Sesak Nafas, Kakek Ditemukan Tewas dalam Kondisi Telungkup

Sesak Nafas, Kakek Ditemukan Tewas dalam Kondisi Telungkup
Korban bersama Politik, anaknya.
Sabtu, 09 Februari 2019 00:09 WIB
Penulis: Sugiono
SERGAI-Seorang kakek bernama legiman (59) tinggal dusun III, Desa Lubuk Sabang, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai Jumat (8/2/2019) pagi sekitar pukul 10:00 WIB di temukan warga tewas dengan kondisi telungkup di sebuah gubuk di Dusun IV, Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.

Atas kejadian tersebut diduga tewasnya korban akibat mengalami derita penyakit sesak nafas dan jantung.

Menurut keterangan saksi, awal kejadian ditemukan Mario (60) warga dusun I, Desa Lubuk Saban, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai. Dimana dirinya hendak kesawah, setiba dilokasi tepatnya sebuah gubuk melihat sosok jenis kelamin laki laki dengan kondisi telungkup dan meninggal dunia.

"Kemudian saya memanggil warga, setelah dilihat ternyata korban warga lubuk Saban dan warga langsung melaporkan hal ini ke pihak kepolisian Polsek Pantai Cermin," ucapnya.
Ads

Ia menambahkan, Setelah personil tiba di lokasi korban sudah dibawah oleh pihak keluarganya yakni anak kandung korban untuk dibawah kerumah korban.

Kapolsek Pantai Cermin, AKP. V. Simanjuntak melalui Kasubag Humas Polres Sergai, AKP Nelly Isma kepada Gosumut membenarkan hal ini berkat laporan warga bahwa adanya penemuan mayat dibawah gubuk dengan kondisi telungkup.

Kemudian petugas turun di lokasi kejadian, namun korban sudah dibawak pulang kerumahnya oleh anak kandung korban bernama Politik tepatnya Dusun III, Desa Lubuk Saban.

"Setelah mendatangi kerumahnya korban tidak dijumpai tanda tanda akibat kekerasan, kemudian atas permintaan pihak keluarga agar korban tidak dilakukan visum ataupun otopsi terhadap korban. Karna korban meninggal dan tidak ada unsur kekerasan ataupun terjadi pembunuhan," ucap Nelly.

Menurut keterangan pihak keluarga bahwa korban karena sakit sesak nafas dan sakit jantung yang selama ini dideritanya.

"Saat ini pihak keluarga membuat laporan Polsek Pantai Cermin untuk proses lebih lanjut," pungkas AKP Nelly.*
wwwwww