Cerita Pesan Orangtuanya ke Masyarakat Papua, Prabowo: Harus Bela Kaum yang Lemah dan Miskin

Cerita Pesan Orangtuanya ke Masyarakat Papua, Prabowo: Harus Bela Kaum yang Lemah dan Miskin
Senin, 25 Maret 2019 17:53 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MERAUKE - Dihadapan ribuan masyarakat Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto mengungkapkan pesan yang diberikan orangtuanya kepada dirinya. Pesan tersebut menjadi pedoman dalam hidupnya.Ia menjelaskan, dirinya dipesankan agar menjadi orang yang selalu membela rakyat Indonesia yang tertindas. Dengan begitu hidupnya akan memiliki arti bagi orang lain.

"Saya dari usia muda telah digembleng oleh orang tua saya, oleh nenek saya, oleh kakek saya. Saya selalu dipesan 'Prabowo kau beruntung kau mendapat pendidikan yang bagus. Kalau kau nanti jadi orang kau harus bela rakyatmu, kau harus bela kaum yang paling lemah yang paling miskin dan paling menderita di Republik ini. Baru hidupmu punya arti'," ungkap Prabowo dalam pidatonya saat kampanye terbuka di lapangan Mandala, Kabupaten Merauke, Papua, Senin (25/3/2019).

Akibat pesan yang menjadi pedoman hidupnya tersebut, Prabowo akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang prajurit militer. Dimasa kedinasannya, Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu juga disumpah untuk siap memberikan jiwa dan raganya untuk membela bangsa dan negara Indonesia.

"Usia 18 tahun saya telah bersumpah akan membela bangsa dan rakyat saya. Bila perlu jiwa saya raga saya, saya berikan untuk rakyat Indonesia," tegasnya.

Meski dirinya saat ini telah pensiun dari dinas kemiliteran, tetapi pesan dari orangtua, kakek serta neneknya tersebut masih tersimpan didalam jiwanya. Karena itu, ia memutuskan untuk maju menjadi calon presiden Republik Indonesia agar dirinya bisa berjuang lebih besar lagi untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia.

"Saya terus berjuang untuk seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke dari barat sampai ke timur untuk seluruh rakyat kita, dari semua suku, dari semua agama, dari semua kelompok etnis, dari semua ras rakyat Indonesia adalah rakyat Indonesia adalah keluarga kita semua," ujar Prabowo.

"Saya merasa di dalam hati saya niat saya adalah untuk berbakti kepada rakyat. Tidak ada lain. Tuhan yme sudah terlalu banyak memberi kepada saya. Berkali-kali, saya sudah terbang ke mana-mana di bumi Papua ini. Di gunung-gunung tengah di Wamena saya sudah tahu daerah-daerah itu saya juga sudah menjelajahi rawa-rawa menjelajahi perbatasan. Saya sudah mengabdi di mana-mana, Tuhan selalu memberikan kebaikan kepada saya. Sehingga saya sekarang hanya ingin sisa hidup saya, saya hanya ingin bekerja dan membela rakyat saya dan seluruh Indonesia ini," pungkas Prabowo.***
Ads
wwwwww