak hanya itu, Plt. Bupati Labuhanbatu juga melaksanakan penandatanganan MoU dengan dengan Rektor Universitas Sumatera Utara Prof. Dr. Runtung, SH, M.Hum, Rektor Institut Teknologi Medan Dr. Ir. Mahrizal Masri, MT, IPM, kemudian dengan Universitas Medan Area Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Dr. Agussani, M.AP, Pusat Peneliti Kelapa Sawit Dr. Iman Yani Harahap, Ikatan Arsitek Indonesia Sumatera Utara H. Syahlan Jukhri Nasution, ST, IAI dan dengan Ikatan Alumni ITB Daerah Sumatera utara Ir. Syaiful Basri Lubis.

Di dampingi Sekdakab Labuhanbatu Ahmad Muflih dan Kepala Balitbang Hobol Zulkifli Rangkuti, Plt. Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe mengatakan, kerjasama ini diharapkan bisa menjadikan perekenomian Labuhanbatu menjadi lebih baik lagi.

"Kita menghasilkan CPO terbesar dan perusahaan-perusahaan terbesar di Kabupaten Labuhanbatu, PTPN III lahannya yang terbesar ada di Labuhanbatu, begitu juga dengan PTPN IV dan perusahaan-perusahaan yang lain," ungkapnya.

Oleh karena itu, ke depannya Plt Bupati menginginkan suatu terobosan atau inovasi-inovasi yang terbaru harus dibuat di Kabupaten Labuhanbatu.

"Makanya hari ini kita membuat suatu kerjasama dan saya ada membuat inovasi yaitu akan memberikan beasiswa untuk anak-anak kita yang ingin melanjutkan kuliah, baik itu ke negeri ataupun swasta yang penting anak Labuhanbatu dan punya KTP Labuhanbatu," bilangnya.

Lebih lanjut dikatakan Andi, pihaknya juga akan memberikan beasiswa bagi anak-anak yang tidak mampu agar bisa melanjutkan kuliah.

"Begitu juga untuk anak-anak kita yang ingin kuliah di luar negeri Al Azhar Kairo dan kita sudah kerjasama di sana, tahun lalu kita mengirimkan 5 orang dan tahun ini sebanyak 6 orang," jelas Andi Suhaimi.

Menurutnya, ini adalah salah satu inovasi gimana kedepan Labuhanbatu ini lebih baik lagi dan tadi disampaikan Balitbang bahwa kita sudah memiliki pematangan lahan yang diberinama “Taman Cerdas” dan sudah kita buat anggaran-anggaran biayanya yang nantinya akan kita bagi kepada perusahaan-perusahaan yang ada CSR nya.

"Kita kumpulkan dana CSR ini untuk masyarakat kita dan untuk pembangunan-pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu," tandasnya.

Pada Kesempatan itu, Andi Suhaimi secara gamblang mengutarakan keinginannya untuk mewujudkan “Taman Cerdas” lewat pemaparannya tentang rencana pembangunan Taman Cerdas Rantauprapat yang akan dibangun tanpa menggunakan dana APBD. Akan tetapi, dibangun melalui dana CSR perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.

Sementara itu, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN-RI) Dr. Adi Suryanto, M.Si dalam sambutannya mengatakan, pihaknya melakukan kerjasama sudah hampir 120 kali yang berkeinginan untuk mengembangkan inovasi, pada forum pertama biasanya dilakukan MoU, kemudian dikumpulkan seluruh aparat Pemda.

"Tapi hari ini saya melihat suatu yang sangat berbeda, karena yang dikumpulkan tidak hanya aparat Pemdanya, tetapi juga dari kalangan Perguruan Tinggi, dari Swasta, dari stakeholder yang lain," ungkapnya.

Menurut Adi Suryanto, ini adalah langkah yang luar biasa dan belum ada daerah yang mengumpulkan seperti ini, paling tokoh-tokoh adat, tapi pihak perguruan tinggi tidak diundang, pengusaha tidak diundang, padahal di suatu daerah/wilayah di situ tidak hanya ada pemerintah dan stakeholder yang lain.

"Kita semua tahu bahwa tata kelola pemerintahan memang tidak hanya tertumpu pada pemerintah tetapi harus melibatkan swasta, perguruan tinggi dan lain-lain untuk bersama-sama membangun suatu daerah," ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Balitbang Kabupaten Labuhanbatu Hobol Zulkifli Rangkuti, dalam laporannya menjelaskan, rangkaian kegiatan ini dilakukan meliputi Akademisi, Usahawan dan Pemkab Labuhanbatu yang dikemas dalam forum Sistem Inovasi daerah (SIDa) dengan tujuan untuk mewujudkan komitmen pemberdayaan dan pendampingan ekonomi serta sosial kemasyarakatan sesuai dengan potensi unggulan daerah dalam penguatan sistem inovasi daerah (SIDa), kerjasama antara Perguruan Tinggi, perusahaan dan Pemkab Labuhanbatu yang diharapkan dapat mendukung pengembangan Riset Inovatif Produktif (Rispro) untuk menumbuhkembangkan diseminasi dan inkubator bisnis yang membina tenant-tenant untuk menciptakan start-up baru.

"Inkubator bisnis inilah yang akan menjadi cikal bakal berdirinya Sains Technopark (STP) Labuhanbatu, yang akan diawali dengan pembangunan Taman Cerdas Siandi (Taman Ceria dan Sehat Aman Nyaman Damai Indah), peran dunia usaha dalam mendukung program diatas sangat diharapkan, baik berupa sumbangan pemikiran, pengalaman maupun kerjasama usaha, peran perbankan dalam penguatan permodalan bagi usaha mikro kecil dan menengah serta koperasi, kewirausahaan, ekonomi kreatif dan pariwisata juga menjadi bagian penting dalam sistem inovasi daerah yang akan kita kembangkan bersama," jelas Hobol Rangkuti pada laporannya.

Kegiatan ini juga diselingi dengan pemaparan dan tanya jawab yang diakhiri dengan kegiatan penandatanganan komitmen antara Plt. Bupati Labuhanbatu dengan Pimpinan Perusahaan dan Pimpinan Perbankan yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.