Home >  Berita >  Peristiwa

Bursa Inovasi Desa Sebagai Ajang Pertukaran Ide Kreatif

Bursa Inovasi Desa Sebagai Ajang Pertukaran Ide Kreatif
Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu saat menyampaikan sambutannya pada pembukaan acara Bursa Inovasi Desa Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2018.(Rabu, 14/11/2018).
Rabu, 14 November 2018 18:16 WIB
Penulis: Roni Maas Siregar
TAPSEL - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar Bursa Inovasi Desa Kabupaten Tapsel Tahun 2018, di Gedung Istana Hasadaon, Kecamatan Sayurmatinggi, Rabu (14/11/2018).

Kegiatan ini dibuka secara resmi yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Tapsel, H. Syahrul M Pasaribu. Dalam sambutannya Bupati Tapsel mengatakan, dirinya menyambut baik terselenggaranya Bursa Inovasi Desa pada program inovasi desa tahun anggaran 2018.

"Perlu kita ketahui bersama bahwasanya bursa Inovasi desa merupakan forum penyebaran dan pertukaran ide atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa pada lingkup kabupaten khususnya Kabupaten Tapanuli Selatan,"ujarnya.

Adapun maksud pelaksanaan bursa Inovasi desa yaitu untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaian masalah serta inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan inovatif.
Ads

“Bursa Inovasi Desa yang dilaksanakan ini bukan ajang pameran dalam bentuk barang, namun yang dipamerkan adalah ide-ide kreatif yang lahir dan berkembang di desa-desa,”tuturnya lagi.

Ditegaskan Bupati , Bursa Inovasi Desa untuk membantu desa dalam meningkatkan kualitas pembangunan melalui pertukaran pengetahuan kegiatan yang inovatif untuk memberi inspirasi dan alternatif pilihan bagi pembangunan desa.

Program inovasi desa merupakan salah satu bentuk dukungan kepada desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan dana desa sebagai investasi dalam peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Sejalan dengan program nawa cita Presiden RI Ir H Joko Widodo pada butir ketiga, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Diharapkan kepada seluruh peserta agar sungguh-sungguh mencermati berbagai kegiatan yang ditampilkan pada bursa ini,  terutama kepada para kepala desa agar dapat mereplikasi inovasi-inovasi yang disajikan sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh masing-masing desa sehingga penggunaan dana desa akan semakin cepat terarah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan, harap Syahrul.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Mhd. Yusuf dalam laporannya mengatakan, dasar pelaksanaan kegiatan bursa inovasi desa berdasarkan Keputusan Mendes PDTT RI No. 48 tahun 2018 yang ditindak lanjuti Surat Dirjen Pembangunan dan PMD Kemendes PDTT RI No. 947/PMD.04.01/VII/2018 tanggal 6 Juli 2018.*
www www