Kisah-Kisah Perjalanan Petinju Profesional

Oki Abi Bakrin Sukses Jadikan Dua Anaknya Sarjana

Oki Abi Bakrin Sukses Jadikan Dua Anaknya Sarjana
Senin, 18 Februari 2019 22:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - TAK terbayang dalam benak Oki Abi Bakrin bisa sukses mengantarkan dua anaknya menggapai gelar sarjana. Sebab, dia tidak punya penghasilan tetap setelah tidak lagi menjadi petinju profesional."Ya, saya tidak pernah membayangkan kedua anak saya bisa meraih gelar sarjana. Ini semua kebesaran dari Allah SWT," kata Oki Abi Bakrin yang ditemui di Navaz Boxing Camp Jakarta, beberapa pekan lalu.

Saat menjadi petinju di era tahun 1990-an, pria kelahiran Bakitolas, Kabupaten Tanah Timor Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), 23 Februari 1964 ini cukup disegani. Dia pernah 12 kali menyandang sabuk gelar juara nasional kelas bulu dan 8 kali sabuk juara kelas ringan.

Suami Dewi Ambar Wulan ini memang tidak seperti kebanyakan petinju lainnya yang langsung menghabiskan bayarannya usai bertanding. Dia lebih memilih menabung dan menginventasikan bayarannya untuk modal usaha warung dan kriditan pakaian istrinya. Dari hasil usaha itu, mereka bisa menyekolahkan kedua anaknya di Sekolah Al Azhar Bekasi.

Ads
"Tadinya, saya takut tidak bisa membayar iuran bulanan kedua anak saya di sekolah yang cukup mahal itu. Tapi, semuanya bisa teratasi karena ada saja rezeki yang tidak terduga dari kerja mengawal atau menjaga aset tanah milik pengusaha," ujarnya.

Kini, anak tertuanya Vebi Anggraini Pertiwi Oki sudah lulus Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie dan telah bekerja di salah satu perusahaan swasta. Dan, adiknya, Irfan Afif Abdurahman Oki juga sudah lulus S1 Bisnis Manajemen Universitas Bina Nusantara.
"Saya selalu berpesan sama anak-anak bahwa bapak dan ibu hanya bisa memberikan bekal pendidikan untuk menyongsong masa depan. Dan, mereka memahaminya dengan serius menjalani pendidikan," kata Oki yang menjadi mualaf pada tahun 1991.

Lantas mengapa mereka tidak memilih mengikuti jejak ayahnya sebagai petinju, Oki menjawab, "Mereka senang latihan tinju tapi tidak mau menjadi petinju dan memilih sekolah. Yang, pasti saya tidak pernah menghalangi keduanya jadi petinju." ***

wwwwww