MEDAN - Sebanyak 1001 tim futsal berpartispasi pada Turnamen futsal memperebutkan piala Kapolda Sumatera Utara, yang resmi di buka Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto di Lapangan Futsal Pemprovsu, Rabu (20/3) siang. Turneman futsal Kapoldasu Cup 2019, berlangsung mulai 20 Maret hingga 10 April mendatang. Jumlah tersebut juga memecahkan rekor MURI peserta terbanyak turnamen futsal dan telah mendapat persetujuan dari Federasi futsal Indonesia.

Turut hadir pada pembukaan Wakapolda Sumut Bridjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Walikota Medan Tengku Dzulmi Eldin, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Sumut Aspan Sofyan Batubara, Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian, dan perwakilan Forkopimdasu. Dalam sambutannya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengapresiasi panitia yang telah mampu bekerja keras dan sukses memecahkan rekor MURI sebagai turnamen futsal dengan jumlah peserta terbanyak.

“Turnamen ini laur biasa karena diikuti oleh 1001 peserta dan turnamen ini mampu meemcahkan rekor MURI di dalam penyelenggaraan turnamen futsal yang berlangsung. Selamat kepada seluruh peserta dari 12 kategori untuk bisa melaksanakan pertandingan dengan baik,” ucap Kapolda.

Dikatakan jenderal bintang dua ini, turnamen selain ajang prestasi namun juga terjalin silaturahmi yang baik antara seluruh tim peserta dan panitia. “Kita harapkan juga terjalinnya silaturahmi yang baik di seluruh entitas baik komunitas pelajar, mahasiswa dan entitas lian yang tergabung dalam pertandingan turnamen futsal ini,” jelasnya.

Agus berharap, melalui turnamen ini juga akan tumbuh jiwa-jiwa yang sehat. Agus berharap Pemko Medan ke depan juga tidak hanya mendukung pelaksanaan kegiatan yang sifatnya olahraga, namun juga pentas seni budaya setiap pekan. Menurut Agus, kegiatan pentas budaya juga untuk membentuk karakter pemuda yang tidak melupakan identitas budaya asli bangsa Indonesia.

“Dengan harapan bahwa generasi pengganti dan penerus bangsa ini tidak melupakan budaya bangsanya sendiri . Harapannya adalah selain jiwanya yang seaht dan badannya yang kuat dan tegap, tidak melupakan budaya bangsa sendiri. Karena sebaik-baik kita adalah yang mau menjaga dan melestarikan budaya luhur bangsa kita sendiri,” pesan Agus.

Agus juga berharap melalui turnamen ini dapat lahir bibit-bibit olahragawan futsal hebat dari Sumut, baik tingkat remaja, pemuda maupun entitas yang lain. Harapan tentu ke depan bisa berkontribusi bagi perkembangan dan kebangkitan olahraga futsal di Sumut.

Usai pembukaan kemudian dilaksanakan laga eksibisi yang mempertemukan tim Polda Sumut melawan Siwo PWI Sumut all star. Laga tersebut berakhir dengan skor 2-0 bagi kemenangan tim Polda Sumut.

Sementara ketua panitia pelaksana AKBP Andre Setiawan mengatakan, turnamen futsal Kapoldasu Cup 2019 dilaksanakan secara serentak di enam Kabupaten/ kota, Medan, Binjai, Lubuk pakam, Tebingttinggi, Kisaran, dan Tanjungbalai.

"Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen kali ini sejumlah Rp 200 juta rupiah. kami juga ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak - pihak yang telah membantu kegiatan ini seperti Kadispora Sumatera Utara, Walikota Medan, Binjai, Tebing tigngi, Tanjungbalai, kemudian Bupati Asahan, Deliserdang, Langkat, direksi PTPN III dan IV serta pimpinan wilayah BRI Medan," ucap pria yagn juga menjabat Wadirkrimum Polda Sumut ini.

Turnamen ini terdiri dari 12 kategori antara lain, SMP (365 tim), SMA (185 tim), pelajar putri (12 tim), Mahasiswa (34 tim), umum putri (10 tim), umum putra (97 tim), corporate (20 tim), Instansi (110 tim) ,akademi (32 tim), Media (8 tim), Driver online (6 tim), dan basis suporter (64 tim).